Pelaku Usaha Industri Maritim Dunia Bakal Ngumpul di Indonesia, Mau Apa?

Achmad Fauzi

Jum'at, 25 April 2025 | 15:48 WIB
Pelaku Usaha Industri Maritim Dunia Bakal Ngumpul di Indonesia, Mau Apa?
Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan, Johnson W Sutjipto/ist

Suara.com - Para pelaku usaha industri maritim dunia bakal memadati Indonesia untuk mencari peluang bisnis. Peluang bisnis itu bakal diperoleh dari ajang pameran dan konferensi maritim terbesar di Tanah Air, Sea Indonesia, kembali digelar.

Bertajuk "SEA INDONESIA 2025: Maritime One Stop Shop (MOSS), The Most Exclusive Maritime Exhibition & Conference", perhelatan akbar ini akan berlangsung pada 14–16 Mei 2025 di Hall B1-B2, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

Bukan sekadar ajang pameran, Sea Indonesia 2025 menjadi tempat berkumpulnya para pelaku industri maritim dari berbagai penjuru dunia. Lebih dari 150 exhibitor dari dalam dan luar negeri telah memastikan keikutsertaan mereka untuk memamerkan produk, teknologi, dan layanan unggulan kepada para pengunjung.

Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan, Johnson W Sutjipto selaku penyelenggara acara mengatakan, event ini menjadi peluang emas bagi pelaku usaha kemaritiman Indonesia untuk menjalin kolaborasi global dan membuka akses kerja sama bisnis serta investasi.

"Event ini menyediakan segala yang diperlukan untuk mendukung terwujudnya kerja sama bisnis dan investasi," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/4/2025).

Johnson juga menekankan bahwa ajang ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang membutuhkan konektivitas maritim yang kuat untuk menopang target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen dalam lima tahun ke depan.

Dalam ekosistem maritim global, nama-nama yang hadir merupakan representasi dari rantai bisnis, mulai dari perusahaan pelayaran, galangan kapal, firma hukum, lembaga keuangan, pengelola pelabuhan, hingga institusi pendidikan maritim. Negara-negara seperti China, Jepang, Singapura, Belanda, Denmark, Jerman, Norwegia, dan Amerika Serikat juga ambil bagian, membawa serta teknologi dan inovasi terbaru di bidang kemaritiman.

Adapun, dua paviliun negara akan menjadi magnet perhatian, yakni Japan Pavilion yang diprakarsai oleh Japan Ship Machinery and Equipment Association (JSMEA), serta China Pavilion yang menghadirkan berbagai perusahaan unggulan di bidang desain dan pembangunan kapal, teknologi navigasi, dan sistem otomatisasi.

JSMEA sendiri akan menyuguhkan berbagai topik menarik lewat sesi seminar dari anggotanya, yang kini berjumlah lebih dari 244 anggota korporat dan 75 organisasi pendukung.

baca juga

Pameran ini tak hanya diisi oleh korporasi besar, tetapi juga didukung oleh empat asosiasi nasional, IPERINDO, PIKKI, APBMI, dan ISAA. Institusi pendidikan pun ambil bagian, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan PPSDM Perhubungan Laut.

Tak kalah penting adalah Sea Indonesia Conference, yang akan digelar secara paralel selama tiga hari. Forum ini akan menghadirkan para pemangku kepentingan dan praktisi dari dalam maupun luar negeri. Narasumber yang dikonfirmasi antara lain berasal dari Bank Mandiri, MAN Energy Solutions, Rina South Asia Pacific, Sinarmas LDA Maritime, SHELL, Class NK Indonesia, hingga Universitas Indonesia.

Pelaksanaan Sea Indonesia 2025 juga bertepatan dengan 20 tahun implementasi asas cabotage di Indonesia, sejalan dengan Instruksi Presiden No. 5 tahun 2005 yang menekankan pemberdayaan industri pelayaran nasional.

"Event ini adalah wujud dukungan masyarakat maritim Indonesia terhadap program pemberdayaan industri maritim Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia," kata Johnson.

Sementara itu, Siana A Surya, Komisaris PT Kshatriya Piningit Kamulyan, menambahkan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan Sea Indonesia adalah untuk memfasilitasi interaksi dan jejaring antara pelaku industri nasional dan global.

"Event ini juga menjadi ajang untuk menjalin koneksi dan jaringan bisnis baru, membuka pintu kemungkinan-kemungkinan kerja sama baru dan beragam peluang usaha di bidang bisnis dan investasi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerminan Kartini Masa Kini, Ini Mantri Perempuan BRI yang Pantang Menyerah dalam Berdayakan UMKM

Cerminan Kartini Masa Kini, Ini Mantri Perempuan BRI yang Pantang Menyerah dalam Berdayakan UMKM

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 12:48 WIB

66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya

66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 08:13 WIB

Pelaku Usaha Diminta Saling Kolaborasi Agar Bisnis Bisa Bertahan dari Tantangan Ekonomi Global

Pelaku Usaha Diminta Saling Kolaborasi Agar Bisnis Bisa Bertahan dari Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 05 Maret 2025 | 15:34 WIB

Terkini

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:03 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Tegaskan Sikap Kritisnya Tak Berubah

Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Tegaskan Sikap Kritisnya Tak Berubah

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Cek Risiko Jantung dan Diabetes

Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Cek Risiko Jantung dan Diabetes

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Sport | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:45 WIB

×