Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

HSBC Pangkas Anggaran Rp23 Triliun: Ribuan Pekerja Terancam PHK, Indonesia Termasuk?

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 08 Maret 2025 | 12:07 WIB
HSBC Pangkas Anggaran Rp23 Triliun: Ribuan Pekerja Terancam PHK, Indonesia Termasuk?
Pemangkasan anggaran HSBC ini nantinya berdampak pada pengurangan karyawannya.

Suara.com - Raksasa perbankan global, HSBC, mengambil langkah drastis dengan mengumumkan rencana penghematan biaya sebesar 1,5 miliar dolar AS (sekitar 23 triliun rupiah) hingga akhir tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.

Namun, di balik upaya penghematan besar-besaran ini, bayang-bayang pengurangan karyawan menghantui. Langkah efisiensi yang diambil HSBC diperkirakan akan berdampak pada ribuan karyawan di berbagai divisi dan lokasi.

Grup tersebut mengatakan akan berupaya mengurangi biaya staf hingga karyawan globalnya. Adapun pengurangan karyawan ini mencapai 8 persen. Beberapa jabatan manajer senior yang berada di divisi korporat dan institusional grosir akan menjadi sasaran untuk di pemutusan hubungan kerja (PHK).

HSBC pun memperingatkan bahwa kantor pusat di Inggris kemungkinan akan menanggung beban terbesar dari pemutusan hubungan kerja. Namun perusahaan menolak memberikan rincian tentang berapa banyak pekerjaan yang akan dipangkas, atau memberikan rincian berdasarkan negara.

Kepala eksekutif grup Georges Elhedery mengatakan tenaga kerja global bank yang berjumlah 211.300 akan dipangkas tapi jumlahnya tidak banyak. Hanya saja, pemangkasan karyawan terbanyak akan berada di Inggris.

" Banyak pekerjaan yang dipangkas akan berada pada level yang lebih senior dan karenanya bergaji lebih tinggi.Tapi PHK terbanyak ditanggung oleh kantor pusat di Inggris," katanya dilansir BBC, Sabtu (8/3/2025).

Bank tersebut telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa bulan terakhir di bawah kepemimpinan kepala eksekutif Georges Elhedery, yang telah mempelopori perombakan struktur globalnya. Hal ini sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi biaya secara drastis dan berfokus pada bagian bisnis yang lebih menguntungkan.

HSBC adalah perusahaan terbesar ketiga yang terdaftar di Bursa Efek London, dengan kapitalisasi pasar lebih dari tiga kali lipat dari Barclays, bank terbesar kedua di Inggris. Saham HSBC naik 41 persen selama setahun terakhir dan 58 persen selama lima tahun, tetapi masih jauh dari titik tertingginya sebelum krisis keuangan.

Grup tersebut akan menghapus peran yang digandakan sebagai hasil perombakan baru-baru ini, yang telah membuatnya melakukan reorganisasi menjadi unit timur dan barat.

Serta menggabungkan dua dari tiga divisi utamanya, sehingga menghilangkan lapisan bankir senior. HSBC juga menarik diri dari aktivitas perbankan merger dan akuisisi di Inggris, Eropa, dan AS.

"Saya telah menempatkan tim inti yang lebih kecil yang terdiri dari para pemimpin yang sangat berbakat yang didorong oleh pola pikir yang berorientasi pada pertumbuhan dan fokus yang kuat pada pengelolaan biaya dan modal kami secara dinamis," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Buka Gerbang Investasi untuk Semua Kalangan, Tak Hanya yang Berduit

Bank Mandiri Buka Gerbang Investasi untuk Semua Kalangan, Tak Hanya yang Berduit

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:34 WIB

Komdigi Mulai Patroli Siber Awasi Pekerja Migran Ilegal

Komdigi Mulai Patroli Siber Awasi Pekerja Migran Ilegal

Tekno | Jum'at, 07 Maret 2025 | 22:55 WIB

Efisiensi Anggaran Daerah: Mendagri Bentuk Tim 'Mata-Mata', Sewaktu-waktu Bisa Turun Memantau

Efisiensi Anggaran Daerah: Mendagri Bentuk Tim 'Mata-Mata', Sewaktu-waktu Bisa Turun Memantau

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 14:59 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB