Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:23 WIB
Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah dalam Podcast Tiga Dara di Suara.com, belum lama ini. [IG/@faridafarichah]
baca 10 detik
  • Wamenkop Farida Farichah menyatakan Koperasi Desa Merah Putih bertujuan memperkuat ekonomi desa dan membuka lapangan kerja baru.
  • Program pendampingan negara ini dirancang agar warga desa mampu mengelola potensi wilayahnya sendiri secara mandiri.
  • Inisiatif tersebut disiapkan untuk menghadapi bonus demografi dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional delapan persen.

Suara.com - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengklaim kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak hanya bertujuan memperkuat ekonomi desa, tetapi juga membuka lapangan kerja baru sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada pekerjaan di kota-kota besar.

Hal itu disampaikan Farida dalam podcast Tiga Dara di kantor Suara.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, negara saat ini tengah berupaya mendampingi masyarakat desa agar mampu mengelola potensi wilayahnya sendiri dan memperoleh manfaat ekonomi dari sumber daya yang dimiliki.

"Mereka yang punya tanah, mereka yang punya kekayaan itu ya seharusnya mereka yang berkuasa dan menguasai. Kalau mereka belum sanggup, mereka secara SDM belum. Nah ini tugasnya negara hadir untuk mendampingi mereka," kata Farida.

Karena itu, ia menyayangkan apabila masih ada masyarakat yang menolak kehadiran Kopdes Merah Putih. Sebab, menurutnya, program tersebut dirancang agar warga desa menjadi pelaku utama dalam mengelola potensi ekonomi di wilayahnya sendiri.

"Justru kita sangat menyayangkan kalau ada warga desa yang menolak kehadiran Koperasi Desa Merah Putih. Negara sedang hadir mendampingi mereka agar mereka berdaya, berkuasa di tanah mereka sendiri," katanya.

Gaji perdana petugas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Blitar mulai dicairkan sejak 2 Juli 2026. [beritajatim.com]
Petugas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Blitar. [beritajatim.com]

Farida menilai penguatan ekonomi desa juga menjadi strategi pemerintah menghadapi bonus demografi pada 2030-2045.

Menurut dia, tanpa penciptaan lapangan kerja di desa, lulusan sekolah maupun perguruan tinggi akan terus menumpuk mencari pekerjaan di kota besar.

"Kalau ini tidak diberdayakan di setiap desa maka yang terjadi adalah penumpukan pendaftaran lapangan pekerjaan di kota-kota besar," ujarnya.

baca juga

Namun yang terjadi saat ini, lanjut Farida, banyak lulusan perguruan tinggi memilih tetap tinggal di kota untuk mencari pekerjaan. Ia menyinggung peristiwa membludaknya pelamar kerja di Bekasi sebagai gambaran ketatnya persaingan kerja di perkotaan.

Karena itu, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi motor pembukaan lapangan kerja baru di desa sehingga masyarakat tidak perlu bermigrasi ke kota untuk mencari pekerjaan.

"Maka Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan agar pembukaan lapangan pekerjaan ini merata di desa-desa, bukan numpuk di kota-kota besar. Siapa yang akan menerima manfaat? Ya desanya," ucap Farida.

Ia juga mengaitkan program tersebut dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus dirasakan hingga ke tingkat desa melalui pemerataan kesempatan kerja dan pengelolaan potensi daerah oleh masyarakat setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:34 WIB

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Bansos Bakal Cair di Koperasi Desa, Pemerintah Jamin Tanpa Potongan dan Lebih Dekat!

Bansos Bakal Cair di Koperasi Desa, Pemerintah Jamin Tanpa Potongan dan Lebih Dekat!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:30 WIB

Prabowo Libatkan TNI-Polri dalam Operasional Kopdes Merah Putih, Penyaluran Bansos Bakal Terpusat

Prabowo Libatkan TNI-Polri dalam Operasional Kopdes Merah Putih, Penyaluran Bansos Bakal Terpusat

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:35 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Dari Lokasi di Tempat 'Aneh' hingga Pengadaan Kipas Rp1,8 T

Koperasi Desa Merah Putih: Dari Lokasi di Tempat 'Aneh' hingga Pengadaan Kipas Rp1,8 T

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:23 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×