Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Kebijakan Tarif AS Dorong Relokasi Industri Kendaraan Listrik China ke Indonesia

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Februari 2025 | 18:09 WIB
Kebijakan Tarif AS Dorong Relokasi Industri Kendaraan Listrik China ke Indonesia
Prospek Kendaraan Listrik di tengah Tekanan Fiskal dan Kebijakan Kontraproduktif Trump” oleh CORE Indonesia, Rabu (26/2/2025).

Suara.com - Kebijakan tarif impor yang diterapkan Amerika Serikat (AS) terhadap produk China, khususnya kendaraan listrik (EV), dinilai memberikan peluang besar bagi Indonesia. 

Menurut Akbar, kebijakan tarif impor AS yang mencapai 60 persen tersebut telah menghambat perekonomian China dan mendorong relokasi industri EV mereka ke negara-negara dengan tarif yang lebih rendah, seperti Indonesia.

"Ini mendorong relokasi industri kendaraan listrik China ke negara dengan tarif lebih rendah seperti Indonesia," ujar Akbar dalam diskusi bertajuk Prospek Kendaraan Listrik di tengah Tekanan Fiskal dan Kebijakan Kontraproduktif Trump” oleh Core Indonesia, Rabu (26/2/2025).

Menurut Akbar, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dalam menarik investasi industri EV. Sebagai produsen dan pengolah nikel terbesar di dunia, Indonesia memiliki bahan baku utama untuk produksi baterai EV.

Potensi ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan relokasi industri EV dari China.

"Indonesia memainkan peran utama dalam penambangan dan pemrosesan material nikel yang merupakan material kritis untuk baterai kendaraan listrik," kata Akbar.  

Meski demikian ada tantangan bagi Indonesia dalam produksi baterai EV adalah soal kendaraan produksi China yang tetap menggunakan baterai berbasis lithium daripada nikel.

“Perlu ada strategi unik dalam jangka panjang dalam membangun ekosistem EV, dan inginnya dominan di (baterai berbasis) nikel dalam waktu ke depan,” ujar dia.

Akbar melanjutkan, meskipun mempunyai fondasi kuat di bagian hulu dan tengah rantai nilai, bakal tetapi Indonesia tetap memerlukan investasi substansial, transfer teknologi, dan pengembangan kapabilitas untuk mengatasi kesenjangan di sektor hilir.

baca juga

Selain itu, strategi ekonomi yang komprehensif juga diperlukan guna memaksimalkan nilai dari sumber daya alam (SDA), menciptakan lapangan kerja berbobot tinggi, dan memposisikan Indonesia sebagai pemain utama dalam ekonomi transisi daya global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Masih Pikir-pikir Berikan Disinsentif Kendaraan Konvensional

Pemerintah Masih Pikir-pikir Berikan Disinsentif Kendaraan Konvensional

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2025 | 17:26 WIB

Apple Mau Buka 2000 Lowongan Kerja, Berapa Gajinya?

Apple Mau Buka 2000 Lowongan Kerja, Berapa Gajinya?

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2025 | 13:31 WIB

Trump Optimis 'Kartu Emas' Senilai Rp78 Miliar untuk Imigran Kaya Bisa Lunasi Utang Nasional

Trump Optimis 'Kartu Emas' Senilai Rp78 Miliar untuk Imigran Kaya Bisa Lunasi Utang Nasional

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:54 WIB

Terkini

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:53 WIB

×