Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil PT Chandra Daya Investasi, Anak Usaha TPIA dengan Prospek Masa Depan

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2025 | 13:57 WIB
Profil PT Chandra Daya Investasi, Anak Usaha TPIA dengan Prospek Masa Depan
Chandra Asri

Suara.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan yang terafiliasi dengan salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia, Prajogo Pangestu, tengah mempersiapkan langkah strategis yang sangat menarik.

Salah satunya mempersiapkan anak usaha melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Anak usaha tersebut berasal di bidang infrastruktur, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI). Emiten yang akan mengusung kode ticker CDIA ini siap meramaikan pasar modal Indonesia dengan prospek yang menjanjikan.

Langkah IPO ini diperkirakan akan menjadi pundi-pundi dana segar yang signifikan bagi Chandra Daya Investasi, dengan potensi meraup total hingga Rp 2,37 triliun! CDIA dikabarkan akan menawarkan sebanyak 12,48 miliar lembar saha.

Berdasarkan dokumen perusahaan, harga penawaran perdana saham CDIA diperkirakan berada di kisaran Rp 190 per lembar saham. Estimasi harga ini didasarkan pada target perolehan dana IPO sebesar Rp 2,37 triliun yang dibagi dengan total jumlah saham yang akan diterbitkan.

Dalam hajatan IPO yang sangat dinantikan ini, CDIA telah menunjuk enam perusahaan sekuritas terkemuka sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek atau yang dikenal juga sebagai Joint Lead Underwriters. Keenam sekuritas yang akan bahu-membahu menyukseskan IPO CDIA adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sinergi dari enam pemain besar di industri pasar modal ini tentu menjadi sinyal positif bagi kelancaran dan kesuksesan IPO CDIA.

Saat ini, Chandra Asri Group terus mematangkan rencana IPO CDI dengan target publikasi prospektus pada akhir bulan Mei 2025. Sementara itu, periode pemesanan saham perdana dan pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan berlangsung pada bulan Juni 2025. Jadwal yang semakin mendekat ini tentu semakin memanaskan antusiasme para investor yang menantikan kehadiran pemain baru di sektor infrastruktur.

Sebagai informasi, PT Chandra Daya Investasi Tbk merupakan perusahaan special purpose vehicle yang secara khusus didedikasikan untuk membangun dan mengelola infrastruktur yang mendukung operasional Chandra Asri Group secara keseluruhan.

Kiprah CDI dalam pengembangan infrastruktur ini semakin solid dengan adanya suntikan dana total sebesar US$185 juta. Dalam pendanaan ini, Chandra Asri Group memberikan kontribusi sebesar US$90 juta, sementara EGCO Group, sebuah perusahaan energi terkemuka, turut berpartisipasi dengan investasi sebesar US$95 juta. Dukungan finansial yang kuat ini menjadi modal penting bagi CDI untuk terus mengembangkan infrastruktur yang handal dan efisien.

Lantas, bagaimana sebenarnya sepak terjang Chandra Daya Investasi (CDI) yang juga dikabarkan akan segera melantai di bursa? Mengutip dari laman resmi perusahaan pada Rabu, 16 April 2025, CDI membawahi sejumlah entitas anak perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor vital. Di bidang energi, CDI mengendalikan PT Krakatau Chandra Energi, yang mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas mencapai 120 megawatt. Pembangkit ini memiliki peran krusial dalam memasok kebutuhan energi untuk kawasan industri dan perumahan di Cilegon.

Tak hanya di sektor energi, CDI juga memiliki peran penting dalam penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah melalui PT Krakatau Tirta Industri. Perusahaan ini menjalankan sistem pengolahan air baku, daur ulang air, hingga pengolahan air limbah secara terintegrasi, mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan industri.

Di sektor kepelabuhanan, CDI mengoperasikan PT Chandra Pelabuhan Nusantara, yang memiliki kemampuan untuk menangani kapal-kapal besar dengan kapasitas hingga 96.000 DWT (Deadweight Tonnage). Layanan kepelabuhanan ini semakin diperkuat dengan keberadaan PT Redeco Petrolin Utama dan PT Chandra Samudera Port, yang menyediakan fasilitas tangki penyimpanan dan pelayaran khusus, mendukung kelancaran logistik maritim.

Untuk mendukung efisiensi logistik secara menyeluruh, CDI juga memiliki tiga anak usaha yang bergerak di bidang maritim dan rantai dingin, yaitu PT Marina Indah Maritim, PT Chandra Shipping International, dan PT Chandra Cold Chain. Ketiga perusahaan ini memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi barang dan bahan baku, termasuk layanan rantai dingin yang sangat krusial bagi sektor pangan dan farmasi, memastikan kualitas dan keamanan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengungkapkan bahwa investasi strategis dalam pengembangan CDI ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk menjadikan CDI sebagai penyedia solusi infrastruktur terpilih di kawasan industri.

Langkah IPO ini diharapkan akan semakin memperkuat posisi CDI dalam menyediakan infrastruktur yang handal dan terintegrasi, mendukung pertumbuhan industri dan perekonomian secara keseluruhan. Kehadiran CDI di BEI tentu akan menjadi daya tarik baru bagi para investor yang mencari peluang di sektor infrastruktur yang memiliki prospek cerah seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadin Menonaktifkan Anggota Pemalak Proyek Chandra Asri! Ini Reaksi Anindya Bakrie

Kadin Menonaktifkan Anggota Pemalak Proyek Chandra Asri! Ini Reaksi Anindya Bakrie

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 21:06 WIB

Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 T Tanpa Lelang, 3 Orang Jadi Tersangka

Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 T Tanpa Lelang, 3 Orang Jadi Tersangka

News | Sabtu, 17 Mei 2025 | 06:46 WIB

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 10:37 WIB

5 Fakta Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek, Dilakukan Bareng Ormas Berujung Proses Hukum

5 Fakta Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek, Dilakukan Bareng Ormas Berujung Proses Hukum

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 09:13 WIB

BKPM Siapkan Jurus Jitu Redam Premanisme Proyek Agar Investor Aman, Lokal Kebagian

BKPM Siapkan Jurus Jitu Redam Premanisme Proyek Agar Investor Aman, Lokal Kebagian

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 08:34 WIB

Pengusaha Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 Triliun ke CAA, Kadin Keluarkan SOP Etika Kerjasama

Pengusaha Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 Triliun ke CAA, Kadin Keluarkan SOP Etika Kerjasama

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:41 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB