Produk Tembakau Alternatif Dapat Kurangi Risiko Kesehatan, Bagaimana Dampak Ekonominya?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 06 Maret 2025 | 17:46 WIB
Produk Tembakau Alternatif Dapat Kurangi Risiko Kesehatan, Bagaimana Dampak Ekonominya?
Pedagang Rokok elektronik di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (19/5).

Suara.com - Penelitian terbaru yang diterbitkan Oxford University Press berjudul “Nicotine and Tobacco Research” mengungkapkan bahwa perokok yang beralih ke produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, dapat mengurangi risiko kesehatan yang berkaitan dengan sistem pernapasan.

Temuan ini diharapkan jadi acuan bagi pemerintah agar lebih memaksimalkan produk tembakau alternatif untuk mengurangi dampak kesehatan akibat kebiasaan merokok sekaligus menurunkan prevalensi merokok.

Penelitian tersebut menggunakan data dari studi Population Assessment of Tobacco and Health (PATH), sebuah pengukuran longitudinal nasional tentang penggunaan tembakau di Amerika Serikat yang dilakukan oleh National Institutes of Health. Studi ini mengamati perokok dewasa antara tahun 2013 dan 2019 yang mengalami batuk dan mengi/bengek pada saat dimulainya penelitian.

Peneliti membagi subjek penelitian menjadi empat kelompok, yakni kelompok yang berhenti total, kelompok yang beralih ke rokok elektronik, kelompok yang tetap merokok, dan kelompok dual users.

Hasilnya, kelompok yang beralih sepenuhnya ke rokok elektronik mengalami peningkatan moderat terhadap sistem pernapasan dibandingkan dengan kelompok yang tetap melanjutkan kebiasaan merokok. Dari 5.210 subjek penelitian yang mengalami batuk, 3.363 orang (65 persen) sudah tidak lagi mendapati gangguan serupa. Adapun 5.367 subjek penelitian dengan mengi/bengek pada awal penelitian, sebanyak 2.862 orang (53 persen) mengalami perbaikan.

“Pengguna rokok yang beralih sepenuhnya ke rokok elektronik mungkin mengalami perbaikan gejala pernapasan, mereka yang tidak dapat mengurangi intensitas merokok mungkin menghadapi peningkatan risiko morbiditas pernapasan," ungkap Jonathan B. Berlowitz, MD, salah satu peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Boston seperti dikutip Kamis (6/3/2025).

Dalam kesempatan terpisah, akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Dr. Indra Mustika S.P, drg., Sp. Perio (K), menyatakan bahwa penelitian yang diterbitkan oleh Oxford University Press, yang menunjukkan bahwa perokok yang beralih ke produk tembakau alternatif mengalami pengurangan risiko kesehatan, sejalan dengan banyak penelitian sebelumnya. 

“Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan, mengurangi risiko kesehatan karena tidak melalui proses pembakaran seperti rokok konvensional. Pembakaran tembakau menghasilkan ribuan zat kimia berbahaya, termasuk TAR, karbon monoksida, dan karsinogen yang menjadi penyebab utama penyakit seperti kanker paru-paru dan penyakit kardiovaskular,” ungkap Dr. Indra.

Dia menerangkan dengan menghilangkan proses pembakaran dan menggantinya dengan pemanasan, produk tembakau alternatif dapat menurunkan jumlah zat berbahaya yang masuk ke tubuh, meskipun tetap memiliki risiko jika dibandingkan dengan berhenti merokok sepenuhnya.

baca juga

Disisi lain penggunaan produk tembakau alternatif dapat berkontribusi dalam menurunkan biaya yang kesehatan yang terus membengkak akibat pengaruh rokok.

Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra, menilai pendekatan pengurangan risiko bisa menjadi strategi efektif dalam menekan prevalensi merokok di Indonesia.

“Di Indonesia, Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian tertinggi, seperti penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes. PTM ini dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, termasuk kebiasaan merokok. Maka, biaya kesehatan yang diakibatkan oleh PTM ini pastilah sangat besar dan membebani anggaran kesehatan nasional,” ujar Dimas beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Banjir Lagi! Ratusan RT Terendam, Kerugian Ekonomi Menumpuk Sejak 2020

Jakarta Banjir Lagi! Ratusan RT Terendam, Kerugian Ekonomi Menumpuk Sejak 2020

Video | Kamis, 06 Maret 2025 | 17:00 WIB

Perkuat Digitalisasi, RS Dadi Keluarga Ciamis Gunakan NeuCentrIX Cirebon

Perkuat Digitalisasi, RS Dadi Keluarga Ciamis Gunakan NeuCentrIX Cirebon

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:47 WIB

Stunting Bukan Takdir! Kenali Penyebab, Bahaya, dan Solusi untuk Anak

Stunting Bukan Takdir! Kenali Penyebab, Bahaya, dan Solusi untuk Anak

Your Say | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:23 WIB

Terkini

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:02 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:01 WIB

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:59 WIB

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:55 WIB

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:54 WIB

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 11:53 WIB

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:52 WIB

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

×