Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wall Street Keok, IHSG Diprediksi Melemah Imbas Perang Dagang Trump vs Xi Jinping

M Nurhadi

Rabu, 09 April 2025 | 08:33 WIB
Wall Street Keok, IHSG Diprediksi Melemah Imbas Perang Dagang Trump vs Xi Jinping
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks utama Wall Street kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (8/4/2025) atau Rabu (9/4/2025) pagi (untuk waktu Indonesia), dipicu oleh meningkatnya kecemasan investor menyongsong tenggat waktu baru penerapan tarif impor yang diumumkan Presiden AS Donald Trump terhadap China.

Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,84%, dengan saham Apple menjadi penyumbang pelemahan terbesar. Kenaikan biaya produksi iPhone diprediksi terjadi seiring pemberlakuan tarif baru terhadap produk China. Selain itu, indeks S&P 500 melemah 1,57%, sementara Nasdaq Composite turun lebih dalam sebesar 2,15%.

Sentimen sempat membaik setelah Trump mengklaim melalui platform Truth Social bahwa dirinya telah melakukan "pembicaraan yang produktif" dengan Penjabat Presiden Korea Selatan. Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan bahwa sekitar 70 negara telah menghubungi Amerika Serikat untuk membuka negosiasi tarif. Namun, optimisme ini tidak bertahan lama.

Pasar kembali dibayangi sentimen negatif setelah pelaku pasar mengkhawatirkan dampak kebijakan tarif baru. Gedung Putih telah mengonfirmasi bahwa tarif kumulatif sebesar 104% terhadap barang-barang impor dari China akan berlaku efektif tepat setelah tengah malam waktu AS, menambah tarif dasar 10% yang telah diterapkan pada Sabtu sebelumnya.

Pasar Saham Asia Mayoritas Menguat, Nikkei 225 Melonjak 6%

Sebagian besar bursa saham Asia berhasil pulih dalam perdagangan Selasa (8/4/2025) setelah sebelumnya mengalami koreksi tajam akibat kebijakan tarif Trump dan ancaman kenaikan bea masuk terhadap China. Indeks Nikkei 225 melonjak 6,03%, diikuti oleh indeks Topix yang naik 6,26%.

Sementara itu, indeks Taiex masih tercatat turun 4,02%. Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,26%, sedangkan ASX 200 Australia naik 2,27%. Pasar Hong Kong juga menunjukkan pemulihan dengan kenaikan indeks Hang Seng sebesar 1,51%, sementara CSI 300 China menguat 1,71%. Namun, tidak semua indeks di kawasan Asia mencatatkan kenaikan—FTSE Straits Times Singapura turun 2,01%, dan FTSE Malaysia melemah tipis 0,02%.

Fokus investor saat ini tertuju pada ancaman Trump yang menyatakan akan memberlakukan tarif tambahan 50% terhadap China jika Beijing tidak mencabut kebijakan bea masuknya atas produk AS. Presiden AS tersebut tetap konsisten dengan strategi tarif globalnya yang agresif, di mana tarif unilateral awal sebesar 10% telah berlaku sejak Sabtu lalu.

Pasar sempat berharap adanya perkembangan positif dalam negosiasi antara AS dan mitra dagangnya, mengingat kebijakan tarif timbal balik diperkirakan mulai berlaku pada 9 April.

baca juga

Analisis Teknikal IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,9% pada perdagangan sebelumnya, disertai dengan aksi jual asing neto senilai Rp3,69 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BMRI, BBRI, BBCA, UNTR, dan ADRO.

Hari ini, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi seiring kekhawatiran eskalasi perang dagang, dengan level support kuat di 5.900 menjadi titik ujian. Jika level ini tembus, IHSG berpeluang terkoreksi lebih dalam menuju rentang 5.400–5.650 dalam jangka menengah.

Level Penting IHSG:

Support: 5.650–5.900
Resistance: 6.050–6.100

Analisis harian dari BNI Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham seperti: 

BRMS – Buy on Weakness di area 278. Potensi kenaikan ke 294–300 jika bertahan di atas 278.
ADRO – Buy on Weakness di area 1.520–1.600, cut loss di bawah 1.500. Target 1.675–1.700 jika rebound.
BRIS – Buy on Weakness di area 1.980–2.030, cut loss di bawah 1.880. Target 2.100–2.130.
PTRO – Buy on Weakness di area 1.860–2.080, cut loss jika di bawah 1.700. Target 2.200–2.300.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tegaskan ASEAN Solid dan Bersatu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tegaskan ASEAN Solid dan Bersatu

News | Selasa, 08 April 2025 | 21:59 WIB

Ancaman Trump Bayangi Perundingan Nuklir AS-Iran di Oman

Ancaman Trump Bayangi Perundingan Nuklir AS-Iran di Oman

News | Selasa, 08 April 2025 | 21:41 WIB

Uni Eropa Incar Pasar Indonesia di Tengah Tantangan Tarif Amerika Serikat

Uni Eropa Incar Pasar Indonesia di Tengah Tantangan Tarif Amerika Serikat

News | Selasa, 08 April 2025 | 21:41 WIB

Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China

Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 21:02 WIB

Puluhan Visa Mahasiswa Dicabut AS di Tengah Gelombang Aksi Bela Palestina

Puluhan Visa Mahasiswa Dicabut AS di Tengah Gelombang Aksi Bela Palestina

News | Selasa, 08 April 2025 | 20:50 WIB

SBY Sanjung Strategi Presiden Prabowo Hadapi Tarif Trump: Tepat dan Hati-Hati!

SBY Sanjung Strategi Presiden Prabowo Hadapi Tarif Trump: Tepat dan Hati-Hati!

News | Selasa, 08 April 2025 | 19:07 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB