Pinjaman Daring Justru Bisa Cuan untuk Kegiatan Produktif

Achmad Fauzi Suara.Com
Selasa, 11 Maret 2025 | 09:17 WIB
Pinjaman Daring Justru Bisa Cuan untuk Kegiatan Produktif
Berbagai cara dilakukan perbankan untuk membuat masyarakat terhindar dari jeratan utang pinjol ilegal. Salah satunya dengan program Kredit Tanpa Agunan [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Pinjaman daring saat ini memiliki konotasi buruk, karena seringkali dianggap hanya sebagai beban utang dan membuat banyak korban.

Padahal, jika digunakan dengan bijak, pinjaman bisa menjadi alat yang bermanfaat untuk meningkatkan kondisi finansial dan mengembangkan usaha.

Bagi pemilik usaha, pinjaman dapat digunakan sebagai modal untuk memperluas bisnis, membeli peralatan baru, atau menambah stok barang agar usaha berkembang lebih cepat dan menguntungkan.

Namun, hal yang harus dipastikan yaitu pinjaman ini berasal dari platform pinjaman daring (Pindar) resmi dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Business Development Specialist DanaRupiah, Envey Yulita menjelaskan, mayoritas pendanaan yang diberikan berupa cash loan untuk kebutuhan multiguna. Meski demikian, sekitar 15-20 persen dari total pinjaman tetap dialokasikan untuk keperluan produktif.

"Dengan limit pinjaman mulai dari Rp400 ribu hingga Rp25 juta, DanaRupiah berusaha menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan pendanaan cepat dan fleksibel. Kehadiran Pindar menjadi angin segar bagi UMKM, membantu mereka bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat," ujarnya seperti dikutip, Selasa (11/3/2025).

Bagi para pelaku UMKM, memanfaatkan pinjaman dengan bijak bisa menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.

Sementara, Bachruddin, pemilik usaha Es Kelapa Abi di Jakarta Selatan, adalah salah satu contoh nyata bagaimana Pindar bisa memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sejak 2008, ia mengelola usahanya dan meraih omzet hingga Rp500 ribu per hari. Namun, pandemi membuat bisnisnya mengalami penurunan drastis, hingga hanya mampu menghasilkan Rp200 ribu per hari.

Baca Juga: 5 Syarat Jadi Konsultan Pajak UMKM yang Bisa Punya Gaji Ratusan Juta

Menghadapi tantangan tersebut, pada akhir 2020 Bachruddin memutuskan mengajukan pinjaman melalui platform DanaRupiah. Pinjaman ini digunakannya untuk menambah modal usaha dan menjaga keberlangsungan bisnisnya. M

ulanya, Bacharuddin mengajukan pinjaman sebesar Rp2,5 juta, kemudian bertambah hingga Rp3 juta setiap bulannya.

"Saya sangat terbantu sekali dengan adanya pinjaman online karena syaratnya tidak memberatkan. Saya pertama kali mengajukan pinjaman ke DanaRupiah itu di tahun 2020. Karena memang hanya digunakan untuk menambah modal usaha, dan menjaga keberlangsungan usaha agar terus berjalan," pungkas Bacharuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI