Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Token Diskon Listrik PLN Masih Bisa Digunakan Maret, Ini Syaratnya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 11:54 WIB
Token Diskon Listrik PLN Masih Bisa Digunakan Maret, Ini Syaratnya
Warga melakukan pengisian token listrik di kawasan Benhil, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pelanggan PT PLN (Persero) dapat bernapas lega karena token listrik dengan tarif diskon 50 persen yang dibeli pada bulan Februari 2025 masih dapat digunakan meskipun periode pembeliannya berakhir pada 28 Februari. Hal ini berarti bahwa sisa token listrik yang belum habis akan tetap berlaku dan tidak akan hangus setelah periode diskon berakhir.

Sejak awal tahun, pemerintah melalui PLN telah memberikan program potongan tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah.

Program ini bertujuan untuk meringankan beban biaya hidup masyarakat, terutama di tengah peningkatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Diskon ini berlaku otomatis tanpa perlu registrasi, sehingga pelanggan dapat langsung menikmati manfaatnya saat melakukan pembelian token listrik.

Ketentuan Penggunaan Token Listrik Diskon di Bulan Maret

Syarat untuk menggunakan token listrik diskon di bulan Maret cukup sederhana. Token yang belum dimasukkan ke dalam meteran tetap dapat digunakan, selama tidak disimpan terlalu lama. PLN menegaskan bahwa token listrik tidak memiliki masa aktif, namun bisa kadaluarsa jika tidak digunakan setelah lebih dari 50 kali transaksi berikutnya.

Ini berarti bahwa pelanggan dapat menyimpan nomor token yang belum dimasukkan dan menggunakannya kapan saja, asalkan penggunaannya tidak melebihi batas transaksi tersebut. Jika token baru dipakai setelah melakukan transaksi lain sebanyak 50 kali, maka nomor token yang belum digunakan tersebut akan kadaluarsa.

Program diskon tarif listrik ini diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya terpasang 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA. Dengan adanya potongan harga ini, pelanggan prabayar dapat membeli lebih banyak energi dengan nominal yang sama. Misalnya, jika sebelumnya pembelian token senilai Rp100.000 memberikan 63,6 kWh, dengan diskon tersebut pelanggan akan mendapatkan 127,2 kWh untuk jumlah uang yang sama.

Diskon ini ditargetkan untuk sekitar 81,4 juta rumah tangga di Indonesia, atau sekitar 97 persen dari total pelanggan PLN. Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini dan cara pembelian token listrik dengan diskon, pelanggan dapat mengunjungi situs resmi PLN atau mengikuti akun media sosial resmi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Charged Baycat: Motor Listrik Lincah dengan Super Fast Charging

Charged Baycat: Motor Listrik Lincah dengan Super Fast Charging

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:12 WIB

Charged Baycat: Motor Listrik Super Fast Charging Pertama di Indonesia, Intip Spesifikasinya!

Charged Baycat: Motor Listrik Super Fast Charging Pertama di Indonesia, Intip Spesifikasinya!

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:30 WIB

Charged Baycat Motor Listrik Dengan Fitur Super Fast Charging, Isi Baterai Cukup 40 Menit

Charged Baycat Motor Listrik Dengan Fitur Super Fast Charging, Isi Baterai Cukup 40 Menit

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2025 | 07:41 WIB

PLN Indonesia Power Raih 50 Proper Emas Dalam 6 Tahun

PLN Indonesia Power Raih 50 Proper Emas Dalam 6 Tahun

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2025 | 19:10 WIB

Tekan Emisi Melalui EBT Hingga Cofiring PLTU, Dirut PLN IP Dianugerahi Green Leadership Madya

Tekan Emisi Melalui EBT Hingga Cofiring PLTU, Dirut PLN IP Dianugerahi Green Leadership Madya

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:58 WIB

Mobil Listrik Futuristik Pamer Teknologi di IIMS 2025, Simak Videonya!

Mobil Listrik Futuristik Pamer Teknologi di IIMS 2025, Simak Videonya!

Video | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB