Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Nexus Luncurkan Unit Bisnis Baru, Fokus Keberlanjutan dan Perencanaan Keuangan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Maret 2025 | 11:42 WIB
Nexus Luncurkan Unit Bisnis Baru, Fokus Keberlanjutan dan Perencanaan Keuangan
Ilustrasi. Nexus secara resmi meluncurkan Tumbuhbaik, sebuah unit bisnis baru yang berfokus pada inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR)

Suara.com - Nexus secara resmi meluncurkan Tumbuhbaik, sebuah unit bisnis baru yang berfokus pada inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR), strategi keberlanjutan, pengembangan komunitas yang berdampak, serta pengembangan manusia.

Langkah ini menandai komitmen Nexus untuk menciptakan kolaborasi yang bermakna, mendorong dampak sosial, dan menghasilkan nilai jangka panjang bagi bisnis dan masyarakat.

Dalam era di mana keberlanjutan menjadi semakin penting, Tumbuhbaik hadir dengan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan perencanaan keuangan sebagai pilar utama dalam strategi keberlanjutan. Dengan memastikan bahwa setiap program CSR dan pengembangan komunitas didukung oleh perencanaan keuangan yang matang, Tumbuhbaik membantu perusahaan menciptakan dampak sosial yang tidak hanya signifikan, tetapi juga berkelanjutan secara finansial.

Firsan Nova, CEO Nexus, menyatakan bahwa Tumbuhbaik hadir sebagai solusi bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan program CSR dan pengembangan komunitas yang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan. "Kami percaya bahwa keberlanjutan harus dikelola secara strategis dan berbasis data. Tumbuhbaik hadir untuk membantu perusahaan mewujudkan hal tersebut," ujarnya dikutip Senin (24/3/2025).

Layanan perencanaan keuangan yang dikembangkan oleh Tumbuhbaik dirancang untuk membantu perusahaan mengelola anggaran CSR dan inisiatif keberlanjutan secara lebih efektif. Tanpa perencanaan keuangan yang tepat, banyak program sosial yang gagal bertahan karena keterbatasan dana atau ketidaksesuaian alokasi anggaran dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Hal ini menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel dalam setiap inisiatif sosial.

Wahyuning Widowati, Financial Educator dan Corporate Learning Strategist dari Tumbuhbaik, menekankan pentingnya integrasi perencanaan keuangan dalam inisiatif sosial dan keberlanjutan.

"Keberlanjutan bukan hanya soal dampak sosial dan lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana kita mengelola sumber daya keuangan secara strategis. Melalui layanan perencanaan keuangan Tumbuhbaik, kami ingin membantu perusahaan dan komunitas merancang inisiatif yang tidak hanya berdampak hari ini, tetapi juga memiliki daya tahan jangka panjang," jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyuning menyoroti bahwa banyak program CSR dan inisiatif sosial yang gagal bertahan karena kurangnya strategi finansial yang tepat. "Kami ingin membangun ekosistem keberlanjutan yang tidak hanya berbasis inisiatif sosial, tetapi juga didukung oleh perencanaan finansial yang sehat. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat optimal bagi semua pihak yang terlibat," tambahnya.

Selain membantu perusahaan dalam pengelolaan keuangan CSR dan keberlanjutan, Tumbuhbaik juga bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi karyawan dan pekerja di berbagai sektor. Wahyuning menegaskan bahwa perencanaan keuangan harus dimulai sejak seseorang memiliki penghasilan agar dapat mempersiapkan masa kini dan masa depan, termasuk saat memasuki masa pensiun.

"Dengan perencanaan yang matang, masa pensiun tidak lagi menjadi sumber kecemasan, melainkan dapat dijalani dengan tenang dan sejahtera. Kami berharap Tumbuhbaik dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan ekosistem finansial yang lebih sehat dan berkelanjutan," kata Wahyuning.

Melalui layanan perencanaan keuangan, Tumbuhbaik akan memberikan konsultasi dan strategi bagi perusahaan yang ingin menjalankan program CSR dan keberlanjutan secara efektif serta berdaya guna dalam jangka panjang. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial.

Peluncuran Tumbuhbaik oleh Nexus ini mencerminkan tren global di mana perusahaan semakin menyadari pentingnya mengintegrasikan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi dalam strategi bisnis mereka. Dengan pendekatan yang holistik dan berbasis data, Tumbuhbaik diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perubahan positif dalam dunia bisnis dan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bank Jago Tembus Rp 129 Miliar di Tahun 2024

Laba Bank Jago Tembus Rp 129 Miliar di Tahun 2024

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:16 WIB

Sepekan, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp 4,25 Triliun

Sepekan, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp 4,25 Triliun

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2025 | 10:47 WIB

Presiden Prabowo Panggil Empat Dirut Bank Himbara ke Istana, Bahas Keuangan Inklusif

Presiden Prabowo Panggil Empat Dirut Bank Himbara ke Istana, Bahas Keuangan Inklusif

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 16:49 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB