Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 02 Juni 2025 | 13:38 WIB
Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun
Ilustrasi ekspor impor yang mempengaruhi neraca perdagangan.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada bulan April 2025 mengalami surplus sebesar US$ 0,16 miliar.

Surplus ini merupakan yang ke-60 secara beruntun atau sejak 5 tahun terakhir.

"Pada April neraca perdagangan Indonesia surplus USD 0,16 miliar. Neraca perdagangan ini telah surplus selama 60 bulan beruntun sejak Mei 2020," ungkap Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (2/6/2025).

Secara rinci nilai ekspor Indonesia pada bulan itu mencapai sebesar US$ 20,74 miliar atau naik 5,76 persen secara tahunan (year on year/ yoy). Nilai ekspor ini lebih rendah dibandingkan Maret 2025, sebesar US$ 23,35 miliar.

Nilai ekspor migas tercatat US$ 1,17 miliar atau turun 13,38% dan nilai ekspor non migas tercatat naik 7,17% dengan nilai US$ 19,57 miliar.

Secara tahunan ekspor RI didorong kenaikan nilai ekspor nonmigas pada komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang naik 59,67% dengan andil 3,01%.

Peningkatan nilai ekspor non migas utamanya terjadi pada sektor industir pengolahan yang naik 13,93% dengan andil 9,94%. Sementara itu, BPS mencatat penurunan nilai ekspor migas terutama didorong penrunan ekspor gas dengan andil minus 0,78%.

Sementara nilai impor pada April 2025 mencapai US$ 20,59 miliar atau naik 21,84% (year on year/yoy) dibandingkan April 2024. Nilai impor migas RI mencapai US$ 2,52 miliar atau turun 15,57% (yoy). Sementara itu, impor nonmigas US$ 18,07 miliar atau naik 29,86% (yoy).

Sehingga nilai impor secara tahunan didorong impor non migas dengan andil 24,59%.

baca juga

Secara tahunan, nilai impor barang konsumsi naik 18,46%, sementara itu bahan baku penolong yang smbang 72,73% dari total impor april 2025 ini mengalami kenaikan 18,93% dengan andil sebesar 14,10%.

Neraca perdagangan adalah salah satu indikator ekonomi penting yang mencerminkan selisih antara nilai ekspor dan impor suatu negara dalam periode waktu tertentu.

Ekspor mewakili barang dan jasa yang dijual ke negara lain, sementara impor adalah barang dan jasa yang dibeli dari negara lain.

Neraca perdagangan yang positif, atau surplus perdagangan, terjadi ketika nilai ekspor suatu negara lebih besar daripada nilai impornya.

Hal ini menunjukkan bahwa negara tersebut menghasilkan lebih banyak pendapatan dari penjualan barang dan jasa ke luar negeri daripada yang dikeluarkan untuk membeli barang dan jasa dari luar negeri.

Surplus perdagangan seringkali dianggap positif karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat nilai mata uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS dan PTPN III Sinergi Data Perkebunan, Dorong Ekspor dan Ketahanan Ekonomi

BPS dan PTPN III Sinergi Data Perkebunan, Dorong Ekspor dan Ketahanan Ekonomi

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 12:55 WIB

Lowongan Kerja Seret, Orang RI Lebih Pilih Bekerja Informal dengan Jualan Makanan dan Minuman Ringan

Lowongan Kerja Seret, Orang RI Lebih Pilih Bekerja Informal dengan Jualan Makanan dan Minuman Ringan

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 17:26 WIB

RI Darurat Pengangguran! 7,28 Juta Orang Tidak Bekerja

RI Darurat Pengangguran! 7,28 Juta Orang Tidak Bekerja

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 12:42 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×