Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bahaya! JP Morgan Soroti Pernyataan Blunder Pejabat RI, Terbukti IHSG dan Rupiah Anjlok

Iwan Supriyatna

Selasa, 08 April 2025 | 12:38 WIB
Bahaya! JP Morgan Soroti Pernyataan Blunder Pejabat RI, Terbukti IHSG dan Rupiah Anjlok
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Raden Muhammad Syafi’i. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Dunia investasi di Indonesia diguncang oleh pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Wakil Menteri Agama, Raden Muhammad Syafi'i, mengenai praktik pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) oleh para pengusaha kepada preman atau organisasi masyarakat (Ormas) tertentu.

Pernyataan Wamenag tersebut, yang tampaknya meremehkan seriusnya isu tersebut, telah memicu kekhawatiran serius di kalangan investor ritel maupun investor kakap domestik dan internasional.

Investor dengan pendekatan investasi fundamental, Benny Batara, yang akrab disapa Bennix, menyoroti reaksi keras dari para investor terhadap pernyataan Wamenag tersebut.

Menurut Bennix, komentar semacam itu bukan hanya menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan dan sikap pemerintah Indonesia terhadap praktek ekonomi non-formal, tapi juga berpotensi merusak iklim investasi yang saat ini sedang berusaha dipulihkan.

"Indonesia ini makin banyak pejabatnya yang asal jeplak, level Menteri ngomong enggak apa-apa preman minta THR, itu sudah budaya di Indonesia. Pernyataan lu (Wamenag) dilihat oleh JP Morgan, Singapura, bacotan lu itu dilihat sama investor dalam dan luar negeri. Level pejabat tinggi ngomong seperti itu kan bodoh," kata Bennix dilansir Suara.com dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (8/4/2025).

Bennix menyatakan bahwa pernyataan semacam itu tidak hanya mengecewakan, tetapi juga membahayakan upaya para pelaku pasar modal yang berusaha keras mempromosikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang layak dan menguntungkan.

Sentimen negatif seperti ini, jika terus dibiarkan, dapat menyebabkan keraguan yang lebih luas terhadap stabilitas sosial dan keamanan hukum di Indonesia.

Bennix mengaku merasa kesal dengan pernyataan yang dilontarkan Wamenag. Pernyataan tersebut dinilai hanya akan merusak iklim investasi tanah air. Terbukti dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus anjlok dan nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS.

Bahkan, pernyataan Wamenag soal THR tersebut hanya akan membuat industri pasar modal bergejolak di tengah maraknya isu PHK di berbagai daerah.

baca juga

"Gua capek-capek edukasi masyarakat, invest dong di Indonesia, invest dong di saham, gua capek-capek edukasi malah lu hancurin semua. Level pejabat tinggi bacotnya asal jeplak enggak pakai otak." kata Bennix.

Pernyataan Wamenag ini dinilai bisa menggoyahkan kepercayaan investor terhadap pemerintah, yang seharusnya berperan sebagai penjaga stabilitas dan keamanan ekonomi, bukan sebagai penyemai ketidakpastian.

Bahkan, dalam konteks lebih luas, komentar ini bisa berdampak pada volatilitas di pasar saham dan pasar modal. Investor, baik lokal maupun internasional, membutuhkan kepastian hukum dan keamanan dalam berinvestasi, dan pernyataan yang meremehkan praktik pemerasan secara terbuka bisa dianggap sebagai indikasi dari lemahnya penegakan hukum.

Di tengah situasi ekonomi yang sudah dilanda oleh isu PHK yang marak di berbagai daerah, pernyataan semacam itu hanya akan menambah ketidakpastian di pasar. Para pengusaha dan investor membutuhkan dukungan pemerintah dalam membentuk lingkungan bisnis yang kondusif, bukan kebalikannya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi pemerintah dan para pejabatnya untuk mempertimbangkan dampak dari setiap pernyataan yang mereka buat, terutama yang berkaitan dengan kebijakan dan lingkungan investasi.

Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi yang sedang berkembang dan membutuhkan investasi asing untuk mempercepat pertumbuhan ekonominya, tidak bisa meremehkan pentingnya menjaga citra dan kepercayaan investor.

Sebagai langkah nyata, pemerintah perlu segera mengklarifikasi pernyataan tersebut dan mengambil tindakan konkret untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap penegakan hukum dan perlindungan investor.

Hal ini tidak hanya penting untuk memulihkan kepercayaan investor, tapi juga untuk memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik dan aman di kancah global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merosot 7,71 Persen, IHSG Masih Betah Berada di Zona Merah pada Perdagangan Sesi I

Merosot 7,71 Persen, IHSG Masih Betah Berada di Zona Merah pada Perdagangan Sesi I

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 12:08 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen, Saham NETV Justru Terbang Tinggi Menuju ARA!

IHSG Anjlok 8 Persen, Saham NETV Justru Terbang Tinggi Menuju ARA!

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 11:47 WIB

IHSG Kebakaran Jadi Trending, Warganet: Indonesia Terancam Krisis

IHSG Kebakaran Jadi Trending, Warganet: Indonesia Terancam Krisis

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×