Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Nasib Emiten TGUK: Karyawan Tetap Tinggal 4 Orang, Gerai Banyak yang Bangkrut

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 10 Februari 2025 | 17:49 WIB
Nasib Emiten TGUK: Karyawan Tetap Tinggal 4 Orang, Gerai Banyak yang Bangkrut
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, menjadi sorotan karena hanya memiliki 4 karyawan tetap dan banyak gerainya yang bangkrut. (instagram)

Suara.com - PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, menjadi sorotan karena hanya memiliki 4 karyawan tetap dan banyak gerainya yang bangkrut.

TGUK mengungkapkan bahwa karyawan tetap mereka hanya terdiri dari 4 orang, yaitu Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Ass Manager Business Development. Selebihnya, karyawan TGUK berstatus kontrak.

Selain jumlah karyawan tetap yang sedikit, TGUK juga mengalami penurunan jumlah gerai. Pada saat penawaran perdana saham (IPO) tanggal 10 Juli 2023, TGUK memiliki 145 gerai. Namun, saat ini jumlah gerai mereka hanya tersisa 78.

"Disampaikan bahwa jumlah karyawan tetap perseroan adalah 4 orang, selebihnya adalah karyawan kontrak" ungkap Direktur Utama Teguk Indonesia Maulana Hakim dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (10/2/2025).

sebagai informasi, jumlah tenaga outsourcing Teguk Indonesia per 31 Desember 2024 adalah 483 orang. Maulana menuturkan, TGUK tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah karyawan pada waktu mendatang.

"Untuk ke depannya, perseroan akan menambah jumlah karyawan sesuai dengan pertumbuhan perseroan," imbuh dia. Sebagai informasi, Teguk Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp 69 miliar per 30 September 2024.

Selin itu TGUK juga menjelaskan saat ini hanya memiliki 78 gerai, termasuk satu gerai di Amerika Serikat dan satu gerai di Australia.

TGUK juga melampirkan daftar 44 gerai yang tutup pada 10 Juli 2023-22 Desember 2024. Mereka pun membeberkan alasan penutupan tersebut.

"Kondisi market, di mana dinamika pasar menekan kelompok menengah ke bawah yang merupakan target market TGUK," kata Maulana.

Alasan lain penutupan gerai adalah daya beli masyarakat yang menurun pada tiga kuartal pertama 2024. Selain itu, TGUK juga menyebut penjualan gerai tidak dapat menutupi biaya operasional perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah

Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 10:54 WIB

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 09:41 WIB

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB