Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis

M Nurhadi

Sabtu, 15 Februari 2025 | 10:16 WIB
Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri China menanggapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengusulkan pengurangan jumlah senjata nuklir dan anggaran pertahanan AS, Rusia, dan China.

China menegaskan bahwa mereka selalu mengikuti kebijakan "tidak menggunakan senjata nuklir lebih dahulu" dan memiliki strategi nuklir untuk pertahanan diri. China juga menegaskan bahwa mereka menjaga kekuatan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional dan tidak pernah terlibat dalam perlombaan senjata dengan negara lain. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (14/2/2025) dikutip via Antara.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia ingin memulai kembali perundingan pengendalian senjata nuklir dengan Rusia dan China.

Ia berharap ketiga negara tersebut dapat sepakat untuk memotong anggaran pertahanan mereka hingga setengahnya. Trump juga menyesalkan besarnya dana yang digunakan AS untuk membangun kembali persenjataan nuklir dan berharap musuh-musuh AS juga mau mengurangi pengeluaran senjata nuklir mereka.

Guo Jiakun menegaskan bahwa China siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mendukung pengendalian senjata multilateral dengan PBB sebagai intinya, serta berkontribusi pada perdamaian dan keamanan dunia.

Ia juga menyebutkan bahwa AS dan Rusia memiliki lebih dari 90% senjata nuklir dunia, sehingga kedua negara tersebut harus memenuhi tanggung jawab mereka dalam pelucutan senjata nuklir.

Guo Jiakun menambahkan bahwa pelucutan senjata nuklir harus mengikuti prinsip menjaga stabilitas strategis global dan tidak mengurangi keamanan bagi semua pihak. AS dan Rusia diharapkan melakukan pemotongan besar-besaran terhadap persenjataan nuklir mereka dan menciptakan kondisi yang memungkinkan negara-negara lain pemilik senjata nuklir untuk bergabung dalam proses pelucutan senjata.

Mengenai anggaran pertahanan, Guo Jiakun menyebutkan bahwa pengeluaran militer AS mencapai 40% dari total pengeluaran militer dunia pada 2024, yang merupakan yang tertinggi di dunia. Ia juga menyoroti bahwa Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional AS untuk tahun anggaran 2025 meningkatkan anggaran militer AS menjadi sekitar 895 miliar dolar AS.

Guo Jiakun menegaskan bahwa AS, yang menganjurkan "America First", seharusnya menjadi pihak pertama yang memangkas anggaran militernya.

baca juga

Sementara itu, pengeluaran pertahanan nasional China relatif rendah, baik secara total maupun per kapita. China berkomitmen untuk pembangunan yang damai dan mengikuti kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif. China juga disebut sebagai kekuatan positif yang menjaga stabilitas dunia dan berkontribusi pada perdamaian internasional.

Pada masa jabatan pertamanya, Trump pernah mencoba melibatkan China dalam perundingan pengurangan senjata nuklir, namun upaya tersebut gagal. Rusia juga sempat menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian The New START (Strategic Arms Reduction Treaty) selama pemerintahan Biden, karena AS dan Rusia terus memperpanjang masa pakai atau mengganti persenjataan nuklir era Perang Dingin mereka.

Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada 2023, jumlah hulu ledak nuklir di dunia meningkat menjadi 9.576 pada 2023 dari 9.440 pada 2022. Sekitar 90% senjata nuklir dunia dimiliki oleh AS dan Rusia.

Beberapa negara, termasuk China, Rusia, India, Pakistan, dan Korea Utara, tercatat menambah jumlah hulu ledak nuklir mereka. China disebut mengalami pertumbuhan pesat dalam persenjataan nuklir dan berpotensi memiliki rudal balistik antarbenua (ICBM) sebanyak AS atau Rusia pada akhir dekade ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Akan Kembali Terintegrasi ke Ekonomi Dunia Usai Perdamaian di Ukraina

Rusia Akan Kembali Terintegrasi ke Ekonomi Dunia Usai Perdamaian di Ukraina

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 16:27 WIB

AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina

AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 04:15 WIB

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 15:53 WIB

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:56 WIB

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:38 WIB

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:14 WIB

Terkini

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Liks | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:59 WIB

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

×