Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Harga Emas Tembus Rp 2 Juta Per Gram, Bos Pegadaian Buka-bukaan Dampaknya ke Bisnis

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 20 April 2025 | 17:12 WIB
Harga Emas Tembus Rp 2 Juta Per Gram, Bos Pegadaian Buka-bukaan Dampaknya ke Bisnis
Warga menunjukan emas di Galeri 24, Jakarta, Kamis (17/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kenaikan harga emas yang menembus rekor psikologis Rp 2 juta per gram ternyata membawa berkah tersendiri bagi PT Pegadaian. Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan lonjakan transaksi Tabungan Emas yang diprediksi meroket hingga 10 kali lipat pada akhir April 2025 dibandingkan rata-rata transaksi harian pada bulan-bulan sebelumnya.

"Selama April 2025 ini, transaksi Tabungan Emas Pegadaian mengalami peningkatan hingga 4 kali lipat. Rata-rata transaksi Rp380 miliar kini menjadi Rp1,5 triliun. Kami juga optimis hingga akhir April transaksi ini akan meningkat hingga menjadi 10 kali lipat," kata Damar mengutip Antara, Minggu (20/4/2025). 

Tak hanya produk investasi emas digital yang mengalami peningkatan signifikan, Damar juga menuturkan bahwa penjualan emas secara fisik di gerai-gerai Galeri 24, anak usaha Pegadaian yang bergerak di bidang produksi dan perdagangan emas, juga ikut terdongkrak. Fenomena ini, lanjutnya, tidak hanya terjadi di wilayah Jakarta, melainkan merata di seluruh gerai Galeri 24 di Indonesia.

Lebih lanjut, Damar membeberkan data fantastis terkait penjualan emas fisik. Dalam kurun waktu singkat, yakni 8 hingga 13 April 2025, Galeri 24 berhasil menjual lebih dari 250 kg emas batangan dan lebih dari 6 kg emas perhiasan. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di mata masyarakat.

Damar menjelaskan bahwa lonjakan permintaan emas ini tak lepas dari kondisi ekonomi global yang tidak menentu, dipicu oleh gejolak geopolitik yang kian memanas serta fluktuasi harga komoditas yang sulit diprediksi. Situasi ini secara langsung mengubah pola perilaku masyarakat Indonesia dalam berinvestasi, di mana emas kembali menjadi pilihan utama sebagai aset "safe haven".

"Emas sering kali disebut investasi safe haven karena menjadi instrumen investasi yang relatif stabil meski kondisi pasar sedang bergejolak. Selain likuiditas yang tinggi, emas juga tahan terhadap inflasi untuk menjaga nilai aset," papar Damar, menggarisbawahi keunggulan emas di tengah ketidakpastian.

Lebih lanjut, Damar meyakinkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi paling aman saat ini semakin kuat, terutama dengan prediksi harga emas yang diperkirakan akan terus mengalami kenaikan.

Menyikapi animo masyarakat yang tinggi terhadap investasi emas digital, Damar menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk bertransaksi emas secara digital di Pegadaian. Ia menjamin bahwa stok emas Pegadaian terjaga dengan baik sesuai dengan jumlah yang dibeli oleh nasabah.

"Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan," pungkas Damar Latri Setiawan, memberikan jaminan keamanan dan kepastian bagi para investor emas digital di platform Pegadaian.

Dengan harga emas yang terus merangkak naik dan ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi, emas tampaknya akan terus menjadi primadona investasi, dan Pegadaian sebagai salah satu pemain utama di pasar emas tanah air, siap untuk memanfaatkan momentum ini dengan layanan Tabungan Emas dan penjualan fisik yang semakin diminati masyarakat.

Diketahui, harga emas Antam mencatatkan rekor baru dengan menembus angka Rp2.034.000 per gram pada Minggu (20/4/2025), menurut data dari laman resmi Pegadaian. Kestabilan harga ini terjadi setelah emas Antam sempat mengalami penurunan Rp11.000 per gram sehari sebelumnya. Sementara itu, emas Galeri24 bertahan di Rp1.964.000 per gram, dan emas UBS stabil pada Rp1.993.000 per gram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Wait and See, Reksa Dana Pasar Uang Bisa Menjanjikan?

Investor Wait and See, Reksa Dana Pasar Uang Bisa Menjanjikan?

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 16:56 WIB

Quotex Platform Trading Yang Cocok Bagi Pemula atau Profesional

Quotex Platform Trading Yang Cocok Bagi Pemula atau Profesional

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 12:25 WIB

Tabungan Emas Melonjak 10 Kali Lipat, Transaksi Capai Triliunan di April 2025

Tabungan Emas Melonjak 10 Kali Lipat, Transaksi Capai Triliunan di April 2025

News | Minggu, 20 April 2025 | 10:07 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB