Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Industri Kopi, Cokelat, Teh dan Wine Targetkan Peluang Pasar Triliunan di CBE 2025

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 Juni 2025 | 13:52 WIB
Industri Kopi, Cokelat, Teh dan Wine Targetkan Peluang Pasar Triliunan di CBE 2025
Cafe Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2025.

Suara.com - Transformasi besar terjadi di industri pameran gaya hidup dan makanan minuman (F&B) Indonesia. Bergabungnya event-event unggulan dengan basis komunitas yang kuat, Indonesia Coffee Festival (ICF), Cokelat Expo Indonesia (CEI), Indonesia Tea Festival (ITF) dan Indonesia Wine Festival (IWF) kini bergabung dalam satu sinergi strategis di bawah naungan Cafe Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2025.

Ajang ini akan berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 di NICE (Nusantara International Convention Exhibition), PIK 2, kawasan yang kini menjelma sebagai destinasi baru pusat bisnis dan gaya hidup kreatif di Jakarta.

Café Brasserie Expo (CBE) 2025 bukan sekadar kelanjutan dari edisi sebelumnya, tetapi hadir dengan pendekatan baru yang integratif melalui empat pilar utama yaitu pameran industri kopi, cokelat, teh
dan wine.

Sinergi ini membentuk ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas kreatif, dan konsumen dalam satu ruang kolaboratif.

Lebih dari sekadar pameran produk, CBE 2025 menjadi ruang kurasi yang menyoroti asal-usul bahan, proses produksi, serta nilai keberlanjutan, menjawab kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan dampak dari setiap produk yang mereka nikmati.

“Kami senang akhirnya kopi, teh, cokelat, dan wine bisa tampil ke permukaan dan bukan sekadar bagian kecil dari pameran besar, tetapi menjadi sorotan utama yang mencerminkan perubahan gaya hidup dan selera konsumen. Café Brasserie Expo 2025 kami hadirkan sebagai panggung kurasi, tempat
di mana artisan, brand lokal, dan komunitas dapat menunjukkan kualitas, nilai, dan cerita di balik
setiap rasa, dan bahkan menjadi bagian dari budaya, ekonomi, dan narasi baru dalam industri F&B
Indonesia,” ujar Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media, Selasa (10/6/2025).

Dengan nilai pasar minuman global yang diproyeksikan mencapai USD 2,3 triliun pada tahun 2030, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas perannya dalam industri ini.

CBE 2025 tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga sebuah platform pengembangan brand, business networking, dan pertukaran ide industri.

Bergabungnya Indonesia Coffee Festival dan Cokelat Expo Indonesia menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan sektor F&B yang berdaya saing global.

baca juga

Dukungan terhadap CBE 2025 datang dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Ekonomi
Kreatif (EKRAF), Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian BUMN.

Kolaborasi ini juga diperkuat oleh asosiasi strategis seperti SCAI (Specialty Coffee Association of Indonesia), ACBI (Asosiasi Cokelat Indonesia), AISTEA (Asosiasi Teh Indonesia), HCI (HIMPI Culinary Indonesia) dan TSWS (The Sommelier Wine Society), yang turut membentuk ekosistem industri yang terhubung dan inklusif.

"Pasar minuman di Indonesia mulai menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Kolaborasi lintas sektor melalui event seperti ini sangat penting untuk mendukung ekspansi ekonomi
kreatif nasional untuk mencapai tujuan pembangunan sektor kuliner yang inklusif,” ungkap Amir Hamzah, S.E., M.M., Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Lebih dari sekadar expo, Cafe Brasserie Expo Indonesia 2025 dirancang sebagai lifestyle experience
yang menyeluruh, menggabungkan elemen edukatif, inspiratif, dan hiburan.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai program yang mempertemukan produk dengan cerita di baliknya, nilai keberlanjutan, dan tren gaya hidup.

Mulai dari sesi bincang bersama komunitas, showcase kolaborasi industri, hingga berbagai aktivasi publik yang membangun koneksi emosional antara brand dan audiensnya.

Setiap program dirancang untuk menciptakan pengalaman bermakna bagi pengunjung sekaligus memberikan visibilitas optimal kepada exhibitor.

“Kami membangun Cafe Brasserie Expo sebagai ruang kolaboratif dan inklusif di mana tempat ide,
peluang, dan pengalaman bertemu. Harapannya, ajang ini tidak hanya ramai dikunjungi, tapi juga mampu menciptakan peluang nyata untuk pertumbuhan bisnis dan kolaborasi lintas sektor,” ujar
Luhur Tri Atmojo, Project Manager Cafe Brasserie Expo Indonesia.

CBE 2025 terbuka bagi semua kalangan, mulai dari pelaku industri dan komunitas profesional hingga pecinta kopi, cokelat, teh, wine, dan tren gaya hidup terkini. Tiket masuk ke Café Brasserie Expo gratis, dan event ini diproyeksikan akan menarik puluhan ribu pengunjung. Dengan konsep yang terus berkembang, CBE siap menegaskan posisinya sebagai salah satu pameran gaya hidup dan F&B
terbesar di Indonesia dan kawasan regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Identik dengan Kawasan Industri, Ini Pilihan Hunian Asri dan Nyaman di Cikarang

Identik dengan Kawasan Industri, Ini Pilihan Hunian Asri dan Nyaman di Cikarang

Lifestyle | Senin, 09 Juni 2025 | 22:03 WIB

Inklusivitas dalam Setiap Teguk di Kopi Difabis

Inklusivitas dalam Setiap Teguk di Kopi Difabis

Foto | Senin, 09 Juni 2025 | 18:54 WIB

Plot Twist: Tea Tree Oil Ternyata Bukan dari Teh

Plot Twist: Tea Tree Oil Ternyata Bukan dari Teh

Lifestyle | Senin, 09 Juni 2025 | 11:25 WIB

Terkini

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:53 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB