Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Mei 2025 | 12:54 WIB
Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) penghuni Cluster Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya digusur Pengadilan Negeri Cikarang pada 30 Januari 2025, masih sah. [Suara.com/Mae Harsa]

Keluarga Salim diperkirakan memiliki aset properti melalui Intiland dengan nilai multi-triliun rupiah dan ribuan hektar lahan, terutama untuk pengembangan kawasan industri.

Salah satu perusahaanya yakni PT Intiland Development Tbk (DILD) memiliki landbank mencapai 2.000 hektar pada 2024.

3. Sinar Mas Land (Keluarga Widjaja)

Di bawah bendera Sinar Mas Land, keluarga Widjaja dikenal sebagai pengembang kota mandiri modern seperti BSD City dan Kota Deltamas. Dengan ribuan hektar lahan strategis di Jabodetabek dan kota-kota lain, Sinar Mas Land mengembangkan perumahan, apartemen, kawasan komersial, perkantoran, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan. Nilai aset properti yang dikelola Sinar Mas Land diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah, dengan kepemilikan lahan yang sangat luas.

Berdasarkan data Sinar Mas Land diperkirakan memiliki landbank seluas sekitar 10.000 hektar. Lahan ini digunakan untuk berbagai proyek pengembangan kota, township, permukiman, komersial, kawasan ritel, kawasan industri, dan properti perhotelan, termasuk jasa terkait properti.

4. Agung Podomoro Land (Trihatma Haliman & Keluarga)

Agung Podomoro Land di bawah kepemimpinan Trihatma Haliman dan keluarga dikenal sebagai salah satu pionir pengembangan apartemen dan pusat perbelanjaan di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Dengan portofolio yang mencakup proyek residensial vertikal, pusat perbelanjaan ikonik seperti Central Park dan Senayan City (kepemilikan saham), serta kawasan komersial, APL memiliki aset properti dengan nilai puluhan triliun rupiah. Meskipun luas lahan secara keseluruhan tidak dipublikasikan, mereka memiliki sejumlah lokasi strategis di pusat-pusat pertumbuhan dengan luas mencapai 1.000 hektar.

5. Lippo Group (Mochtar Riady & Keluarga): Ekspansi Agresif dan Diversifikasi

Lippo Group, yang didirikan oleh Mochtar Riady dan kini diteruskan oleh generasi berikutnya, memiliki jejak properti yang luas dan terdiversifikasi, mulai dari kota mandiri (Lippo Village dan Meikarta), pusat perbelanjaan (Lippo Malls), rumah sakit (Siloam Hospitals), hingga kawasan industri. Dengan ekspansi yang agresif ke berbagai wilayah, Lippo Group diperkirakan mengelola aset properti dengan nilai puluhan triliun rupiah dan memiliki ribuan hektar lahan untuk pengembangan.

baca juga

Salah satu perusahaanya adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang menguasai lahan seluas 1.411 hektar yang tersebar di seluruh Indonesia.

6. Pakuwon Jati (Teddy Tjandra & Keluarga)

Berbasis di Surabaya, Pakuwon Jati di bawah kepemimpinan Teddy Tjandra dan keluarga mendominasi pasar properti Jawa Timur dengan proyek-proyek superblok yang menggabungkan pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel. Mereka juga melakukan ekspansi signifikan ke Jakarta dengan proyek-proyek skala besar. Kepemilikan properti Pakuwon Jati diperkirakan memiliki nilai triliunan rupiah. Luas landbank Pakuwon Jati saat ini adalah 480 hektar, yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Batam.

7. Agung Sedayu Group (Sugianto Kusuma/Aguan & Keluarga)

Meskipun cenderung low profile, Agung Sedayu Group di bawah kepemimpinan Sugianto Kusuma (Aguan) merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka dikenal dengan proyek-proyek skala besar seperti Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Sedayu City.

Agung Sedayu Group memiliki landbank yang sangat luas, mencapai 35.000 hektar yang akan dikembangkan untuk PIK2 hingga PIK 11. PIK2 sendiri memiliki landbank seluas 1.850 hektar.

8. Summarecon Agung (Soetjipto Nagaria & Keluarga)

Summarecon Agung dikenal dengan pengembangan kawasan terpadu yang berkelanjutan seperti Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, dan Summarecon Bandung. Summarecon Agung memiliki landbank dengan luas 2.137 hektar. Lahan ini digunakan untuk pengembangan berbagai proyek, termasuk kota terpadu dan pusat perbelanjaan.

9. Metropolitan Land (Keluarga Tedjasukmana)

Metropolitan Land (Metland) fokus pada pengembangan kawasan hunian berkualitas di wilayah Jabodetabek, termasuk proyek-proyek seperti Metland Menteng dan Metland Transyogi. Meskipun skala bisnisnya mungkin tidak sebesar beberapa nama di atas, Metland memiliki portofolio properti yang solid. Metropolitan Land sendiri memiliki total land bank sekitar 940 hektar per September 2024. Lahan ini tersebar di berbagai proyek yang dikembangkan oleh perusahaan.

(Catatan Penting: Daftar ini disusun berdasarkan reputasi, skala bisnis perusahaan yang mereka pimpin atau miliki, dan perkiraan aset properti yang dikelola. Angka kekayaan pribadi dan detail kepemilikan tanah sangat sulit diverifikasi secara publik data-data ini diambil dari keterbukaan informasi publik)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:42 WIB

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 18:59 WIB

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Video | Senin, 05 Mei 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×