Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nico Kanter Sulap Sampah Jadi Tabungan Emas

Iwan Supriyatna

Senin, 09 Juni 2025 | 13:45 WIB
Nico Kanter Sulap Sampah Jadi Tabungan Emas
Direktur Utama Antam, Nico Kanter.

Suara.com - Momentum Hari Lingkungan Hidup mengingatkan bahwa keberlanjutan bumi membutuhkan aksi nyata semua pihak. PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dalam hal ini mentransformasi sampah dan limbah menjadi solusi bernilai tinggi bahkan menjadi emas.

Direktur Utama PT ANTAM Tbk Nico Kanter, menjelaskan melalui program Bank Sampah yang dikelola Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia, ANTAM menghadirkan inovasi Bank Sampah yang mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Sampah yang terkumpul dinilai layaknya tabungan, dengan keunikan saldo tabungan dapat ditukar dengan produk emas Logam Mulia ANTAM.

“Program ini adalah langkah konkret membangun ekonomi sirkular berbasis komunitas. Kami ingin masyarakat melihat sampah sebagai sumber nilai, bukan beban,” tegas Direktur Utama ANTAM, Nico Kanter, Senin (9/6/2025).

Bank Sampah tidak hanya menjadi wadah edukasi lingkungan bagi warga sekitar operasi UBPP Logam Mulia di Jakarta Timur, tetapi juga menciptakan rantai nilai berkelanjutan melalui kemitraan dengan pelaku usaha daur ulang.

Selain di Jakarta, pendekatan pengelolaan limbah juga diterapkan secara strategis di Kalimantan Barat. Di wilayah Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat, ANTAM mengelola program “Kompos Ramah Lingkungan”, yang mengubah limbah organik menjadi pupuk kompos siap pakai.

Program ini mengolah sisa limbah di kantin, vegetasi, dan rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos untuk penghijauan lahan pascatambang dan kebutuhan masyarakat. Sepanjang 2024, program ini berhasil memproduksi 1.750 kg kompos yang berkontribusi pada pemulihan ekosistem lokal.

“Inisiatif ini adalah bukti bahwa pengelolaan limbah bisa mendorong restorasi lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat,” tambah Nico.

Kedua program tersebut mencerminkan integrasi antara pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. ANTAM menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab korporasi, tetapi gerakan kolektif yang dimulai dari tindakan sederhana: memilah sampah dan mengelola limbah secara bertanggung jawab.

baca juga

“Pada Hari Lingkungan Hidup ini, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengubah sampah menjadi ‘emas’—baik secara harfiah maupun maknawi,” pungkas Nico.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) adalah perusahaan pertambangan BUMN di Indonesia yang memiliki peran vital dalam pengembangan sumber daya mineral negara.

Berdiri sejak 1968, Antam telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan pemasaran berbagai komoditas mineral.

Fokus utama Antam terletak pada komoditas nikel, emas, bauksit, dan alumina. Nikel menjadi andalan utama dengan wilayah operasi yang tersebar di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

Emas, yang terkenal dengan merek "Logam Mulia," diproduksi di Pongkor, Jawa Barat, dan menjadi pilihan investasi yang populer di kalangan masyarakat.

Bauksit, sebagai bahan baku utama alumina, ditambang di Kalimantan Barat dan diolah menjadi alumina di pabrik Tayan.

Antam tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga berkomitmen pada praktik pertambangan berkelanjutan.

Perusahaan ini menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Hal ini mencakup pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, pemberdayaan masyarakat sekitar tambang, serta tata kelola perusahaan yang baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Antam terus melakukan inovasi dan pengembangan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Investasi pada teknologi baru dan pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Antam juga aktif menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan lain, baik dalam maupun luar negeri, untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan nilai tambah produk.

Sebagai perusahaan BUMN, Antam memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi negara dan masyarakat.

Melalui pembayaran pajak, royalti, dan program tanggung jawab sosial perusahaan, Antam turut serta dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Turun Tiga Hari Berturut-turut, Bisa Diborong Mumpung Murah!

Harga Emas Turun Tiga Hari Berturut-turut, Bisa Diborong Mumpung Murah!

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 08:35 WIB

Skor Indeks Kesehatan Laut Indonesia Anjlok: Ancaman Nyata bagi Masa Depan

Skor Indeks Kesehatan Laut Indonesia Anjlok: Ancaman Nyata bagi Masa Depan

News | Minggu, 08 Juni 2025 | 15:26 WIB

Tambang Nikel di Raja Ampat, Anak Usaha Antam Disebut Sudah Sesuai Aturan

Tambang Nikel di Raja Ampat, Anak Usaha Antam Disebut Sudah Sesuai Aturan

Bisnis | Sabtu, 07 Juni 2025 | 20:01 WIB

Terkini

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×