Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 04 Mei 2025 | 09:17 WIB
Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut
Segini kekayaan Pangeran Harry yang gelar kerajaannya bakal dicabut

Suara.com - Nama Pangeran Harry menjadi banyak diperbincangkan usai kalah dalam permohonan untuk mengembalikan keamanan Kerajaan Inggris yang didanai negara. Dalam persidangan ini, anak kedua dari Raja Charles dan Putri Diana ini dikabarkan akan dicabut gelar pangerannya.

Untuk itu, beberapa penasaran mengenai informasi dari Pangeran Harry serta kekayaannya sebagai garis keturunan kelima kerajaan Inggris. Adapun, kerajaan Inggris memiliki portofolio mewah berupa kastil, properti, perhiasan, aset, dan investasi. Kerajaan juga menerima dana tambahan dari Sovereign Grant, tunjangan bernilai jutaan pound yang didanai oleh pembayar pajak Inggris.

Ketika mereka berhenti menjadi anggota senior Kerajaan, Harry dan Meghan bahkan dilucuti dari pengawal pribadi mereka. Serta tunjangan yang didapatkan selamanya. Menurut sebagian besar sumber, kekayaan bersih Harry mencapai 60 juta dollar AS atau sekitar Rp1 triliun pada tahun 2025.

Ia mewarisi 10 juta dollar AS dari Putri Diana saat ia berusia 25 tahun dan 8,5 juta dollar ASlagi dari Ibu Suri (nenek buyutnya), pada ulang tahunnya yang ke-40 pada tahun 2024. Karena Harry juga merupakan cucu Ratu Elizabeth, kemungkinan besar Ratu Elizabeth mencantumkan Harry dalam surat wasiatnya sebelum meninggal pada 8 September 2022, meskipun rinciannya belum diungkapkan.

Menurut Forbes, dalam kehidupan sebelumnya sebagai anggota Kerajaan yang bekerja, Harry menerima tunjangan tahunan sekitar 800.000 ribu dollar AS dari Kadipaten Cornwall. Selain itu, ia dan Meghan diberi 3 juta dollar AS untuk renovasi Frogmore Cottage mereka di Berkshire, Inggris. Namun, setelah melepaskan tugas Kerajaan, mereka secara sukarela membayar kembali jumlah ini pada September 2021.

Forbes juga melaporkan bahwa Harry dan Meghan hanya memiliki sekitar 10 juta dollar ASpada tahun 2021. Ini berarti mereka telah melakukan banyak langkah cerdas dalam mengelola keuangan dan cepat. Pangeran Harry sebenarnya dapat menghasilkan lebih banyak uang secara mandiri daripada jika ia menjadi bagian dari Keluarga Kerajaan.

Sebagai informasi, Pangeran Harry kalah dalam permohonan untuk mengembalikan keamanan Kerajaan Inggris yang didanai negara yang menurutnya dicabut secara tidak adil setelah ia mengundurkan diri dari tugas kerajaan dan pindah ke AS pada 2020.

Hakim Sir Geoffrey Vos menolak banding tersebut pada hari Jumat, 2 Mei, dan menambahkan bahwa dua hakim lainnya setuju dengan pendapatnya. Saat membacakan putusan, Vos berkata, "Duke, pada dasarnya, masuk dan keluar dari kelompok perlindungan yang disediakan oleh RAVEC (Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP pemerintah)."

"Di luar Inggris, dia berada di luar kelompok tersebut, tetapi saat berada di Inggris, keamanannya akan dianggap sesuai tergantung pada keadaan. Menurut penilaian saya, tidak mungkin untuk mengatakan bahwa alasan ini tidak logis atau tidak tepat. Memang, tampaknya masuk akal,” dikutip dari People, Jumat (2/5).

Duke of Sussex melakukan perjalanan dari California, Amerika Serikat untuk menghadiri sidang dua hari di Royal Court of Justice di London pada 8 dan 9 April. Selama bertahun-tahun ia telah memperjuangkan pemulihan keamanan otomatis yang didanai negara selama kunjungannya ke Inggris, ia pun memberi tahu People bahwa ia merasa lelah dan kewalahan.

Baginya, pertarungan ini digambarkan oleh tim hukum sebagai pertarungan untuk hidupnya sehingga putusan terbaru menjadi momen yang menentukan. Pada bulan Februari 2024, Harry kalah dalam kasus pertamanya terhadap keputusan RAVEC untuk menurunkan jaminannya.

Sebelumnya, sumber yang dekat dengan tim hukum sebelumnya mengatakan mereka optimis dengan hasil sidang. Duke dan Duchess of Sussex telah kehilangan perlindungan polisi di Inggris Raya saat mereka mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020.

Pengacara Harry mengatakan di pengadilan pada 8 April bahwa kliennya merasa terpaksa mengundurkan diri dari peran sebagai anggota resmi keluarga kerajaan yang bekerja penuh waktu karena menganggap tidak dilindungi oleh lembaga tersebut, dan ingin melanjutkan tugas dalam mendukung mendiang Ratu sebagai anggota keluarga kerajaan yang didanai secara pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Jadi Tahanan Rumah hingga Tak Diborgol

Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Jadi Tahanan Rumah hingga Tak Diborgol

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:52 WIB

1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!

1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:45 WIB

Nadiem Sebut Angka Rp6 Triliun di SPT Pajak Adalah Nilai Saham Sejak 2015

Nadiem Sebut Angka Rp6 Triliun di SPT Pajak Adalah Nilai Saham Sejak 2015

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:41 WIB

Bahlil Lahadalia: Al-Quran Tegaskan Kekayaan Tak Boleh Dikuasai Segelintir Orang

Bahlil Lahadalia: Al-Quran Tegaskan Kekayaan Tak Boleh Dikuasai Segelintir Orang

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:01 WIB

Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar

Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:04 WIB

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:18 WIB

26 Tanah dan Bangunan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Total Harga Bikin Geleng-geleng

26 Tanah dan Bangunan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Total Harga Bikin Geleng-geleng

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:55 WIB

Sumber Kekayaan Ali Khamenei, Harta dan Asetnya Diduga Tembus Rp3.400 Triliun

Sumber Kekayaan Ali Khamenei, Harta dan Asetnya Diduga Tembus Rp3.400 Triliun

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:58 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB