Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:10 WIB
Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!
Djoko Susanto menggemparkan bursa dengan aksi borong saham PT Lancar Wiguna Sejahtera, pengelola jaringan minimarket Lawson, senilai Rp 200,45 miliar.

Suara.com - Kekayaan Djoko Susanto, sang "Raja Ritel" di balik gurita bisnis Alfamart, memang tak pernah surut. Terbaru, taipan yang dulunya merintis karier dari membantu orang tua berjualan kelontong ini kembali menunjukkan nafsu ekspansi yang membara.

Melalui PT Alfa Mitramart Utama (AMRT), induk perusahaan Alfamart, Djoko Susanto menggemparkan bursa dengan aksi borong saham PT Lancar Wiguna Sejahtera, pengelola jaringan minimarket Lawson, senilai Rp 200,45 miliar.

Langkah korporasi yang terungkap dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/5/2025) ini bukan sekadar transaksi biasa. Alfamart mengakuisisi 1,48 miliar lembar saham Lawson dengan harga Rp 135 per saham.

Hasilnya, Lawson yang sebelumnya berstatus sebagai cucu perusahaan AMRT, kini naik kelas menjadi anak perusahaan langsung. Sebuah manuver strategis yang semakin memperkokoh cengkeraman Djoko Susanto di kancah ritel Tanah Air.

Dari Pasar Tradisional Merajai Minimarket Modern

Kisah sukses Djoko Susanto memang layak disimak. Lahir dari keluarga sederhana yang berjualan kelontong di pasar tradisional Jakarta, jiwa dagangnya telah terasah sejak belia. Bersama orang tuanya, ia belajar seluk-beluk niaga, sebuah bekal berharga yang kelak mengantarkannya menjadi pemilik imperium ritel raksasa.

Langkah awal Alfamart dimulai pada tahun 1989 dengan pendirian PT Alfa Mitramart Utama yang fokus pada distribusi dan grosir. Namun, gebrakan besar terjadi pada tahun 1999 ketika Alfamart meluncurkan gerai minimarket pertamanya di Karawaci, Tangerang. Mengusung konsep ritel modern yang menyediakan segala kebutuhan pokok dan harian, Alfamart meledak di pasaran. Dari satu gerai di akhir 90-an, kini jaringannya merambah hingga ke negeri tetangga, Filipina.

Kekayaan Menggunung, Ambisi Tak Pernah Padam

Ketajaman bisnis Djoko Susanto tercermin dari pundi-pundi kekayaannya yang terus bertambah. Saat ini, kekayaannya ditaksir mencapai 3,5 miliar dollar AS, setara dengan Rp 57,96 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.561 per dollar AS). Bahkan, pada awal Februari lalu, namanya sempat nangkring di posisi 10 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan yang sempat menyentuh angka 4,2 miliar dollar AS atau setara Rp 68 triliun.

Lawson dalam Genggaman, Potensi Ekspansi Makin Liar

Sebelumnya, PT Lancar Wiguna Sejahtera yang menaungi Lawson merupakan anak usaha dari PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), yang juga terafiliasi dengan AMRT melalui kepemilikan mayoritas saham. Namun, dengan akuisisi langsung oleh Alfamart, integrasi Lawson ke dalam ekosistem bisnis Djoko Susanto menjadi semakin kuat.

Melalui PT Sigmantara Alfindo, Djoko Susanto mengendalikan dua raksasa ritel sekaligus: Alfamart dan Alfamidi. Kini, dengan bergabungnya Lawson secara resmi ke dalam manajemen AMRT, potensi ekspansi jaringan, inovasi produk, dan penetrasi pasar yang lebih dalam semakin terbuka lebar.

Langkah ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Djoko Susanto sebagai pemain kunci yang mendominasi industri ritel modern di Indonesia. Aksi borong saham Lawson ini jelas bukan akhir dari kisah, melainkan babak baru dalam permainan besar sang raja ritel.

Informasi saja, Lawson masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2011 melalui skema waralaba yang dikelola oleh MIDI. Meski berada dalam ekosistem Alfamart, Lawson menawarkan konsep berbeda, yakni menyajikan makanan dan minuman khas Jepang seperti oden, bento, onigiri, dan teh ocha.

Gerai Lawson juga mengusung konsep dine-in yang lebih nyaman, sehingga cocok bagi konsumen yang ingin menikmati makanan langsung di tempat. Ciri khas gerai Jepang yang efisien, hemat energi, dan berwawasan lingkungan turut diterapkan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:59 WIB

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:21 WIB

IHSG Lanjutkan Penguatan di Jumat Pagi, Ini Deretan Saham Pendorongnya

IHSG Lanjutkan Penguatan di Jumat Pagi, Ini Deretan Saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 09:24 WIB

Terkini

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:34 WIB

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:26 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:11 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB