Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Pelni Sediakan 60.212 Kursi Kapal Laut untuk Mudik Lebaran

Achmad Fauzi

Jum'at, 07 Maret 2025 | 20:40 WIB
Pelni Sediakan 60.212 Kursi Kapal Laut untuk Mudik Lebaran
Ilustrasi Kapal Pelni sedang bersandar di pelabuhan menunggu pemberangkatan. [ANTARA/HO-Pelni]

Suara.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyiapkan 60.212 kursi dari 55 kapal yang dioperasikan selama mudik lebaran. Jumlah terdiri dari 25 kapal penumpang sebanyak 48.323 seat dan 11.889 seat untuk 30 kapal perintis.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk memastikan kelancaran operasional selama periode mudik Lebaran.

"Seluruh kapal Pelni juga telah menjalani perawatan rutin dan intensif untuk memastikan kondisi prima serta keamanan maksimal selama operasional mudik," ujar Anda di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

Adapun Anda memprediksi puncak arus mudik kapal Pelni akan terjadi pada 26 Maret 2025, sementara puncak arus balik diproyeksikan terjadi pada 7 April 2025.

Untuk pelabuhan dengan keberangkatan terpadat, diprediksi akan terjadi di Makassar dan Balikpapan dengan estimasi penumpang mencapai 35 ribu hingga 47 ribu orang.
Pelabuhan keberangkatan terpadat juga akan terjadi di Ambon, Bau-Bau dan Batam.

Sementara itu, lima pelabuhan kedatangan terpadat diperkirakan terjadi di Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon dan Balikpapan.

Pelni juga memproyeksikan total penumpang kapal pada Lebaran 2025 mencapai 644 ribu orang atau naik 0,4 persen dari realisasi periode Lebaran 2024 yang mencapai 620 ribu orang. Kenaikan kecil ini disebabkan karena KM Umsini yang sudah tidak beroperasi sejak Juni 2024.

"Pelni juga menghadirkan fasilitas dan layanan terbaru di kapal penumpang, seperti layanan TV channel dan wifi komersial," beber dia.

Dari sisi keselamatan, Pelni menyediakan alat keselamatan lengkap untuk 25 kapal penumpang, meliputi 216 lifeboat, 1.716 life-raft, 70.671 life-jacket, 376 life-buoy dan 26 MES dengan total kapasitas untuk 67.892 orang. Sementara untuk 30 kapal perintis, tersedia 84 lifeboat, 600 life-raft, 16.253 life-jacket dan 307 life-buoy yang mampu menampung 19.438 orang.

baca juga

Adapun saat ini pelanggan kapal Pelni dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi Pelni Mobile ataupun website resmi Pelni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Kemungkinan Beri Diskon Harga Tiket Pesawat 19 Persen Saat Mudik Lebaran

Garuda Indonesia Kemungkinan Beri Diskon Harga Tiket Pesawat 19 Persen Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 13:16 WIB

Mohon Maaf! Diskon Tiket Transportasi Hanya untuk Pesawat, Kereta Api-Bus Normal

Mohon Maaf! Diskon Tiket Transportasi Hanya untuk Pesawat, Kereta Api-Bus Normal

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 08:58 WIB

SE Libur Anak Sekolah Telah Keluar, Menhub Menanti Aturan WFA ASN-Pegawai BUMN yang Belum Jelas

SE Libur Anak Sekolah Telah Keluar, Menhub Menanti Aturan WFA ASN-Pegawai BUMN yang Belum Jelas

Bisnis | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

×