Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Kata PANI Usai Pramono Buat Trayek Transjabodetabek PIK 2Blok M

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:04 WIB
Kata PANI Usai Pramono Buat Trayek Transjabodetabek PIK 2Blok M
Transjabodetabek Premium di halte Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (8/9).

Suara.com - PIK 2 kini semakin mudah diakses. Trayek baru Transjabodetabek T31 yang menghubungkan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dengan Blok M resmi diluncurkan, Kamis (22/5/2025). Kehadiran rute ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan.

Corporate Secretary & Investor Relations PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), Christy Grassela, menyebut moda transportasi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat potensi wisata dan mobilitas di wilayah utara Jakarta.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Pak Pramono Anung, dan jajaran Pemprov Banten. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap hal-hal mendasar seperti transportasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Christy dikutip Jumat (23/5/2025).

Trayek T31 dinilai efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Selain mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, jalur ini juga memberikan alternatif perjalanan yang nyaman bagi wisatawan maupun pekerja di kawasan PIK 2.

Christy menilai pembukaan rute ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan PIK 2 sebagai kota mandiri modern. Ke depan, pihaknya akan terus mendorong solusi transportasi yang lebih luas dan terkoneksi.

“Hari ini baru langkah awal. Ke depan, kami akan terus mengeksplor solusi transportasi umum yang lebih luas dan efisien, termasuk memanfaatkan akses Tol Kataraja sebagai penghubung strategis antara Jakarta dan Banten,” jelasnya.

Dengan lokasi strategis yang dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PIK 2 juga disebut berpotensi menjadi kawasan “transit city” bagi wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.

“PIK 2 punya posisi yang sangat strategis. Wisatawan bisa singgah di sini sebelum melanjutkan ke daerah lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, atau bahkan Jawa Timur,” terang Christy.

Ia juga menyampaikan bahwa lonjakan jumlah pengunjung ke PIK 2 semakin tinggi, terutama pada akhir pekan. Hal ini memperkuat keyakinan akan pentingnya penguatan aksesibilitas kawasan.

“Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kalau terus meningkat, kami yakin Trans Jabodetabek akan menambah rute atau frekuensi. Ini akan sangat membantu semua pihak yang berkepentingan di PIK 2, dari warga, pekerja, hingga wisatawan,” tutupnya.

Kehadiran trayek T31 menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam menciptakan kawasan yang terhubung, inklusif, dan berorientasi masa depan. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan rute baru TransJabodetabek yang menghubungkan Blok M Jakarta Selatan dengan kawasan PIK 2 di Kabupaten Tangerang. Trayek baru memiliki waktu tempuh 180 menit.

"Jarak tempuhnya 72,8 km, waktunya kalau normal peak hour sekitar 180 menit, kalau lagi ini sekitar 165. Jadi 165 menit sampai dengan 180 menit. Sudah kita survei," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (22/5/2025).

Pramono menjelaskan trayek ini dibuka untuk menjawab tingginya mobilitas masyarakat ke dan dari kawasan Pantai Indah Kapuk. Pramono mengatakan data per April 2025 jumlah mobilisasi ke PIK hingga 1,4 juta orang.

"Ini menunjukkan potensi besar yang harus direspons dengan layanan transportasi publik yang memadai," ujarnya.

Trayek T31 ini akan berhenti di 24 titik pemberhentian, terdiri atas 11 halte di wilayah Jakarta dan 13 di wilayah Banten. Sebanyak 20 unit bus akan dioperasikan di jalur ini.

Untuk menarik minat pengguna, tarif yang diberlakukan cukup terjangkau. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan bahwa tarif berlaku Rp 2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp 3.500 pada pukul 07.00-22.00 WIB, sama seperti trayek TransJabodetabek lainnya, seperti Alam Sutera-Blok M dan Vida Bekasi-Cawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek

Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:25 WIB

Rute Transjabodetabek PIK 2-Blok M Sepanjang 72 KM Diresmikan, DPRD DKI Minta Evaluasi Rutin

Rute Transjabodetabek PIK 2-Blok M Sepanjang 72 KM Diresmikan, DPRD DKI Minta Evaluasi Rutin

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:11 WIB

Bakal Ada Bus Feeder dari Permukiman, Begini Rincian Rute Baru Transjabodetabek PIK 2-Blok M

Bakal Ada Bus Feeder dari Permukiman, Begini Rincian Rute Baru Transjabodetabek PIK 2-Blok M

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 19:47 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB