Kurs USD Hari Ini di BCA, BRI, Mandiri, CIMB, dan BNI

Bella

Selasa, 08 April 2025 | 16:07 WIB
Kurs USD Hari Ini di BCA, BRI, Mandiri, CIMB, dan BNI
Kurs USD Hari Ini 8 April 2025. (Suara.com/BRI)

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tren pelemahan di tengah gejolak global dan ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat.

Pada pembukaan perdagangan Selasa pagi di Jakarta, rupiah tercatat melemah sebesar 24 poin atau 0,14 persen ke level Rp16.846 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.822 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar ini turut tercermin dalam kurs jual dan beli dolar AS di sejumlah bank besar nasional. Berikut adalah daftar kurs USD terhadap rupiah di beberapa bank per Selasa sore:

BCA (15:38 WIB)

  • Beli: Rp16.860
  • Jual: Rp16.905

BRI (15:08 WIB)

  • Beli: Rp16.863
  • Jual: Rp16.889

Bank Mandiri (14:26 WIB)

  • Beli: Rp16.835
  • Jual: Rp16.865

BNI

  • Beli: Rp16.823
  • Jual: Rp16.923

CIMB Niaga

  • Beli: Rp16.849
  • Jual: Rp16.854
Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)
Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)

Pergerakan kurs yang cukup fluktuatif ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia, terutama menyusul kebijakan baru Presiden AS Donald Trump terkait tarif impor.

Kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan pada 2 April lalu secara resmi mulai berlaku pada 5 April 2025, dengan Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dikenai tarif tambahan sebesar 32 persen mulai 9 April 2025 pukul 11.01 WIB.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyatakan bahwa kebijakan ini berpotensi melemahkan sektor teknologi dan informasi (TI) nasional.

Menurutnya, industri TI dalam negeri masih sangat tergantung pada komponen impor seperti chip dan semikonduktor, sehingga penguatan dolar AS dan melemahnya rupiah akan langsung berdampak pada kenaikan biaya produksi.

“Saya melihat kebijakan tarif impor AS akan melemahkan industri TI dalam negeri. Pasalnya, industri kita belum mampu memproduksi komponen utama seperti chip, dan dengan pelemahan rupiah, biaya produksi akan melonjak,” jelas Huda seperti dikutip dari ANTARA, Senin (7/4).

Ia juga menyoroti kemungkinan pasar domestik dibanjiri produk-produk TI dari negara lain yang juga terkena dampak tarif AS, sehingga menimbulkan persaingan yang tidak sehat bagi produk lokal.

baca juga

Sementara itu, Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, mengingatkan bahwa pelemahan rupiah dapat berdampak serius pada kelangsungan proyek-proyek telekomunikasi di Indonesia.

Banyak proyek, kata dia, bergantung pada peralatan impor yang harganya mengikuti kurs dolar.

“Jika dolar terus menguat dan menembus Rp17.000, proyek-proyek bisa mangkrak dan pembayaran ke vendor menjadi kendala besar,” ujarnya.

Heru juga menyebut bahwa angka psikologis Rp17.000 per dolar AS patut diwaspadai, dan jika tak dikendalikan, rupiah bisa menyentuh Rp20.000 per dolar seperti pada krisis ekonomi 1998.

“Pemerintah harus sigap dan menjaga komunikasi publik agar tidak terjadi kepanikan pasar,” kata Heru.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menambahkan bahwa sentimen risk off global turut memperburuk situasi.

“Rupiah tertekan oleh sentimen risk off yang masih kuat di pasar ekuitas dan mata uang emerging. Ditambah lagi pernyataan Menteri Perdagangan AS yang menegaskan bahwa tarif tidak akan ditunda, ini menambah tekanan bagi mata uang negara berkembang,” tuturnya.

Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan terus melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar.

Namun, tekanan global yang berasal dari kebijakan proteksionisme dan perang dagang AS-China masih menjadi risiko utama yang harus dihadapi dalam waktu dekat.

Hingga saat ini, Indonesia tercatat berada di peringkat ke-8 dari daftar negara-negara yang dikenai tarif baru oleh AS.

Selain Indonesia, negara-negara ASEAN lain seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja juga turut terdampak dengan besaran tarif yang bervariasi, bahkan mencapai 49 persen untuk Kamboja.

Dengan situasi global yang belum stabil dan tekanan eksternal yang terus meningkat, kurs rupiah diperkirakan akan tetap berada dalam tekanan dalam beberapa waktu ke depan.

Pemerintah diharapkan segera menjalin kerja sama strategis, baik bilateral maupun multilateral, seperti melalui BRICS, guna memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perdagangan internasional dan menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menambahkan Rekening di BRImo untuk Menabung Lebih Disiplin

Cara Menambahkan Rekening di BRImo untuk Menabung Lebih Disiplin

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 15:49 WIB

5 Tips Hemat Ala BRI Biar Bisa Investasi bisa Lebih Cepat

5 Tips Hemat Ala BRI Biar Bisa Investasi bisa Lebih Cepat

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 15:42 WIB

Rencanakan Masa Pensiun Bersama BRI

Rencanakan Masa Pensiun Bersama BRI

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 14:47 WIB

Rekomendasi Pinjaman Modal Usaha dari BRI untuk Pekerja Migran atau TKI

Rekomendasi Pinjaman Modal Usaha dari BRI untuk Pekerja Migran atau TKI

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 13:47 WIB

Dari Warung Kelontong Hingga Kuliahkan Anak: Kisah Inspiratif Suryani Raih Mimpi Berkat BRI

Dari Warung Kelontong Hingga Kuliahkan Anak: Kisah Inspiratif Suryani Raih Mimpi Berkat BRI

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 13:37 WIB

BRI Mempermudah Keuangan Digital: Nikmati Akses Mudah Transaksi QRIS Lewat BRImo!

BRI Mempermudah Keuangan Digital: Nikmati Akses Mudah Transaksi QRIS Lewat BRImo!

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 13:07 WIB

BRI Buka Pintu Ekspor UMKM, Ekspansi Gelap Ruang Jiwa Jadi Bukti Terkini

BRI Buka Pintu Ekspor UMKM, Ekspansi Gelap Ruang Jiwa Jadi Bukti Terkini

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 12:52 WIB

Orang yang Lahir di Weton Ini Diyakini Punya Takdir Jadi Kaya Raya Harta Melimpah

Orang yang Lahir di Weton Ini Diyakini Punya Takdir Jadi Kaya Raya Harta Melimpah

News | Selasa, 08 April 2025 | 12:36 WIB

Bahaya! JP Morgan Soroti Pernyataan Blunder Pejabat RI, Terbukti IHSG dan Rupiah Anjlok

Bahaya! JP Morgan Soroti Pernyataan Blunder Pejabat RI, Terbukti IHSG dan Rupiah Anjlok

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 12:38 WIB

UMKM Merapat! KUR BRI 2025 Hadir dengan Suku Bunga Super Ringan dan Syarat Mudah

UMKM Merapat! KUR BRI 2025 Hadir dengan Suku Bunga Super Ringan dan Syarat Mudah

Bri | Selasa, 08 April 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:24 WIB

×