Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Rosan Sebut Apple Mau Investasi Besar-besaran di Indonesia

Achmad Fauzi

Selasa, 29 April 2025 | 15:30 WIB
Rosan Sebut Apple Mau Investasi Besar-besaran di Indonesia
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani/(Dokumentasi Kementerian Investasi/BKPM).

Suara.com - Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple, berencana menambah nilai investasinya di Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani.

Rosan menyebutkan bahwa komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dan pihak Apple menunjukkan sinyal positif terkait peningkatan nilai investasi di Tanah Air. Komitmen ini sejalan dengan rencana pembangunan fasilitas produksi AirTag oleh vendor Apple di Batam, Kepulauan Riau.

"Kita melihat justru investasi Apple ini berdasarkan komunikasi dengan mereka ini akan meningkat. Akan meningkat," ujar Rosan dalam konferensi pers seperti dikutip Antara, Selasa (29/4/2025).

Pabrik yang sedang dibangun di Batam tersebut disebut-sebut akan menyuplai hingga 65 persen kebutuhan AirTag secara global. Nilai investasinya mencapai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun, dan proyek ini diproyeksikan menyerap hingga 2.000 tenaga kerja lokal. Proses pembangunan pabrik ditargetkan rampung pada awal tahun 2026.

Pemerintah juga telah menjalin komunikasi lebih lanjut dengan tiga vendor Apple lainnya untuk mendorong investasi tambahan di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jaringan industri pendukung dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem rantai pasok global.

Menariknya, Rosan juga menyinggung peran penting perusahaan asal China, Huayou, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemasok komponen utama bagi Apple. Pemerintah Indonesia tengah mendorong agar Huayou memperluas dan memfokuskan produksi komponennya di Indonesia.

Langkah ini dipandang strategis karena dapat memfasilitasi pasokan komponen ke Apple secara langsung dari Indonesia dengan insentif pembebasan tarif. “Jadi nanti dari Indonesia juga bisa suplai Apple untuk komponen-komponen dan itu dibebaskan dari tarif,” ujar Rosan.

Lebih jauh, Rosan menekankan bahwa investasi vendor Apple di Indonesia bukan hanya sekadar penanaman modal, tetapi membawa dampak ekonomi yang luas. Selain menciptakan ribuan lapangan kerja, proyek ini juga berorientasi ekspor, mengingat sebagian besar hasil produksinya ditujukan untuk pasar global.

baca juga
Ilustrasi logo Apple. [Shutterstock]
Ilustrasi logo Apple. [Shutterstock]

Pemerintah menilai bahwa kehadiran Apple dan vendor-vendornya di Indonesia akan membuka peluang besar bagi masuknya investasi lain, baik dari Amerika Serikat maupun negara-negara lain. Indonesia pun berpeluang besar untuk menjadi bagian integral dari global value chain atau rantai pasok global di sektor teknologi.

Dalam satu produk handphone Apple terdapat ratusan vendor Apple dan saat ini terdapat puluhan vendor Apple yang sudah berinvestasi di sejumlah negara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam

Masuknya investasi vendor Apple ke Indonesia dapat menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk menjadi bagian dari rantai pasok global (global value chain).

Selain itu masuk investasi vendor Apple ke Indonesia juga dapat menjadi peluang untuk menarik para investor Amerika Serikat lainnya baik vendor Apple lainnya maupun perusahaan di luar itu.

Bangun Pabrik

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengklaim kalau skema investasi Apple di Indonesia sebesar 1 miliar Dolar AS (Rp 15,9 triliun) bakal berupa pembangunan pabrik.

“Terkait iPhone, Insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi,” kata Agus, dikutip dari Antaranews, Kamis (5/12/2024).

Agus juga menjelaskan kalau pihak Kemenperin sudah berkoordinasi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani terkait skema investasi Apple di Indonesia.

Hanya saja soal bentuk skema, teknik, dan kawasan industri terkait investasi Apple masih perlu dibahas lebih lanjut sebelum akhirnya mencapai kesepakatan.

“Nanti kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple bisa berjalan baik dan lancar seperti yang disepakati, sehingga Apple bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik,” papar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Kelola Kawasan GBK, Menteri Rosan: Itu Aset Besar

Danantara Kelola Kawasan GBK, Menteri Rosan: Itu Aset Besar

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 14:24 WIB

Jadi Lembaga Paling Bernilai di RI, Danantara Bakal Kelola Aset Senilai Rp16.000 Triliun

Jadi Lembaga Paling Bernilai di RI, Danantara Bakal Kelola Aset Senilai Rp16.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 09:10 WIB

Rosan Sebut 844 BUMN Kini Telah Sah Dimiliki oleh Danantara

Rosan Sebut 844 BUMN Kini Telah Sah Dimiliki oleh Danantara

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 16:29 WIB

Terkini

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB