Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
Ilustrasi. Di tengah tensi harga minyak dunia yang "mendidih" hingga menembus angka US$ 115 per barel, pejabat tinggi negara justru menunjukkan narasi yang saling tumpang tindih terkait kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
  • Menteri ESDM sebut BBM nonsubsidi (RON 95/98) naik ikuti mekanisme harga pasar.
  • Mensesneg tegaskan harga BBM subsidi & nonsubsidi tetap per 1 April 2026.
  • Harga minyak tembus US$ 115/barel, pemerintah klaim stok aman dan warga jangan panik.

Suara.com - Sikap pemerintah mendadak jadi sorotan publik menjelang pergantian bulan 1 April 2026. Di tengah tensi harga minyak dunia yang "mendidih" hingga menembus angka US$ 115 per barel, pejabat tinggi negara justru menunjukkan narasi yang saling tumpang tindih terkait kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya sempat menebar kode keras mengenai potensi kenaikan harga. Saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Jepang, Bahlil menegaskan bahwa BBM kategori nonsubsidi atau industri seperti bensin dengan RON 95 dan RON 98—sejatinya mengikuti mekanisme pasar.

"Jadi mau diumumkan atau tidak, dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri. Apa itu definisinya? Bensin RON 95, RON 98. Itu kan orang-orang mampu lah," ujar Bahlil dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Bahlil berkilah bahwa kelompok pengguna BBM tersebut bukan beban negara. Menurutnya, selama konsumen memiliki daya beli, negara hanya bertugas menyiapkan stok tanpa perlu memberikan subsidi sepeser pun.

"Selama mereka mau jalan banyak, selama ada uang untuk bayar, monggo. Yang membayar mereka itu tidak ada tanggungan negara sama sekali," tambahnya.

Bantahan dari Istana

Namun, belum lama pernyataan Bahlil bergulir, suasana justru berbalik 180 derajat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mendadak mengeluarkan pernyataan resmi yang mendinginkan suasana. Ia menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April besok.

Prasetyo mengklaim telah melakukan koordinasi cepat dengan Kementerian ESDM dan Pertamina atas petunjuk langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat luas.

"Hasilnya, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," tegas Prasetyo.

Langkah "rem pakem" dari Istana ini diduga kuat untuk meredam kepanikan masyarakat yang sudah kadung resah dengan melambungnya harga komoditas global. Prasetyo pun mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin, dan harga tidak terjadi penyesuaian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:12 WIB

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:08 WIB

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB