McKinsey & Company Bagikan Prediksi Dampak Bank Emas Indonesia Terhadap PDB

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 07:41 WIB
McKinsey & Company Bagikan Prediksi Dampak Bank Emas Indonesia Terhadap PDB
Ilustrasi bank emas. [Freepik]

Suara.com - Industri perbankan logam mulia di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh tingginya permintaan, kemajuan regulasi, dan inovasi produk keuangan.

Salah satu contoh nyata adalah produk *unallocated gold deposit* dari Pegadaian, yang berhasil menarik 10.000 nasabah dan mengumpulkan 415 kg emas dalam waktu hanya dua bulan. Jumlah ini setara dengan 21% dari total penyimpanan emas yang dialokasikan oleh Pegadaian. Selain itu, Pegadaian juga mencatat transaksi perdagangan emas sebesar 620 kg serta menawarkan produk pembiayaan dengan imbal hasil 4-7%.

Pertumbuhan industri ini juga didukung oleh kemajuan regulasi, termasuk terbitnya Undang-Undang No. 4/2023 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17/2024. Regulasi ini memperkuat industri dengan memperkenalkan persyaratan perizinan dan standar manajemen risiko.

Pemerintah juga sedang mempertimbangkan insentif pajak dan pembentukan bank logam mulia nasional untuk meningkatkan partisipasi pasar dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut.

Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bank logam mulia berbasis syariah pertama di Indonesia, terus memperluas akses investasi emas melalui berbagai produk digital dan fisik. Salah satunya adalah BSI Emas Digital, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas dalam skala mikro. Selain itu, BSI juga menawarkan penjualan emas fisik dan layanan *Gold ATM*.

Hingga saat ini, BSI telah mengelola 16,4 ton emas dan mencatat volume transaksi hampir 30 ton. BSI juga memanfaatkan tabungan berbasis emas untuk pembiayaan haji, memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri logam mulia.

Menurut estimasi McKinsey & Company, industri perbankan logam mulia memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Pada 2027, industri ini diproyeksikan menyumbang 1,6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), memperluas pasokan uang sebesar Rp156 triliun, dan menciptakan 800.000 lapangan kerja. Potensi ini menjadikan sektor logam mulia sebagai pilar penting dalam memperkuat ekosistem keuangan Indonesia.

Dengan dukungan regulasi yang kuat, inovasi produk, dan partisipasi aktif dari pelaku industri seperti Pegadaian dan BSI, masa depan industri logam mulia di Indonesia terlihat cerah. Pertumbuhan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi investor dan nasabah, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan kemajuan ekonomi nasional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Festival Ramadan di 61 Lokasi,  Pegadaian Mengusung Konsep Pasar Rakyat

Gelar Festival Ramadan di 61 Lokasi, Pegadaian Mengusung Konsep Pasar Rakyat

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 17:02 WIB

Jadi Pelopor Bank Emas di Indonesia, Intip Layanan Lengkap dari Pegadaian

Jadi Pelopor Bank Emas di Indonesia, Intip Layanan Lengkap dari Pegadaian

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 13:13 WIB

Beri Manfaat Investasi Bagi Masyarakat, Pegadaian Raih Penghargaan IFN Global Awards

Beri Manfaat Investasi Bagi Masyarakat, Pegadaian Raih Penghargaan IFN Global Awards

Bisnis | Rabu, 12 Maret 2025 | 16:48 WIB

Inilah Terobosan Bank Emas Pegadaian: Salurkan Pinjaman Modal Kerja Emas untuk PT Lotus Lingga Pratama

Inilah Terobosan Bank Emas Pegadaian: Salurkan Pinjaman Modal Kerja Emas untuk PT Lotus Lingga Pratama

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2025 | 11:14 WIB

Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara

Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 09:35 WIB

Bank Emas: Inovasi Keuangan atau Celah Baru bagi Oligarki?

Bank Emas: Inovasi Keuangan atau Celah Baru bagi Oligarki?

Your Say | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB