Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Strategi Lion Parcel Hadapi Lonjakan Pengiriman Paket Selama Ramadan-Idul Fitri

Achmad Fauzi

Jum'at, 14 Maret 2025 | 19:39 WIB
Strategi Lion Parcel Hadapi Lonjakan Pengiriman Paket Selama Ramadan-Idul Fitri
Dok: Lion Parcel

Suara.com - PT Lion Express atau Lion Parcel menyiapkan strategi untuk menghadapi lonjakan transaksi pengiriman dari e-commerce dan UMKM selama ramadan dan idul fitri. Lion Parcel menerapkan strategi forecasting berbasis data.

"Kami menganalisis pola pengiriman tahun-tahun sebelumnya. Dari situ, kami bisa memprediksi jumlah volume yang masuk dan menentukan langkah antisipatif," ujar Chief Operating Officer Lion Parcel Mohammad Fadli seperti dikutip, Jumat (14/3/2025).

Salah satu strategi yang diterapkan adalah penyesuaian fasilitas, tenaga kerja dan armada secara temporer. Lion Parcel menambah jumlah kurir, kendaraan operasional, hingga kapasitas hub untuk memastikan pengiriman tetap lancar.

"Kalau kami menggunakan jumlah manpower yang sama sepanjang tahun, pasti tidak akan cukup pas Ramadan. Makanya, kami pakai model temporer, jadi kami rekrut tambahan tenaga kerja hanya untuk periode puncak ini," imbuh Fadli.

Penyesuaian juga dilakukan pada sistem distribusi, dengan menyiapkan contigency plan untuk rute-rute yang memiliki permintaan tinggi.

Dengan pendekatan ini, Lion Parcel membuktikan komitmennya dalam menyediakan layanan yang tetap optimal di tengah lonjakan pesanan, memastikan setiap paket sampai dengan cepat dan aman.

"Kembali lagi, ini sejalan dengan misi #BeraniDiandelin yang selalu kami gaungkan," kata Fadli.

Di sisi lain, Lion Parcel meraih penghargaan Indonesia Operational Excellence Champion (IOEC) 2025 predikat Excellent dari SWA dan Business Digest. Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan Lion Parcel dalam menerapkan strategi operational excellence, yang memastikan kecepatan, kepercayaan, dan efisiensi layanan bagi pelanggan.

Selain itu, Lion Parcel juga terus mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 sejak tahun 2019 sebagai komitmen memenuhi standar layanan terbaik bagi pelanggan.

baca juga

Penghargaan IOEC 2025 merupakan cerminan dari komitmen dan strategi Lion Parcel untuk menjadi mitra logistik yang unggul. Lion Parcel melakukan beragam strategi untuk menghadirkan proses operasional yang efektif dan efisien.

Salah satu terobosan utama Lion Parcel adalah penguatan hub distribusi, terutama melalui Mega Hub di Neglasari, Tangerang. Dengan lokasi strategis yang berdekatan dengan bandara serta didukung teknologi X-ray scanning, Lion Parcel mampu mempercepat proses penyortiran dan memastikan keamanan paket yang dikirim.

"Dengan adanya Mega Hub, kami bisa mempercepat pengiriman dan meningkatkan efisiensi operasional," pungkas Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Festival Ramadan di 61 Lokasi,  Pegadaian Mengusung Konsep Pasar Rakyat

Gelar Festival Ramadan di 61 Lokasi, Pegadaian Mengusung Konsep Pasar Rakyat

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 17:02 WIB

Sri Mulyani Klaim Harga Pangan Sangat Stabil saat Ramadan dan Lebaran

Sri Mulyani Klaim Harga Pangan Sangat Stabil saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 17:25 WIB

BCA Buka Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil, Catat Lokasi dan Caranya!

BCA Buka Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil, Catat Lokasi dan Caranya!

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:24 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB