Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Modal Asing Mengalir ke Indonesia Bareng Kunjungan Presiden Macron

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 30 Mei 2025 | 17:02 WIB
Modal Asing Mengalir ke Indonesia Bareng Kunjungan Presiden Macron
Modal asing masuk ke Indonesia mencapai Rp 1,50 triliun selama sepekan. Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron punya dampak positif. Foto: Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berdiri di atas mobil Maung Tangguh saat memeriksa pasukan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/rwa]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk cukup deras selama sepekan. Apalagi, dengan kehadiran Presiden Prancis Emmanuel Macron membuat investor percaya dengan iklim Indonesia yang stabil.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 1,50 triliun selama sepekan.

"Berdasarkan data transaksi 26 – 27 Mei 2025, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp1,50 triliun, terdiri dari beli neto Rp0,11 triliun di pasar saham dan Rp2,02 triliun di pasar SBN, serta jual neto sebesar Rp0,63 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)," kata Ramdan Denny dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (30/5/2025).

Namun, pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tak mendukung. Duit-duit asing di instrumen tersebut malah minggat (jual neto/outflow) sebesar Rp 0,63 triliun.

"Selama 2025, berdasarkan data setelmen sampai dengan 27 Mei 2025, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp47,10 triliun di pasar SBN, serta jual neto sebesar Rp45,34 triliun di pasar saham dan Rp7,22 triliun di SRBI," bebernya.

Adapun premi risiko atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun turun ke level 79,33 basis poin (bps) per 27 Mei 2025 dari 82,56 bps per 23 Mei 2025. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.

Sayangnya, aliran modal asing di pasar keuangan Indonesia ternyata bum membuat nilai tukar rupiah berjaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tak sanggup melawan kedigdayaan mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap USD ditutup di level Rp16.285 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 16 poin atau setara 0,10 persen dari posisi Rp16.269 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sementara itu, data Yahoo Finance juga menunjukkan rupiah berada di zona merah pada posisi Rp16.285 per USD. Rupiah turun 16 poin atau setara 0,10 persen dari Rp16.269 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sedangkan berdasarkan pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp16.300 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 45 poin dari perdagangan sebelumnya di level Rp16.255 per USD.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," imbuhnya.

Namun, Bank Indonesia (BI) menyebut adanya peluang nilai tukar rupiah dapat kembali menyentuh level Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Untuk mendorong peluang nilai rupiah tersebut, BI akan berfokus dalam menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. Fokus tersebut didukung oleh inflasi yang saat ini tetap terjaga dalam kisaran target 2,5±1 persen.

BI juga sebelumnya telah melakukan pemangkasan suku bunga acuan atau BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) Rabu (21/5) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen untuk periode Mei 2025.

Sebagai informasi, DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama antara lain euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun naik ke level 6,83 persen pada Rabu (28/5) pagi, dari sebelumnya 6,81 persen pada akhir perdagangan Selasa (27/5). Sementara imbal hasil US Treasury Note 10 tahun turun ke level 4,444 persen pada akhir perdagangan Selasa (27/5).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Prabowo Disebut Ngebir saat Gala Dinner Bareng Macron, Istana: Itu Sari Apel

Heboh Prabowo Disebut Ngebir saat Gala Dinner Bareng Macron, Istana: Itu Sari Apel

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:41 WIB

Terungkap Isi Pembicaraan Prabowo - Macron soal Palestina: Ada Titik Terang?

Terungkap Isi Pembicaraan Prabowo - Macron soal Palestina: Ada Titik Terang?

Video | Jum'at, 30 Mei 2025 | 12:42 WIB

Kagumnya Macron di Candi Borobudur: Simbol Keunggulan dan Inspirasi Dunia

Kagumnya Macron di Candi Borobudur: Simbol Keunggulan dan Inspirasi Dunia

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 19:35 WIB

Mesranya Prabowo-Macron, Asyik Nyanyi Bareng Usai Makan Malam

Mesranya Prabowo-Macron, Asyik Nyanyi Bareng Usai Makan Malam

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:20 WIB

Potret Prabowo-Macron Kunjungi Candi Borobudur dan Akmil Magelang

Potret Prabowo-Macron Kunjungi Candi Borobudur dan Akmil Magelang

Foto | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:29 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB