Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Industri Tembakau Alternatif Berubah, Kini Ada Sentuhan Ikonis

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 Mei 2025 | 08:19 WIB
Industri Tembakau Alternatif Berubah, Kini Ada Sentuhan Ikonis
Ilustrasi rokok elektrik (Shutterstock).

Suara.com - Langkah inovatif kembali mewarnai industri tembakau alternatif. IQOS, produk tembakau yang dipanaskan besutan Philip Morris International (PMI), baru-baru ini mengumumkan kolaborasi strategis dengan merek desain ikonis asal Italia, Seletti.

Inisiatif ini terwujud melalui instalasi bertajuk “Curious X: Sensorium Piazza” yang dipamerkan di Opificio 31, Tortona Rocks.

Kolaborasi ini mengindikasikan upaya PMI untuk terus mendiversifikasi strategi pemasarannya di luar pendekatan konvensional produk tembakau. IQOS berupaya menjangkau segmen konsumen yang lebih luas, termasuk mereka yang menghargai estetika dan gaya hidup modern. 

Langkah ini juga dapat dilihat sebagai taktik untuk meningkatkan brand equity IQOS, mengasosiasikannya dengan nilai-nilai kreativitas, inovasi, dan desain Italia yang diakui secara global.

"Rasa ingin tahu yang terus hidup di IQOS adalah daya dorong utama kami untuk terus mengembangkan alternatif bebas asap yang lebih baik dibandingkan terus merokok,” ujar Stefano Volpetti, Presiden Produk Bebas Asap & Chief Consumer Officer (CCO) PMI dikutip Selasa (20/5/2025).

Dengan memadukan elemen fisik dan digital, serta seni dan teknologi, IQOS dan Seletti menciptakan ruang interaksi yang unik. Hal ini dapat diinterpretasikan sebagai investasi dalam membangun customer engagement yang lebih mendalam, memanfaatkan pengalaman sebagai alat pemasaran yang kuat.

Penting untuk dicatat bahwa langkah ini dilakukan di tengah upaya global PMI untuk mendorong visi "masa depan bebas asap" dan pertumbuhan signifikan pengguna IQOS yang telah mencapai lebih dari 32 juta secara global. 

Kolaborasi dengan Seletti dapat dilihat sebagai bagian dari strategi yang lebih besar untuk memposisikan IQOS sebagai alternatif yang lebih menarik dan relevan dibandingkan rokok konvensional, tidak hanya dari segi kesehatan (klaim "bebas asap") tetapi juga dari aspek gaya hidup dan desain.

Peluncuran platform pengalaman baru IQOS Curious X juga menjadi sinyal penting. Platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman inspiratif kepada komunitas pengguna dewasa IQOS, dengan menempatkan rasa ingin tahu sebagai motor penggerak inovasi. 

Kemitraan dengan Seletti, yang telah berkiprah sejak 1964 dengan fokus pada desain inovatif dan keunggulan kreatif Italia, memberikan legitimasi dan daya tarik tambahan bagi IQOS. Pernyataan Stefano Volpetti dari PMI dan Stefano Seletti sendiri menyoroti kesamaan visi dalam mendorong kreativitas dan inovasi di luar batasan konvensional.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan berbagai lembaga penelitian, rokok masih menjadi penyebab utama berbagai penyakit tidak menular seperti kanker paru, penyakit jantung, stroke dan penyakit lainnya. Produk tembakau alternatif disebut memiliki potensi risiko yang lebih rendah karena tidak melalui proses pembakaran yang menghasilkan Tar dan zat-zat karsinogenik. Namun, tanpa edukasi yang benar, masyarakat bisa salah memahami tujuan dan cara penggunaannya.

Disisi lain sampai saat ini ada 6 juta user (pengguna) rokok elektrik di Indonesia dan sudah membuka 200 ribu lapangan pekerjaan baru.

Philip Morris International Inc. (PMI) sendiri adalah sebuah perusahaan tembakau multinasional asal Amerika Serikat yang menjual produknya di lebih dari 180 negara. Produk paling terkenal dari perusahaan ini adalah Marlboro.[4] Philip Morris International pun kerap disebut sebagai salah satu perusahaan yang masuk dalam Tembakau Besar.

Kantor pusat resmi dari perusahaan ini terletak di Stamford, Connecticut, tetapi perusahaan ini tidak beroperasi di Amerika Serikat. Philip Morris USA, anak usaha dari Altria, pun memegang merek Philip Morris di sana. Kantor pusat operasional dari perusahaan ini terletak di Lausanne, Swiss. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 1.500 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Fokus Deregulasi yang Hambat Daya Saing Industri Padat Karya

Prabowo Fokus Deregulasi yang Hambat Daya Saing Industri Padat Karya

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:49 WIB

Irvan Mahidin Sukamto Nakhodai IVENDO, Siap Bawa Industri Even di Tengah Efisensi

Irvan Mahidin Sukamto Nakhodai IVENDO, Siap Bawa Industri Even di Tengah Efisensi

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:06 WIB

Pemerintah Gunakan Inovasi Teknologi dan Pendekatan Ilmiah untuk Pembangunan Nasional

Pemerintah Gunakan Inovasi Teknologi dan Pendekatan Ilmiah untuk Pembangunan Nasional

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB