Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Gandeng AWS, Hitachi Energy Percepat Transisi Energi Lewat Bantuan AI

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 09:09 WIB
Gandeng AWS, Hitachi Energy Percepat Transisi Energi Lewat Bantuan AI
Ilustrasi Listrik (freepik)

Suara.com - Hitachi Energy menggandeng Amazon Web Services (AWS) untuk dalam mempercepat transisi energi global. kerja sama ini akan memperluas penerapan solusi digital berbasis cloud yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan, dan keberlanjutan sistem energi modern.

Fokus awal dari kemitraan ini adalah penyediaan Hitachi Vegetation Manager, sistem manajemen vegetasi berbasis Akal Imitasi (AI) di lingkungan cloud AWS. Solusi inovatif ini memungkinkan operator jaringan listrik dan perusahaan energi untuk secara proaktif mendeteksi dan mengurangi risiko gangguan vegetasi, salah satu penyebab utama pemadaman listrik di dunia, termasuk di Amerika Serikat, di mana menurut Departemen Energi setempat, lebih dari 20 persen pemadaman disebabkan oleh faktor ini.

Mengandalkan kombinasi teknologi canggih seperti AI, citra satelit, dan prakiraan cuaca waktu nyata, Hitachi Vegetation Manager dirancang untuk memperkuat keandalan sistem dan menurunkan biaya perawatan dengan memangkas risiko gangguan sebelum terjadi.

Sistem ini juga sejalan dengan kebutuhan jangka panjang dalam menghadapi kompleksitas jaringan listrik modern yang semakin dipenuhi oleh integrasi energi terbarukan dan permintaan elektrifikasi.

"Fokus kami tidak hanya pada manufaktur dan pemasangan teknologi jaringan listrik yang canggih. Kami juga menyediakan beragam portofolio solusi digital inti, seperti Hitachi Vegetation Manager, untuk memastikan sistem energi beroperasi secara optimal. Jaringan listrik menjadi lebih kompleks dengan penambahan energi terbarukan, serta meningkatnya permintaan elektrifikasi yang didorong oleh AI, EV, dan lainnya," kata Massimo Danieli, Managing Director, Grid Automation untuk Hitachi Energy seperti dikutip, Rabu (7/5/2025).

AWS, sebagai mitra teknologi, menyediakan infrastruktur cloud yang andal untuk mempercepat dan memperluas adopsi solusi ini. Kolaborasi ini juga memperluas kerja sama sebelumnya antara kedua perusahaan, termasuk proyek manajemen jaringan berbasis cloud untuk Conduit Power, yang berhasil memangkas waktu implementasi sistem dari 18 menjadi hanya 6 bulan.

"Seiring dengan terus berlanjutnya transformasi besar-besaran di industri energi, sistem cloud menawarkan peluang nyata bagi perusahaan utilitas, kereta api, dan energi untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan keandalan dan ketahanan, serta meningkatkan skala dan memaksimalkan investasi," kata Howard Gefen, GM bagian Energi dan Utilitas di AWS.

"Bekerja sama dengan Hitachi Energy, pertama pada kolaborasi untuk Conduit Power dan sekarang melalui SCA, menunjukkan kekuatan dan kemampuan cloud untuk meningkatkan skala solusi dan berkembang bersama organisasi, mempercepat inovasi, dan memberikan nilai luar biasa bagi pelanggan bersama kami," sambung dia.

Melalui perjanjian ini, Hitachi Energy juga berencana menghadirkan lebih banyak solusi digital lainnya ke AWS Marketplace, termasuk dari lini solusi manajemen aset dan tenaga kerja.

Dengan analitik prediktif dan kemampuan otomatisasi yang terintegrasi, operator energi dapat membuat keputusan lebih cepat, presisi, dan efisien dalam menjalankan operasional penting mereka.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Hitachi Energy dalam mendukung digitalisasi sektor energi dan mempercepat peralihan ke sistem energi berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan cloud dan kecerdasan buatan, Hitachi Energy berharap dapat memperluas akses ke solusi digital mutakhir yang dapat mendukung integrasi energi terbarukan dan memastikan pengiriman daya yang andal secara global.

Sebagai informasi, Hitachi Energy merupakan perusahaan teknologi global yang memajukan masa depan energi berkelanjutan untuk semua. Perusahaan memajukan sistem energi dunia agar lebih berkelanjutan, fleksibel, dan aman.

Dengan teknologi dan layanan inovatif termasuk integrasi lebih dari 150 gigawatt jaringan HVDC ke dalam sistem energi, perusahaan membantu membuat rantai nilai energi yang lebih efisien, membuat listrik lebih mudah diakses oleh semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Pekerjaan Ini Tidak Bakal Bisa Digantikan Oleh AI

5 Pekerjaan Ini Tidak Bakal Bisa Digantikan Oleh AI

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 05:38 WIB

Emiten AREA Gandeng Korika Kembangkan AI Canggih untuk Perangi Malaria Akibat Perubahan Iklim!

Emiten AREA Gandeng Korika Kembangkan AI Canggih untuk Perangi Malaria Akibat Perubahan Iklim!

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:34 WIB

Pakar Bedakan Penanangan Listrik Padam di Indonesia dan Eropa, Mana yang Bagus?

Pakar Bedakan Penanangan Listrik Padam di Indonesia dan Eropa, Mana yang Bagus?

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB