Bongkar Muat 'Overdosis' Bikin Macet Horor, Pramono Geram: Pelindo Tidak Profesional!

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 20 April 2025 | 08:49 WIB
Bongkar Muat 'Overdosis' Bikin Macet Horor, Pramono Geram: Pelindo Tidak Profesional!
Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/3/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa]

Suara.com - Wajah muram Gubernur Pramono Anung tak bisa disembunyikan. Kemacetan parah yang melanda kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, membuatnya geram sekaligus resah.

Aktivitas bongkar muat yang "overdosis" di New Priok Container Terminal One (NPCT 1) menjadi biang keladi lumpuhnya akses jalan, mengganggu mobilitas warga dan memicu kemarahan publik.

"Peristiwa yang terjadi di Tanjung Priok ini sungguh membuat saya resah. Untuk itu secara khusus saya ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya," ujar Pramono dengan nada menyesal di Balai Kota Jakarta, Sabtu (19/4/2025). Permintaan maaf ini mencerminkan betapa seriusnya dampak kemacetan yang terjadi, hingga membuat orang nomor satu di Jakarta itu merasa perlu turun tangan langsung.

Informasi yang diterima Pramono sungguh mencengangkan. Aktivitas bongkar muat di NPCT 1 mencapai sekitar 7.000 truk kontainer per hari, jauh melampaui kapasitas normal yang hanya 2.500 truk kontainer per hari. Angka fantastis ini mengindikasikan adanya "ketidakprofesionalan" dalam pengelolaan terminal, yang berujung pada kekacauan lalu lintas yang tak terhindarkan.

"Ini menunjukkan bahwa ketidakprofesionalan pengelola yang ada di Tanjung Priok. Untuk itu saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk memberikan teguran sekeras-kerasnya," tegas Pramono dengan nada geram. "Kemacetan ini enggak boleh terjadi kembali. Dan Pelindo secara terbuka sudah meminta maaf baik kepada pemerintah Jakarta yang terkena akses dari hal tersebut maupun kepada masyarakat."

Pelindo "Kecolongan" Kapal Telat, Libur Panjang Jadi Pemicu Kekacauan

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Regional 2 PT Pelindo, Drajat Sulistyo, berusaha menjelaskan akar masalah kemacetan yang terjadi sejak Rabu (16/4/2025) malam hingga Jumat (18/4/2025) pagi. Menurutnya, keterlambatan kedatangan tiga kapal asing menjadi pemicu utama lonjakan aktivitas bongkar muat di NPCT 1.

"NPCT 1 ini kedatangan kapal yang seharusnya sudah datang satu minggu lalu. Tiga kapal ini, yang dua seharusnya datang minggu lalu, satunya lagi harusnya datang 24 jam sebelumnya," jelas Drajat di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Jumat (18/4/2025).

Drajat menjelaskan bahwa keterlambatan kapal di pelabuhan sebelumnya berdampak domino pada kedatangan kapal di Tanjung Priok. "Ini seperti pesawat delay, satu bandara akan menyebabkan delay di bandara lain. Ini sama, pelabuhan sebelumnya delay, ya selanjutnya akan delay," ujarnya.

baca juga

Namun, Pelindo tampaknya "kecolongan" dalam mengantisipasi dampak keterlambatan kapal terhadap volume bongkar muat. Ditambah lagi, perusahaan berusaha mengejar waktu sebelum libur panjang yang dimulai pada Jumat (18/4/2025) hingga Minggu (20/4/2025), sehingga terjadi lonjakan order bongkar muat hingga mencapai 4.200 kontainer.

"Itu secara bersama-sama sehingga terminal kami akhirnya dapat order kurang lebih 4.200 kontainer yang harus dirilis. Yang tadinya seharusnya 2.500, kemampuannya dirilis 4.200," ungkap Drajat.

Kemarahan Gubernur, Janji Teguran Keras, dan Harapan Perubahan

Kemarahan Gubernur Pramono Anung terhadap Pelindo menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentolerir kelalaian yang berujung pada penderitaan masyarakat. Janji teguran keras kepada Pelindo menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menuntut pertanggungjawaban dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kemacetan Tanjung Priok ini bukan sekadar masalah lalu lintas biasa. Ini adalah potret buruk dari pengelolaan pelabuhan yang tidak profesional, yang berdampak langsung pada perekonomian dan kehidupan masyarakat. Diharapkan, permintaan maaf Pelindo dan janji perbaikan dari pemerintah dapat menjadi titik awal perubahan yang signifikan, sehingga Tanjung Priok tidak lagi menjadi "neraka kemacetan" yang meresahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Gebrakan Lagi, Pramono Ingin Pindahkan Patung MH Thamrin ke Jalan Thamrin: Ini Simbol Jakarta

Buat Gebrakan Lagi, Pramono Ingin Pindahkan Patung MH Thamrin ke Jalan Thamrin: Ini Simbol Jakarta

News | Sabtu, 19 April 2025 | 18:39 WIB

BNI Berdayakan Perempuan Disabilitas melalui Rumah BUMN Bekasi

BNI Berdayakan Perempuan Disabilitas melalui Rumah BUMN Bekasi

News | Sabtu, 19 April 2025 | 14:57 WIB

Silaturahride with Mas Pram, Ratusan Pesepeda Bersepeda 39 Km Bersama Gubernur

Silaturahride with Mas Pram, Ratusan Pesepeda Bersepeda 39 Km Bersama Gubernur

Foto | Sabtu, 19 April 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Promo Eksklusif BRI dan The Langham: Diskon Jutaan Rupiah untuk Healing Keluarga

Promo Eksklusif BRI dan The Langham: Diskon Jutaan Rupiah untuk Healing Keluarga

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:11 WIB

Pakai BRImo, Nikmati Diskon 50 Persen di Restoran The Langham Jakarta

Pakai BRImo, Nikmati Diskon 50 Persen di Restoran The Langham Jakarta

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:07 WIB

Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending

Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 20:06 WIB

Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak

Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 19:58 WIB

Promo Cashback Rp25.000 BRI Berlaku Setiap Hari Selama September-Oktober 2026

Promo Cashback Rp25.000 BRI Berlaku Setiap Hari Selama September-Oktober 2026

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:51 WIB

Hujan Gol dan Drama Adu Penalti Warnai Final MLSC 2026 Seri Jakarta

Hujan Gol dan Drama Adu Penalti Warnai Final MLSC 2026 Seri Jakarta

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 19:51 WIB

Tiket Konser dan Festival Terbesar 2026 Bisa Dibeli Semudah Ini dengan BRI

Tiket Konser dan Festival Terbesar 2026 Bisa Dibeli Semudah Ini dengan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:48 WIB

Cuaca Terik? Ini 4 Opsi Jaket Anti UV 300 Ribuan dari Uniqlo untuk Motoran, Biar Kulit Nggak Gosong

Cuaca Terik? Ini 4 Opsi Jaket Anti UV 300 Ribuan dari Uniqlo untuk Motoran, Biar Kulit Nggak Gosong

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 19:47 WIB

Belanja Minimal Rp100.000 di Prima Mart Dapat Potongan Harga dari BRI

Belanja Minimal Rp100.000 di Prima Mart Dapat Potongan Harga dari BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:34 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 19:32 WIB

×