Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

Achmad Fauzi

Selasa, 06 Mei 2025 | 09:14 WIB
IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Selasa, 6 Mei 2025. Pada sesi pembuka IHSG menguat di level 6.860.

Mengutip data RTI Business, hingga pukul 09.04 WIB, masih betah berada di zona hijau dengan level 6.865 atau naik 33,89 poin atau 0,50 persen.

Pada perdagangan waktu itu, sebanyak 4,04 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp6,25 triliun, serta frekuensi sebanyak 84,6 ribu kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 257 saham bergerak naik, sedangkan 130 saham mengalami penurunan, dan 207 saham tidak mengalami pergerakan.

Di perdagangan hari ini, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, KETR, JATI, MPOW, HELI, KRYA, KEEN, KOKA, BRMS, DAAZ, PSAB, BEEF, MPPA, DATA.

Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, SOFA, MEJA, TLDN, ELPI, NINE, SOLA, NZIA, VICO, GOO, FPNI, SMGA, NICL.

Proyeksi Hari Ini

IHSG) diprediksi masih berpotensi mengalami tekanan dalam jangka pendek. Walaupun, sentimen global memberikan harapan bagi investor.

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan menilai, bahwa pola teknikal dan kondisi pasar saat ini mengindikasikan adanya potensi koreksi setelah penguatan sebelumnya.

baca juga

Pada perdagangan Senin, 5 Meil 2025, IHSG ditutup menguat 0,24 persen ke level 6.832. Namun demikian, Valdy mencatat bahwa penguatan tersebut belum cukup untuk menutup gap di level 6.870.

"IHSG gagal tutup gap di 6.870 pada penutupan Senin (5/5). Bersamaan dengan pergerakan tersebut, terbentuk pola inverted hammer. Dengan kondisi overbought pada Stochastic RSI, sebaiknya tetap waspadai potensi pullback ke kisaran 6.770-6.800 dalam jangka pendek," ujarnya dalam riset harianya, Selasa (6/5/2025).

Kinerja IHSG kemarin dinilai cukup mengesankan, mengingat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tercatat sebesar 4,87 persen secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 4,91 persen dan juga di bawah capaian kuartal sebelumnya yang berada di angka 5,02 persen.

Namun menurut Valdy, pelambatan pertumbuhan ekonomi ini sejatinya telah diantisipasi pasar.

"Perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2025 relatif sudah diantisipasi pasar dengan berbagai isu seperti perlambatan konsumsi, penghematan anggaran Pemerintah dan pelemahan Rupiah. Investor nampaknya telah mengantisipasi kondisi ini bersamaan dengan pelemahan signifikan IHSG di awal April 2025," imbuh dia.

Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, dari sisi eksternal, Valdy menilai bahwa harapan pasar kini tertuju pada perkembangan negosiasi dagang global, terutama antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kabar bahwa kelompok produsen alas kaki di AS meminta Presiden Donald Trump untuk membebaskan produk alas kaki dari beban tarif menjadi sentimen positif bagi Indonesia.

“Hal ini dapat menguntungkan Indonesia, mengingat salah satu komoditas ekspor utama Indonesia ke AS adalah produk alas kaki,” ujarnya.

Di sisi global, indeks-indeks utama di Wall Street mengalami penurunan setelah reli penguatan terhenti pada awal pekan.

Valdy menjelaskan bahwa pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan perdagangan global, terutama sikap Presiden Trump yang menyatakan belum ada rencana konkret untuk melanjutkan negosiasi dagang dengan Tiongkok.

Pernyataan ini sedikit kontras dengan kabar sebelumnya bahwa Tiongkok sedang mengevaluasi kemungkinan pembukaan dialog dagang.

Investor global juga menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei. Konsensus pasar memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,5 persen.

"Perubahan kebijakan nampaknya baru dapat dilakukan jika ada kepastian kebijakan tarif perdagangan antara AS dengan China," kata Valdy.

Di Eropa, pasar saham ditutup bervariasi seiring dengan kecenderungan investor untuk bersikap “wait and see” menjelang rilis kebijakan moneter dari sejumlah bank sentral di kawasan tersebut, termasuk Bank of England, Norges Bank, dan Sveriges Riksbank.

Adapun meningkatnya ketidakpastian global turut mendorong naiknya imbal hasil obligasi AS (U.S. 10-year Bond Yield) menjadi 4,349 persen. Harga emas juga mencatatkan penguatan 0,49 persen ke level USD3.337,6 per troy ounce.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan mencermati peluang dalam saham-saham sektoral yang potensial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:36 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:16 WIB

Reli Penguatan IHSG Masih Berlangsung Hingga Akhir Perdagangan Senin, Ini Saham Pendorongnya

Reli Penguatan IHSG Masih Berlangsung Hingga Akhir Perdagangan Senin, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×