Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Nasib Emiten TGUK: Karyawan Tetap Tinggal 4 Orang, Gerai Banyak yang Bangkrut

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 10 Februari 2025 | 17:49 WIB
Nasib Emiten TGUK: Karyawan Tetap Tinggal 4 Orang, Gerai Banyak yang Bangkrut
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, menjadi sorotan karena hanya memiliki 4 karyawan tetap dan banyak gerainya yang bangkrut. (instagram)

Suara.com - PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, menjadi sorotan karena hanya memiliki 4 karyawan tetap dan banyak gerainya yang bangkrut.

TGUK mengungkapkan bahwa karyawan tetap mereka hanya terdiri dari 4 orang, yaitu Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Ass Manager Business Development. Selebihnya, karyawan TGUK berstatus kontrak.

Selain jumlah karyawan tetap yang sedikit, TGUK juga mengalami penurunan jumlah gerai. Pada saat penawaran perdana saham (IPO) tanggal 10 Juli 2023, TGUK memiliki 145 gerai. Namun, saat ini jumlah gerai mereka hanya tersisa 78.

"Disampaikan bahwa jumlah karyawan tetap perseroan adalah 4 orang, selebihnya adalah karyawan kontrak" ungkap Direktur Utama Teguk Indonesia Maulana Hakim dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (10/2/2025).

sebagai informasi, jumlah tenaga outsourcing Teguk Indonesia per 31 Desember 2024 adalah 483 orang. Maulana menuturkan, TGUK tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah karyawan pada waktu mendatang.

"Untuk ke depannya, perseroan akan menambah jumlah karyawan sesuai dengan pertumbuhan perseroan," imbuh dia. Sebagai informasi, Teguk Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp 69 miliar per 30 September 2024.

Selin itu TGUK juga menjelaskan saat ini hanya memiliki 78 gerai, termasuk satu gerai di Amerika Serikat dan satu gerai di Australia.

TGUK juga melampirkan daftar 44 gerai yang tutup pada 10 Juli 2023-22 Desember 2024. Mereka pun membeberkan alasan penutupan tersebut.

"Kondisi market, di mana dinamika pasar menekan kelompok menengah ke bawah yang merupakan target market TGUK," kata Maulana.

Alasan lain penutupan gerai adalah daya beli masyarakat yang menurun pada tiga kuartal pertama 2024. Selain itu, TGUK juga menyebut penjualan gerai tidak dapat menutupi biaya operasional perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah

Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 10:54 WIB

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 09:41 WIB

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB