Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Kenapa Pelaku UMKM Sulit Berkembang?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 07:07 WIB
Kenapa Pelaku UMKM Sulit Berkembang?
Ilustrasi UMKM (Foto Ist)

Suara.com - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selalu disebut sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, kenyataan di lapangan sering menunjukkan bahwa UMKM di Tanah Air masih berjuang untuk berkembang secara signifikan. 

Berbagai faktor menjadi penghambat, mulai dari keterbatasan modal, akses pasar yang minim, hingga kurangnya inovasi dan adaptasi terhadap perubahan zaman. 

Salah satu kendala utama yang sering dihadapi UMKM adalah keterbatasan keterampilan dan inovasi. Banyak pelaku UMKM masih berfokus pada produk-produk konvensional dengan daya saing rendah, tanpa sentuhan kreativitas yang bisa membedakan mereka di pasar yang kompetitif. 

Kemampuan untuk mengemas produk agar lebih menarik, baik dari segi visual maupun konsep, seringkali terabaikan. Padahal, di era digital ini, presentasi produk memiliki peran besar dalam menarik konsumen.

Koordinator Strategic Corporate Branding dan TJSL Peruri Yahdi Lil Ihsan mengatakan agar pelaku UMKM bisa berkembang inovasi dan keterampilan menjadi modal utama. 

Yahdi mengungkapkan bahwa inovasi dan keterampilan bisa didapatkan dengan mengikuti sejumlah pelatihan atau workshop.

Namun kata dia, akses terhadap pelatihan dan pendampingan yang berkualitas juga masih menjadi PR besar. Pasalnya, tidak semua UMKM memiliki kesempatan untuk mengikuti program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan mereka. Inilah yang menyebabkan kesenjangan keterampilan dan pengetahuan terus melebar, membuat sebagian UMKM kesulitan beradaptasi dan berinovasi.

Dirinya mencontohkan salah satu kegiatan yang telah dilakukan Peruri adalah menggelar program Workshop Mengukir Umbi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pelatihan ini diikuti para peserta dari berbagai latar belakang UMKM dan masyarakat umum. Dengan memanfaatkan bahan baku umbi-umbian yang mudah diperoleh dan bernilai ekonomis, workshop ini berupaya memberikan skill baru yang relevan dan aplikatif.

"Harapannya, keterampilan mengukir makanan ini dapat meningkatkan nilai estetika dan daya tarik visual produk UMKM, sehingga mampu memperkuat daya saing mereka di pasar," kata Yahdi dikutip Jumat (23/5/2025).

Dirinya menambahkan bahwa pelatihan kepada para UMKM ini bukan hanya ajang pembelajaran, melainkan juga inspirasi untuk terus berinovasi dan berkembang. 

Melalui kegiatan semacam ini, kata dia pihaknya menegaskan komitmennya untuk membina, mendampingi, dan melatih mitra binaan agar berkembang menjadi pelaku UMKM yang unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi. 

Inisiatif ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara BUMN dan masyarakat dapat membantu UMKM mengatasi beberapa tantangan fundamental yang menghambat pertumbuhan mereka. Dengan lebih banyak program serupa, diharapkan UMKM di Indonesia dapat melangkah lebih jauh, bukan hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat di tengah persaingan global.

"Bukan hanya dalam hal produksi, tetapi juga dalam aspek kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan potensi lokal," pungkasnya. 

UMKM merupakan istilah yang digunakan untuk bisnis yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. Usaha yang memiliki aset maksimal senilai Rp50 juta masuk kategori usaha mikro, kemudian usaha yang memiliki aset mulai Rp50 juta-Rp500 juta masuk ke dalam kategori usaha kecil. Terakhir, usaha yang memiliki aset mulai Rp500 juta--Rp10 miliar baru dapat dikatakan sebagai kategori menengah.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM saat ini ada sekitar 65,5 juta unit usaha mikro kecil di Indonesia per Desember 2024, yang setara dengan 99,9 persen dari total usaha yang ada. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usul Koperasi Khusus Ojol, Menteri UMKM: Ekosistem Digital Jangan Terganggu Adanya Polemik Tarif

Usul Koperasi Khusus Ojol, Menteri UMKM: Ekosistem Digital Jangan Terganggu Adanya Polemik Tarif

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:06 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Para Perempuan Desa Kabalutan Diedukasi Pentingnya Legalitas Usaha

Dorong UMKM Naik Kelas, Para Perempuan Desa Kabalutan Diedukasi Pentingnya Legalitas Usaha

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 19:54 WIB

Cara Menggunakan BRI Smart Billing untuk Kemudahan Transaksi Usaha Online

Cara Menggunakan BRI Smart Billing untuk Kemudahan Transaksi Usaha Online

Bri | Kamis, 22 Mei 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB