Investor Wait and See, Reksa Dana Pasar Uang Bisa Menjanjikan?

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 20 April 2025 | 16:56 WIB
Investor Wait and See, Reksa Dana Pasar Uang Bisa Menjanjikan?
Ilustrasi. Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah pasar modal yang masih diliputi ketidakpastian, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan angin segar bagi investor yang memilih strategi wait and see. Perusahaan sekuritas terkemuka ini menyarankan agar investor yang memiliki dana menganggur untuk sementara waktu memarkirkannya pada instrumen reksa dana pasar uang, terutama yang menawarkan fasilitas pencairan dana lebih awal atau sameday redemption.

Saran ini disampaikan oleh M. Arief Maulana, Head of Wealth Management Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dalam acara Media Day bertajuk "April by Mirae Asset" yang digelar pada Kamis (17/4/2025). Arief menjelaskan bahwa langkah ini menjadi solusi cerdas bagi investor yang tengah menanti momentum pasar modal yang lebih stabil sebelum kembali melakukan investasi pada aset berisiko seperti saham.

"Saat pelaku pasar cenderung wait and see, dana menganggur bisa dimanfaatkan dengan berinvestasi ke instrumen jangka pendek seperti reksa dana pasar uang. Terlebih lagi, produk dengan likuiditas tinggi karena punya fasilitas sameday redemption," ujar Arief pekan ini.

Lebih lanjut, Arief menekankan bahwa produk reksa dana pasar uang dengan fasilitas sameday redemption memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi investor. Mereka dapat dengan cepat mencairkan dana investasinya ketika momentum untuk melakukan pembelian saham dirasa sudah tepat, tanpa perlu khawatir akan risiko gagal settlement saham yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama.

Reksa dana pasar uang sendiri dikenal sebagai instrumen investasi yang menempatkan dana pada aset-aset utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun serta efek pasar uang lainnya seperti deposito dan tabungan. Karakteristik ini memungkinkan reksa dana pasar uang untuk dicairkan relatif lebih cepat dibandingkan jenis reksa dana lainnya, dengan ketentuan pencairan dana (redemption) maksimal 7 hari, dan umumnya bahkan H+1.

Dalam kesempatan tersebut, Arief memperkenalkan salah satu produk reksa dana pasar uang dengan fasilitas sameday redemption yang dapat diakses oleh investor, yaitu Capital Optimal Cash. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Capital Asset Management, dan menjadi inovasi terbaru Mirae Asset dalam menghadirkan solusi investasi yang relevan dengan dinamika pasar saat ini.

Kehadiran Capital Optimal Cash juga semakin memperkuat layanan digital platform reksa dana unggulan Mirae Asset, NAVI. Platform NAVI terus dikembangkan dengan fokus pada kemudahan penggunaan (user-friendly), menjalin kemitraan dengan berbagai manajer investasi terpercaya, serta menyediakan informasi pasar yang praktis dan mudah dipahami bagi investor ritel.

Pada kesempatan yang sama, Head of Investment Capital Asset Management, Wisnu Karto, menyoroti keunggulan lain dari Capital Optimal Cash selain likuiditasnya yang tinggi. Keunggulan tersebut meliputi kemudahan akses investasi melalui platform NAVI, pengelolaan dana oleh para profesional yang berpengalaman, serta potensi imbal hasil yang optimal.

"Selama setahun terakhir, imbal hasil atau return Capital Optimal Cash mencapai 4,36%, di atas deposito perbankan acuan 3,25%," ungkap Wisnu, menunjukkan daya tarik produk ini dalam menghasilkan keuntungan yang kompetitif di tengah kondisi pasar yang menantang.

baca juga

Kondisi pasar modal Indonesia sendiri memang tengah mengalami tekanan yang signifikan. Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, memaparkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.510 pada 27 Maret 2025, sebelum libur panjang Lebaran, terkoreksi sekitar 8% dibandingkan akhir tahun 2024.

Tekanan ini diperparah dengan arus dana asing keluar (foreign outflow) yang mencapai Rp30,3 triliun (US$1,8 miliar) dari pasar saham sepanjang kuartal pertama 2025. Tren outflow ini berlanjut di bulan April, dengan peningkatan signifikan menjadi Rp15,5 triliun (US$927 juta) baik di pasar saham maupun pasar obligasi.

"Kondisi tersebut mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap tantangan ekonomi global dan domestik," jelas Rully. Instrumen Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI) juga tak luput dari tekanan jual investor asing, dengan arus keluar mencapai Rp10,5 triliun hanya dalam tiga hari perdagangan pada periode 8–10 April 2025.

Rully juga menyoroti prospek pertumbuhan negara berkembang Asia yang diperkirakan stagnan hingga tahun 2026, terutama dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi di Tiongkok dan AS yang diperburuk oleh meningkatnya tensi perang dagang. Di dalam negeri, keraguan investor terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% juga turut membebani sentimen pasar.

Dengan kondisi pasar yang penuh tantangan ini, saran dari Mirae Asset untuk memanfaatkan reksa dana pasar uang dengan fasilitas sameday redemption menjadi alternatif investasi yang menarik bagi investor yang ingin tetap produktif dengan dana mereka sambil menunggu kepastian arah pasar. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Mirae Asset dalam menyediakan solusi investasi yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan investor di berbagai kondisi pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Quotex Platform Trading Yang Cocok Bagi Pemula atau Profesional

Quotex Platform Trading Yang Cocok Bagi Pemula atau Profesional

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 12:25 WIB

Sebut Warga Rempang Setuju Investor Masuk, Menteri Transmigrasi: Asal Mereka Tak Digusur

Sebut Warga Rempang Setuju Investor Masuk, Menteri Transmigrasi: Asal Mereka Tak Digusur

News | Minggu, 20 April 2025 | 11:43 WIB

Tabungan Emas Melonjak 10 Kali Lipat, Transaksi Capai Triliunan di April 2025

Tabungan Emas Melonjak 10 Kali Lipat, Transaksi Capai Triliunan di April 2025

News | Minggu, 20 April 2025 | 10:07 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×