Industri Penerbangan Indonesia Butuh Pendekatan Kalkulatif dalam Hadapi Persaingan Ketat

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 14 Juni 2025 | 10:30 WIB
Industri Penerbangan Indonesia Butuh Pendekatan Kalkulatif dalam Hadapi Persaingan Ketat
Ilustrasi maskapai Pelita Air. (Dok: Pelita Air)

Suara.com - Pendekatan kalkulatif diperlukan dalam dunia penerbangan Indonesia. Maskapai penerbangan diharapkan mampu mengusung rencana yang lebih mapan, teratur, dan terukur dalam menghadapi persaingan ketat industri penerbangan domestik.

Pengamat aviasi senior Gerry Soejatman menilai, berbagai persoalan di dalam dunia penerbangan bisa diatasi.

“Saya lihat Pelita Air itu ekspansinya sangat calculated. Memang pasar masih shortage , cuma masih ada risiko yaitu dengan biaya yang tinggi, tarif batas atas yang masih belum disesuaikan dengan kondisi biaya, dan sparepart yang masih belum gampang dicari, jadi tentu mereka harus lebih hati-hati ketimbang seperti zaman dulu,” katanya.

Pelita Air, menurut Gerry, bukanlah pendatang baru dengan manajemen instan. Justru dari awal, mereka disiapkan dengan pengalaman panjang dari para profesional yang sudah kenyang menghadapi tantangan dunia aviasi.

“Pelita Air memang di-set-up dari awalnya mungkin sudah memikirkan dari pengalaman–pengalaman manajemennya. Bukan manajemen yang baru lahir kemarin. Mereka belajar dari kendala-kendala yang mereka hadapi zaman dulu sebelum mereka bergabung di Pelita Air. Dan mereka spend waktu yang cukup untuk mengantisipasi dan melihat sistem apa yang harus mereka punya dari support system setup, prosedurnya, hingga policy-nya. Jadi saya rasa itu yang sangat membantu mereka,” jelasnya.

Salah satu pencapaian mencolok Pelita Air adalah soal ketepatan waktu. Di saat banyak maskapai lain berjuang keras mempertahankan performa on-time, Pelita Air justru mampu konsisten berada di posisi teratas.

“Untuk fokus core value mereka apa? Ya itu tadi, reliability, on time. Itupun on time gak bisa 100%, tapi jujur ya, ini cukup ajaib Pelita Air bisa terus number 1, di saat yang lain struggling banget buat bisa catch up,” puji Gerry.

Untuk terus tumbuh dan membuka rute internasional, menurut Gerry, Pelita Air perlu memperkuat eksposur merek mereka di pasar global. Gerry optimistis terhadap masa depan Pelita Air, selama mereka tetap menjaga prinsip-prinsip dasar yang selama ini menjadi kekuatan mereka.

“Selama Pelita Air tetap memegang basic principle mereka, manajemen principle mereka, operational principle mereka, apa yang menjadi core untuk customer mereka. Mereka bisa banget untuk mengembangkan sayapnya ke mana pun.”

baca juga

Konsistensi, kesiapan sistem, dan fokus pada kualitas layanan menjadi fondasi kuat bagi Pelita Air dalam menembus pasar yang dinamis. Jika tetap berada di jalur ini, bukan tidak mungkin Pelita Air akan menjelma menjadi salah satu maskapai besar nasional dalam beberapa tahun ke depan , bukan hanya sebagai pemain pelengkap, tapi sebagai pemimpin rute-rute strategis di Indonesia dan luar negeri. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu Sedunia Selama Bulan Mei 2025

Garuda Indonesia Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu Sedunia Selama Bulan Mei 2025

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 19:22 WIB

Buntut Hilangnya HP Penumpang, Legislator Sebut Budaya di Maskapai Garuda Kronis: Seperti Kanker

Buntut Hilangnya HP Penumpang, Legislator Sebut Budaya di Maskapai Garuda Kronis: Seperti Kanker

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:18 WIB

Minyak Goreng Bekas Jadi Bahan Bakar Pesawat? Inovasi Spanyol Guncang Industri Penerbangan

Minyak Goreng Bekas Jadi Bahan Bakar Pesawat? Inovasi Spanyol Guncang Industri Penerbangan

Video | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:16 WIB

Borobudur Bertransformasi Menjadi Destinasi Kultural Spiritual Dunia yang Inklusif

Borobudur Bertransformasi Menjadi Destinasi Kultural Spiritual Dunia yang Inklusif

Bisnis | Minggu, 25 Mei 2025 | 17:51 WIB

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Otomotif | Minggu, 11 Mei 2025 | 08:03 WIB

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:01 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×