Chandra Asri Group Siapkan Capex 350 Juta Dolar AS untuk Jalankan Investasi CAA

Iwan Supriyatna

Minggu, 04 Mei 2025 | 05:47 WIB
Chandra Asri Group Siapkan Capex 350 Juta Dolar AS untuk Jalankan Investasi CAA
Ilustrasi Dolar AS [shutterstock]

Suara.com - Komitmen Chandra Asri Group dalam memperkuat industri nasional kembali dibuktikan melalui rencana investasi di tahun 2025.

Perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai USD 350-400 juta atau setara Rp5,5-6,3 triliun untuk pembangunan Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (Pabrik CA-EDC) yang dikelola oleh anak usahanya, PT Chandra Asri Alkali (CAA).

Proyek berskala dunia ini memiliki total nilai investasi yang mencapai Rp15 triliun dan ditargetkan rampung pada 2027.

Komitmen investasi ini turut diperkuat oleh kinerja solid Chandra Asri Group di awal tahun. Pada kuartal I-2025, Chandra Asri Group membukukan pendapatan bersih sebesar USD 622,1 juta, tumbuh 31,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 471,9 juta.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan penjualan dari segmen kimia yang naik 32,5%, serta kinerja stabil dari segmen infrastruktur yang berhasil mengatasi tantangan pasokan dan permintaan tahun sebelumnya.

Investasi ini menjadi salah satu langkah strategis Chandra Asri Group untuk memperkuat struktur industri kimia nasional, sekaligus mempercepat pengurangan ketergantungan terhadap bahan baku impor.

Pabrik CA-EDC akan memiliki kapasitas produksi sebesar 400.000 ton soda kaustik padat per tahun (atau setara 827.000 ton dalam bentuk cair), dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC) per tahun.

Keberadaan pabrik ini diharapkan mampu menekan nilai impor soda kaustik hingga Rp4,9 triliun per tahun. Sementara seluruh produksi EDC akan diekspor, memberikan potensi tambahan devisa negara hingga Rp5 triliun per tahun. Hal ini tidak hanya memperkuat neraca perdagangan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap perekonomian nasional.

“Pabrik CA-EDC akan memperkuat rantai pasok industri hilir di Indonesia. Produk-produk kimia dasar yang dihasilkan memiliki forward linkage yang luas, mendukung berbagai sektor industri seperti tekstil, pulp & paper, dan water treatment. Dengan multiplier effect yang dimiliki, proyek ini juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian industri nasional.” Ujar Suryandi, HR & Corporate Affairs Director Chandra Asri Group, ditulis Minggu (4/5/2025).

baca juga

Melalui pembangunan Pabrik CA-EDC, Chandra Asri Group tidak hanya menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan industri kimia berkelanjutan di dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisinya di kawasan Asia Tenggara.

Langkah ini sejalan dengan strategi organik jangka panjang Perusahaan dalam mendukung industri Indonesia yang berdaya saing global. Pabrik ini juga membuka peluang pekerjaan bagi 3.000 tenaga kerja dalam masa konstruksi dan 250 pekerja saat beroperasi nantinya.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) adalah perusahaan petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1992, Chandra Asri memainkan peran krusial dalam menopang berbagai industri hilir di tanah air, mulai dari otomotif, konstruksi, kemasan makanan, hingga produk-produk konsumen sehari-hari.

Sebagai produsen petrokimia terkemuka, Chandra Asri menghasilkan beragam produk seperti olefin (etilena, propilena), polietilena, polipropilena, styrene monomer, butadiena, dan MTBE. Produk-produk ini menjadi bahan baku penting bagi industri manufaktur dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Chandra Asri terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Perusahaan ini juga berkomitmen pada praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Melalui inisiatif-inisiatif keberlanjutan, Chandra Asri berupaya mengurangi jejak karbon dan menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan komitmen yang kuat terhadap inovasi, kualitas, dan keberlanjutan, Chandra Asri terus memperkuat posisinya sebagai pilar utama dalam industri petrokimia Indonesia, berkontribusi pada kemajuan dan kemandirian ekonomi bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Rusia-Ukraina Memanas Lagi, Rupiah Kena Imbas Melaju Lemah Hari Ini

Perang Rusia-Ukraina Memanas Lagi, Rupiah Kena Imbas Melaju Lemah Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 17:12 WIB

Sri Mulyani Sebut Rupiah Tahan Banting

Sri Mulyani Sebut Rupiah Tahan Banting

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 15:06 WIB

Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia

Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 14:37 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×