Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Pencairan TPG Triwulan I 2025 Sudah Berjalan! Guru yang Belum Terima Tunjangan Bisa Cek SKTP

M Nurhadi

Kamis, 27 Maret 2025 | 11:45 WIB
Pencairan TPG Triwulan I 2025 Sudah Berjalan! Guru yang Belum Terima Tunjangan Bisa Cek SKTP
ilustrasi (Freepik)

Suara.com - Proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Triwulan I tahun 2025 yang dimulai sejak pertengahan Maret masih terus berlangsung. Namun hingga saat ini, masih terdapat sejumlah guru yang belum menerima pembayaran tunjangan mereka, terutama mereka yang memiliki status validasi dengan kode tertentu dalam sistem Info GTK.

Tunjangan Profesi Guru (TPG) merupakan komponen penting dalam peningkatan kesejahteraan pendidik di Indonesia. Tunjangan ini diberikan kepada guru yang telah memiliki sertifikat pendidik sebagai bentuk pengakuan terhadap profesionalisme mereka.

Pembayarannya dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan golongan dan masa kerja masing-masing guru.

Bagi guru-guru yang belum menerima TPG Triwulan I, penting untuk memahami bahwa sistem pembayaran ini melibatkan beberapa tahapan administrasi yang ketat.

Salah satu dokumen kunci adalah Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) yang menjadi dasar sah untuk proses pencairan. Guru-guru yang SKTP-nya telah terbit sebelum tanggal 28 Maret 2025 dipastikan akan menerima pembayaran sebelum masa libur Idul Fitri.

Namun situasi berbeda dialami oleh guru dengan status validasi kode 13, 16, dan 07 dalam sistem Info GTK - platform resmi Kementerian Pendidikan yang menjadi rujukan utama untuk memantau status tunjangan dan sertifikasi guru. Kode-kode tersebut mengindikasikan bahwa masih terdapat proses verifikasi atau perbaikan data yang harus diselesaikan sebelum SKTP dapat diterbitkan.

Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah yang dimulai 28 Maret 2025, jadwal pencairan TPG memang mengalami penyesuaian. Seluruh bank di Indonesia, baik milik pemerintah maupun swasta, akan mengikuti ketentuan libur nasional ini. Oleh karena itu, bagi guru-guru yang SKTP-nya belum terbit sebelum tanggal tersebut, pembayaran TPG Triwulan I akan dilanjutkan pada bulan April 2025.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan menyatakan bahwa proses verifikasi data yang ketat ini diperlukan untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran TPG. Mereka meminta pengertian dari para guru yang belum menerima pembayaran di triwulan ini, sambil memastikan bahwa semua hak guru akan tetap dibayarkan, meski dengan penjadwalan ulang.

Bagi guru honorer yang juga menunggu pembayaran tunjangan, penting untuk membedakan antara TPG dengan tunjangan khusus guru honorer yang memiliki mekanisme dan sumber pembiayaan berbeda. Kedua jenis tunjangan ini dikelola melalui sistem yang terpisah dengan persyaratan masing-masing.

Para guru yang masih menunggu pencairan TPG disarankan untuk terus memantau perkembangan status mereka melalui laman Info GTK.

Info GTK merupakan sistem informasi resmi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai sarana terpadu bagi guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Platform ini menjadi ujung tombak dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan data pendidikan nasional.

Sebagai pusat data utama, Info GTK menyediakan berbagai layanan penting bagi para pendidik. Guru dapat memantau status tunjangan profesi (TPG), mengecek kelengkapan administrasi, hingga memverifikasi proses sertifikasi melalui sistem ini. Tidak hanya itu, platform ini juga menjadi sarana validasi Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang menjadi identitas resmi setiap pendidik di Indonesia.

Akses terhadap Info GTK dilakukan melalui laman resmi https://info.gtk.kemdikbud.go.id dengan menggunakan akun SIMPKB atau data pribadi yang telah terdaftar dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dengan antarmuka yang terus disempurnakan, guru dapat dengan mudah menelusuri berbagai informasi terkait status kepegawaian dan hak-hak profesional mereka.

Keberadaan Info GTK memberikan manfaat signifikan bagi lebih dari 3 juta guru di Tanah Air. Sistem ini tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam penyaluran berbagai program pemerintah terkait peningkatan kesejahteraan guru.

Melalui fitur pemantauan real-time, guru dapat mengetahui perkembangan pengajuan tunjangan atau sertifikasi secara langsung, mengurangi ketidakpastian yang sering terjadi dalam proses birokrasi.

Jika menemui ketidaksesuaian data atau masalah teknis lainnya, dapat segera berkoordinasi dengan operator sekolah maupun dinas pendidikan setempat untuk proses perbaikannya.

Proses pencairan tahap berikutnya diperkirakan akan dimulai pada minggu kedua April 2025, setelah masa libur lebaran berakhir. Dengan mekanisme yang telah berjalan selama ini, diharapkan semua guru yang memenuhi persyaratan dapat menerima TPG mereka paling lambat akhir April mendatang.

Meskipun terdapat keterlambatan bagi sebagian guru, sistem pembayaran bertahap ini pada dasarnya bertujuan untuk memastikan bahwa dana tunjangan benar-benar sampai kepada yang berhak. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan terus berupaya menyempurnakan mekanisme penyaluran TPG agar di masa mendatang prosesnya dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASABRI Berikan THR Rp 1,43 Triliun

ASABRI Berikan THR Rp 1,43 Triliun

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 09:22 WIB

Info GTK: Masih Ada Guru Validasi TPG Bermasalah, Lakukan Hal Ini Jika Tunjangan Belum Cair

Info GTK: Masih Ada Guru Validasi TPG Bermasalah, Lakukan Hal Ini Jika Tunjangan Belum Cair

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 10:55 WIB

Tips Kelola THR Biar Nggak Boncos Waktu Lebaran

Tips Kelola THR Biar Nggak Boncos Waktu Lebaran

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:52 WIB

Info GTK Sampaikan Update TPG: Validasi Data Guru, Rekening dan Tunjangan Sertifikasi

Info GTK Sampaikan Update TPG: Validasi Data Guru, Rekening dan Tunjangan Sertifikasi

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:28 WIB

THR Belum Cair? Disnaker Bangka Belitung Buka Posko Pengaduan, Ini Lokasinya!

THR Belum Cair? Disnaker Bangka Belitung Buka Posko Pengaduan, Ini Lokasinya!

Video | Senin, 24 Maret 2025 | 22:52 WIB

Ria Ricis Bagi-Bagi THR Buket Uang Pecahan Rp100 Ribu ke Karyawan, Netizen: Info Loker Bu!

Ria Ricis Bagi-Bagi THR Buket Uang Pecahan Rp100 Ribu ke Karyawan, Netizen: Info Loker Bu!

Lifestyle | Senin, 24 Maret 2025 | 19:44 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB