Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Selain Emas, Ini Aset Safe Haven Lain yang Wajib Dilirik Saat Ekonomi Bergejolak

Bella

Kamis, 17 April 2025 | 20:57 WIB
Selain Emas, Ini Aset Safe Haven Lain yang Wajib Dilirik Saat Ekonomi Bergejolak
Ilustrasi Emas. (Antam)

Suara.com - Di tengah meningkatnya ketegangan ekonomi dan geopolitik global, Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, merekomendasikan masyarakat dan investor untuk memperkuat portofolio mereka dengan aset safe haven.

Lukman menyarankan agar alokasi investasi ke aset aman tersebut mencapai setidaknya 30 persen dari total portofolio.

“Diversifikasi dengan menaikkan porsi safe haven paling tidak 30 persen, kurangi aset berisiko, dan naikkan juga cash atau setara,” ujar Lukman saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/4).

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memitigasi risiko yang timbul akibat ketidakpastian ekonomi global dan potensi konflik geopolitik yang berkepanjangan.

Ia juga menekankan perlunya mengurangi eksposur terhadap aset-aset berisiko yang rentan terhadap guncangan pasar.

Lukman menyebutkan bahwa emas tetap menjadi pilihan utama sebagai instrumen safe haven.

Namun, tidak hanya logam mulia, mata uang Yen Jepang (JPY) dan Franc Swiss (CHF) juga menjadi alternatif aset aman yang bisa dipertimbangkan.

“Safe haven masih menjadi pilihan, selain emas adalah mata uang Yen Jepang dan Franc Swiss,” jelasnya.

Ia mengamati bahwa lonjakan permintaan terhadap emas saat ini lebih banyak dipicu oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), bukan karena meningkatnya kesadaran investasi masyarakat.

baca juga

“Dan memang harga emas yang tinggi masih akan terus naik. Hal ini yang memicu permintaan. Jadi belum karena kesadaran investasi masyarakat,” ujarnya.

Dalam satu tahun terakhir, emas mengalami kenaikan signifikan sebesar 39,41 persen.

Kinerja tersebut bahkan mengungguli sejumlah aset berisiko lainnya, menjadikan emas tidak hanya sebagai pelindung nilai, namun juga instrumen investasi menarik secara komersial.

“Emas sebenarnya adalah investasi jaga nilai (safe haven), namun dengan kenaikan setahun terakhir yang mengungguli aset berisiko, semakin menjadi aset yang menarik untuk investasi,” tambah Lukman.

Ia menilai, peningkatan minat terhadap emas juga didorong oleh mulai pudarnya kepercayaan investor terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS), menyusul sejumlah kebijakan kontroversial dari Presiden AS Donald Trump.

“Wajar, investor pada berbondong-bondong mengalihkan aset ke emas, terlebih setelah Trump dengan kebijakan-kebijakan kontroversi mengikis kepercayaan investor pada dolar AS,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Terbang Tinggi! Saatnya Investasi atau Justru Jual Simpanan?

Harga Emas Terbang Tinggi! Saatnya Investasi atau Justru Jual Simpanan?

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 19:54 WIB

Harga Emas Antam Logam Mulia Jelang Long Weekend: Naik Tinggi?

Harga Emas Antam Logam Mulia Jelang Long Weekend: Naik Tinggi?

Lifestyle | Kamis, 17 April 2025 | 17:47 WIB

Kawasan Jakarta Utara Dinilai Masih Banyak Dilirik buat Investasi, Ini Sederet Alasannya!

Kawasan Jakarta Utara Dinilai Masih Banyak Dilirik buat Investasi, Ini Sederet Alasannya!

News | Kamis, 17 April 2025 | 16:57 WIB

Harga Emas Pegadaian Tembus Rp 2 Juta, Warga Berbondong-bondong Beli Emas

Harga Emas Pegadaian Tembus Rp 2 Juta, Warga Berbondong-bondong Beli Emas

Foto | Kamis, 17 April 2025 | 19:19 WIB

Perang Dagang Memanas Buat Harga Emas Akan Terus Naik, Pengamat Ramal Nilainya Akan Segini

Perang Dagang Memanas Buat Harga Emas Akan Terus Naik, Pengamat Ramal Nilainya Akan Segini

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 16:10 WIB

Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia

Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 14:37 WIB

BUMN Ini Garap Proyek Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat

BUMN Ini Garap Proyek Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 12:32 WIB

Harga Emas Antam Terbaru, Melonjak Lagi Jadi Rp1,975 Juta per Gram

Harga Emas Antam Terbaru, Melonjak Lagi Jadi Rp1,975 Juta per Gram

News | Kamis, 17 April 2025 | 11:09 WIB

Meroket, Harga Emas di Pegadaian Tembus Rp2 Juta per Gram

Meroket, Harga Emas di Pegadaian Tembus Rp2 Juta per Gram

News | Kamis, 17 April 2025 | 09:06 WIB

Terus Pecah Rekor! Harga Emas Antam 1 Gram Kini Dibanderol Rp1.975.000

Terus Pecah Rekor! Harga Emas Antam 1 Gram Kini Dibanderol Rp1.975.000

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 08:45 WIB

Terkini

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:39 WIB

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:09 WIB

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:53 WIB

BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?

BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:51 WIB

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

×