Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Padma Hotel Bandung Milik Djarum Tutup, Ini Alasannya

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 21 April 2025 | 11:53 WIB
Padma Hotel Bandung Milik Djarum Tutup, Ini Alasannya
Padma Hotel Bandung. (Dok. Sun Energy)

Suara.com - Manajemen Padma Hotel Bandung secara resmi mengumumkan bahwa hotel ikonik tersebut akan memasuki masa penutupan sementara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana transformasi besar yang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas dan layanan demi menyambut para tamu dengan pengalaman yang lebih istimewa di masa depan.

Dalam pengumuman resminya, perwakilan manajemen Padma Hotel Bandung menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tamu setia atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini.

"Ini bukan sekadar penataan ulang, ini adalah sebuah pembaharuan total," ujar Nandang Suryana, Corporate Director of Operations di Padma Hotels dikutip Antara, Senin (21/4/2025).

"Padma Hotel Bandung sejak lama telah menjadi lebih dari sekadar destinasi. Ini adalah tempat terciptanya kehangatan, dari jalan pagi dalam kabut, reuni keluarga di tepi kolam, hingga momen-momen sederhana yang membekas di hati tamu. Tujuan kami adalah menjaga jiwa hotel ini sembari mengembangkan setiap sentuhan untuk menjawab kebutuhan tamu di masa yang akan datang." tambah Nandang.

Menurut dia, transformasi yang akan dilakukan perusahaan akan mencakup perubahan kamar dan suite secara menyeluruh, kehadiran pengalaman kuliner baru, fasilitas kebugaran dan rekreasi yang ditingkatkan, serta penyempurnaan arsitektur yang memadukan desain kontemporer dan komitmen Padma Hotels terhadap pelestarian alam.

"Evolusi ini merupakan bagian dari komitmen kami yang lebih luas di Padma Hotels untuk menghadirkan kemewahan berdasarkan pada keindahan tempat dan budaya hotel kami ini, di Jawa Barat," lanjut Nandang. "Padma Hotel Bandung akan kembali tidak hanya dengan tampilan baru, tetapi juga dengan tujuan yang diperbaharui."

Saat ditanya mengenai tanggapan para tamu, Padma Hotels mengakui adanya kedekatan emosional yang dimiliki banyak orang terhadap properti ini. "Kami sangat memahami betapa berharganya hotel ini bagi para tamu. Justru karena itulah, transformasi ini menjadi sangat penting. Kami bukan mundur, kami melangkah lebih maju." katanya.

Selama masa penutupan, para tamu tetap dapat menikmati pengalaman khas Padma di berbagai destinasi lain di Indonesia. Mulai dari suasana pantai yang menyegarkan di Padma Resort Legian, ketenangan spiritual di Padma Resort Ubud, keanggunan urban di Padma Hotel Semarang, hingga oase industri yang nyaman di Resinda Hotel Karawang, semuanya menyuguhkan keramahan layanan yang menjadi ciri khas Padma.

Mereka juga menyatakan antusiasme mereka terhadap babak baru ini, yang diharapkan akan membawa Padma Hotel Bandung ke tingkat yang lebih tinggi dalam industri perhotelan.

Rincian lebih lanjut mengenai jangka waktu penutupan dan detail transformasi yang akan dilakukan belum diumumkan secara spesifik. Namun, manajemen memastikan akan memberikan informasi terbaru secara berkala melalui saluran komunikasi resmi hotel.

Padma Hotels adalah jaringan hotel dan resor di Indonesia yang dimiliki oleh Djarum. Mereka memiliki lima properti yang tersebar di berbagai lokasi, seperti Legian, Ubud, Bandung, Semarang, dan Karawang. Padma Hotels dikenal dengan akomodasi mewah, pelayanan ramah, dan fasilitas eksklusif yang memberikan pengalaman tak terlupakan bagi tamu. 

Saat ini, Padma Hotels mengoperasikan lima properti unggulan yang tersebar di destinasi populer, yaitu Legian (Bali), Ubud (Bali), Bandung, Semarang, dan Karawang. Setiap properti memiliki karakter unik yang mencerminkan keindahan dan budaya lokal, sambil tetap mempertahankan standar kualitas dan pelayanan khas Padma Hotels.

Kepemilikan Padma Hotels berada di bawah PT Puri Zuqni, sebuah anak perusahaan dari grup Djarum. PT Puri Zuqni tidak hanya bertindak sebagai pemilik, tetapi juga bertanggung jawab atas pengembangan properti-properti Padma Hotels. Sementara itu, operasional dan manajemen seluruh properti dipercayakan kepada PT Puri Padma Management.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi Makan Siang Sekolah: Saat Dapur Hotel Kasih Jawab Masalah Gizi Anak

Revolusi Makan Siang Sekolah: Saat Dapur Hotel Kasih Jawab Masalah Gizi Anak

Lifestyle | Kamis, 17 April 2025 | 12:43 WIB

Traveloka-Archipelago Jalin Kemitraan, Dongkrak Potensi Wisata Nasional

Traveloka-Archipelago Jalin Kemitraan, Dongkrak Potensi Wisata Nasional

Bisnis | Senin, 14 April 2025 | 13:17 WIB

Mulut Berbusa usai Check In Bareng Cewek di Hotel, MS Tewas Gegara Overdosis Obat Kuat?

Mulut Berbusa usai Check In Bareng Cewek di Hotel, MS Tewas Gegara Overdosis Obat Kuat?

News | Rabu, 09 April 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB