Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 12:54 WIB
Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) penghuni Cluster Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya digusur Pengadilan Negeri Cikarang pada 30 Januari 2025, masih sah. [Suara.com/Mae Harsa]

Keluarga Salim diperkirakan memiliki aset properti melalui Intiland dengan nilai multi-triliun rupiah dan ribuan hektar lahan, terutama untuk pengembangan kawasan industri.

Salah satu perusahaanya yakni PT Intiland Development Tbk (DILD) memiliki landbank mencapai 2.000 hektar pada 2024.

3. Sinar Mas Land (Keluarga Widjaja)

Di bawah bendera Sinar Mas Land, keluarga Widjaja dikenal sebagai pengembang kota mandiri modern seperti BSD City dan Kota Deltamas. Dengan ribuan hektar lahan strategis di Jabodetabek dan kota-kota lain, Sinar Mas Land mengembangkan perumahan, apartemen, kawasan komersial, perkantoran, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan. Nilai aset properti yang dikelola Sinar Mas Land diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah, dengan kepemilikan lahan yang sangat luas.

Berdasarkan data Sinar Mas Land diperkirakan memiliki landbank seluas sekitar 10.000 hektar. Lahan ini digunakan untuk berbagai proyek pengembangan kota, township, permukiman, komersial, kawasan ritel, kawasan industri, dan properti perhotelan, termasuk jasa terkait properti.

4. Agung Podomoro Land (Trihatma Haliman & Keluarga)

Agung Podomoro Land di bawah kepemimpinan Trihatma Haliman dan keluarga dikenal sebagai salah satu pionir pengembangan apartemen dan pusat perbelanjaan di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Dengan portofolio yang mencakup proyek residensial vertikal, pusat perbelanjaan ikonik seperti Central Park dan Senayan City (kepemilikan saham), serta kawasan komersial, APL memiliki aset properti dengan nilai puluhan triliun rupiah. Meskipun luas lahan secara keseluruhan tidak dipublikasikan, mereka memiliki sejumlah lokasi strategis di pusat-pusat pertumbuhan dengan luas mencapai 1.000 hektar.

5. Lippo Group (Mochtar Riady & Keluarga): Ekspansi Agresif dan Diversifikasi

Lippo Group, yang didirikan oleh Mochtar Riady dan kini diteruskan oleh generasi berikutnya, memiliki jejak properti yang luas dan terdiversifikasi, mulai dari kota mandiri (Lippo Village dan Meikarta), pusat perbelanjaan (Lippo Malls), rumah sakit (Siloam Hospitals), hingga kawasan industri. Dengan ekspansi yang agresif ke berbagai wilayah, Lippo Group diperkirakan mengelola aset properti dengan nilai puluhan triliun rupiah dan memiliki ribuan hektar lahan untuk pengembangan.

Salah satu perusahaanya adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang menguasai lahan seluas 1.411 hektar yang tersebar di seluruh Indonesia.

6. Pakuwon Jati (Teddy Tjandra & Keluarga)

Berbasis di Surabaya, Pakuwon Jati di bawah kepemimpinan Teddy Tjandra dan keluarga mendominasi pasar properti Jawa Timur dengan proyek-proyek superblok yang menggabungkan pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel. Mereka juga melakukan ekspansi signifikan ke Jakarta dengan proyek-proyek skala besar. Kepemilikan properti Pakuwon Jati diperkirakan memiliki nilai triliunan rupiah. Luas landbank Pakuwon Jati saat ini adalah 480 hektar, yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Batam.

7. Agung Sedayu Group (Sugianto Kusuma/Aguan & Keluarga)

Meskipun cenderung low profile, Agung Sedayu Group di bawah kepemimpinan Sugianto Kusuma (Aguan) merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka dikenal dengan proyek-proyek skala besar seperti Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Sedayu City.

Agung Sedayu Group memiliki landbank yang sangat luas, mencapai 35.000 hektar yang akan dikembangkan untuk PIK2 hingga PIK 11. PIK2 sendiri memiliki landbank seluas 1.850 hektar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:42 WIB

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 18:59 WIB

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Video | Senin, 05 Mei 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan

Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB