Petani Dorong Prabowo Deregulasi Pertanian Demi Kesejahteraan

Achmad Fauzi

Kamis, 22 Mei 2025 | 07:52 WIB
Petani Dorong Prabowo Deregulasi Pertanian Demi Kesejahteraan
Aktivitas salah satu gudang tembakau di Temanggung. (ANTARA/Heru Suyitno)

Suara.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah deregulasi serta memperkuat perlindungan terhadap industri padat karya, khususnya yang menyangkut kesejahteraan petani tembakau dan keberlanjutan industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia.

Seruan ini datang dari Pengurus Pusat HKTI, Delima Hasri Azahari, sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pentingnya penyederhanaan kebijakan.

Delima menilai, kebijakan deregulasi yang mulai digencarkan oleh pemerintah merupakan langkah yang sangat positif, terutama bagi sektor pertanian yang selama ini kerap terbelit dalam kerumitan birokrasi.

Petani memanen daun tembakau yang terendam banjir di Desa Bono, Tulungagung, Jawa Timur, Senin, (3/10/2022). Panen dini terpaksa dilakukan petani untuk mencegah kerusakan tanaman tembakau mereka yang terendam air akibat guyuran hujan dalam beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Petani memanen daun tembakau yang terendam banjir di Desa Bono, Tulungagung, Jawa Timur, Senin, (3/10/2022). Panen dini terpaksa dilakukan petani untuk mencegah kerusakan tanaman tembakau mereka yang terendam air akibat guyuran hujan dalam beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Menurutnya, penyederhanaan regulasi terutama dalam aspek kebijakan Cukai Hasil Tembakau (CHT) akan memudahkan jangkauan bantuan pemerintah kepada para petani, khususnya petani tembakau, secara lebih cepat, tepat, dan efisien.

Ia melanjutkan, keberpihakan pada petani lewat kebijakan yang lebih praktis bisa membawa dampak langsung yang signifikan terhadap kehidupan mereka.

"Tujuannya agar setiap rantai kebijakan dari pemerintah bisa lebih efektif dan efisien. Sehingga yang diuntungkan adalah para petani sebagai tulang punggung ketahanan dan kedaulatan pangan di Indonesia," ujar Delima di Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Delima menggarisbawahi, deregulasi yang baik tidak hanya akan memperlancar jalur distribusi bantuan, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen. Salah satu hambatan utama yang selama ini dirasakan petani, jelasnya, adalah masalah distribusi pupuk yang sering kali tidak merata.

Dengan regulasi yang disederhanakan, Delima percaya bahwa hambatan-hambatan teknis seperti itu bisa teratasi, sehingga petani dapat bekerja lebih optimal.

Selain mendorong penyederhanaan kebijakan, Delima juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan petani. Menurutnya, organisasi seperti Wanita Tani dan Pemuda Tani memiliki peran strategis dalam membangun daya saing petani di tengah tantangan dan tekanan pasar yang kian kompleks.

baca juga

Ia menilai, eksistensi organisasi-organisasi tersebut menjadi indikator perhatian pemerintah terhadap isu pertanian yang bukan hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan sumber daya manusia di sektor ini.

"Karena sejatinya tugas pemerintah adalah melindungi sekaligus menyejahterakan petani. Tentu saja dengan adanya Wanita Tani dan Pemuda Tani, hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah cukup concern pada persoalan pertanian," tuturnya.

Beralih ke isu bahan baku tembakau, Delima menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku industri dalam menjaga kesinambungan pasokan untuk IHT. Menurutnya, penguatan riset harus menjadi prioritas, terutama untuk menciptakan varietas tembakau yang adaptif terhadap perubahan iklim dan mampu memberikan produktivitas tinggi.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemitraan antara petani dan industri, yang tidak hanya meliputi akses terhadap pembiayaan, tetapi juga perlindungan melalui skema asuransi pertanian yang menjamin keberlangsungan usaha tani.

"Soal tata kelola dan regulasi yang mendukung, ini penting dan harus terus di-upgrade, karena regulasi dan tata kelola yang baik tentunya akan menjamin pasokan tembakau tetap diprioritaskan dan dilindungi," terangnya.

Lebih jauh, Delima menyampaikan bahwa industri hasil tembakau memiliki posisi vital sebagai sektor padat karya berbasis pertanian. Ia mengingatkan bahwa jutaan orang bergantung pada keberlangsungan sektor ini mulai dari petani tembakau dan cengkeh, buruh linting, hingga para pekerja di lini distribusi dan sektor kreatif yang menopang industri.

Karena itu, ia menilai sudah saatnya ada strategi komprehensif berbasis riset dan dialog multisektor untuk menjamin keberlanjutan lapangan kerja di sektor ini.

Tembakau grompol, salah satu varietas untuk bahan baku cerutu yang ditanam di wilayah Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik
Tembakau grompol, salah satu varietas untuk bahan baku cerutu yang ditanam di wilayah Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik

"Semua pihak terkait harus mau duduk satu meja dan berdialog secara konstruktif demi terciptanya harapan dari petani dan industrinya,? tegas Delima.

Delima menekankan harapannya agar pemerintah konsisten menjaga dan memperluas akses pasar bagi para petani dan pelaku IHT. Menurutnya, kebijakan yang berpihak dan kolaboratif tidak hanya penting untuk menjaga stabilitas sosial, tetapi juga menjadi landasan dalam memperkuat struktur ekonomi nasional yang berkeadilan.

"Harapan saya, pemerintah, apa pun kondisinya, harus menjaga dan menjamin perluasan pasar petani dan IHT," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aroma Reshuffle Juni Menguat! Menerka Potensi Erick Thohir Out?

Aroma Reshuffle Juni Menguat! Menerka Potensi Erick Thohir Out?

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:03 WIB

Erick Thohir Diisukan Bakal Dicopot, Kementerian BUMN Mau Dibubarkan?

Erick Thohir Diisukan Bakal Dicopot, Kementerian BUMN Mau Dibubarkan?

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:39 WIB

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bahlil Klaim Cadangan Migas Indonesia Masih Luar Biasa

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:51 WIB

Terkini

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:43 WIB

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:38 WIB

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 08:32 WIB

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+  Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

×