Produk Buatan Korsel Bakal Banjiri Asia Tenggara, Termasuk Indonesia

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 16 Juni 2025 | 13:57 WIB
Produk Buatan Korsel Bakal Banjiri Asia Tenggara, Termasuk Indonesia
Bendera korea Selatan [Unsplash/Daniel Bermard]

Suara.com - Korea Selatan (Korsel) terus meningkatkan produk ekspornya ke beberapa negara. Termasuk pada negara ASEAN yang mengalami surplus perdagangan tahun ini.

Apalagi, Ekspor Korea Selatan ke negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara sedang meningkat, membantu mengimbangi penurunan pengiriman baru-baru ini ke Amerika Serikat dan Tiongkok.

Lantaran masih berlangsung perang dagang global yang sebagian dipicu oleh kebijakan tarif AS yang terus berkembang.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan di Korea, ekspor ke kawasan ASEAN mencapai 47,88 miliar dolar AS pada periode Januari-Mei. Angka ini naik 4,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Di tengah pemisahan antara AS dan Tiongkok, Tiongkok semakin berupaya untuk memperluas kehadirannya di pasar ASEAN. ASEAN akan menjadi pasar yang lebih penting di masa mendatang karena AS juga mengalihkan sumber impornya dari Tiongkok ke ASEAN," kata Austin Chang, presiden lembaga perdagangan internasional di bawah KITA dilansir Korea Herald, Senin (16/6/2026).

Selama periode yang sama, ekspor Korea Selatan ke AS turun 4,3 persen karena dampak kebijakan tarif pemerintahan Donald Trump mulai terwujud, sementara pengiriman ke Tiongkok turun 5 persen.

Pada bulan Februari, ekspor ke ekonomi ASEAN mencatat 9,56 miliar dolar AS melampaui pengiriman bulanan ke Tiongkok, yang mencapai 9,5 miliar dolar AS, untuk pertama kalinya dalam 23 tahun.

Tentunya, pengiriman ke ASEAN melampaui ekspor ke Tiongkok lagi pada bulan Maret, yaitu 10,26 miliar dolar AS menjadi 10,06 miliar dolar AS. Sedangkan, pads bulan Mei, ekspor ke AS turun 8,4 persen secara tahunan menjadi 10,05 miliar dolar AS.

Sedangkan, ekspor ke Tiongkok turun 8,1 persen menjadi 10,4 miliar dolar AS. Penurunan ini akibat dampak kebijakan tarif yang diberlakukan pemerintahan Trump. Sementara itu, pengiriman ke ASEAN turun 1,3 persen menjadi 10 miliar dolar AS pada bulan tersebut.

baca juga

Badan Promosi Perdagangan-Investasi Korea sebelumnya menyebut negara-negara ASEAN sebagai tujuan ekspor yang menguntungkan bagi Korea Selatan tahun ini di tengah tren global untuk menurunkan ketergantungan rantai pasokan pada Tiongkok, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, dan perluasan rumah tangga kelas menengah di kawasan tersebut.

Sedangkan Barang ekspor yang menjanjikan ke kawasan tersebut meliputi semikonduktor, elektronik, peralatan rumah tangga, robot, suku cadang baterai EV, fasilitas energi terbarukan, dan lainnya.

Sebagai informasi,Korea Selatan dan ASEAN merupakan mitra dagang yang sangat berharga bagi satu sama lain. Pada tahun 2023, volume perdagangan antara ASEAN dan Korea Selatan tercatat sebesar 187,1 miliar USD.

ASEAN merupakan mitra dagang terbesar kedua bagi Korea Selatan. Lebih jauh lagi, ASEAN merupakan tujuan investasi terbesar kedua bagi Korea Selatan dengan arus masuk investasi asing langsung dari Korea Selatan masing-masing mencapai 10,8 miliar USD pada tahun 2022 dan 7,31 miliar USD pada tahun 2023.

Selain itu, ASEAN bersama Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan (ASEAN+3) menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdagangan multilateral bebas.

Pernyataan ini dikeluarkan dalam pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN+3 di Italia, Minggu (4/5/2025), dilansir dari NHK Japan.

Pertemuan ini digelar di tengah kekhawatiran bahwa langkah tarif Amerika Serikat dapat mengganggu perekonomian kawasan.

Dalam pernyataan bersama yang disusun seusai pertemuan, para pejabat menyoroti bahwa prospek ekonomi kawasan kini berada dalam tekanan.

Mereka mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian global. Pejabat juga menggarisbawahi bahwa eskalasi proteksionisme perdagangan global menimbulkan fragmentasi ekonomi.

Fragmentasi tersebut akhirnya berdampak pada arus perdagangan, investasi, dan modal lintas negara. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen penuh negara-negara ASEAN+3 terhadap sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan.

Sistem perdagangan ini juga diharapkan tidak diskriminatif, terbuka, adil, inklusif, setara, dan transparan. Sistem ini, menurut mereka, harus tetap berpusat pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Selain itu, negara-negara tersebut juga sepakat untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi intra-kawasan guna memperkuat ketahanan ekonomi regional.

Menteri Keuangan Jepang, Kato Katsunobu, menyampaikan Jepang akan aktif mendesak Amerika Serikat untuk meninjau kembali kebijakan tarifnya yang dinilai merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digelar Besok, Simak Rundown Konser Kai EXO di Jakarta

Digelar Besok, Simak Rundown Konser Kai EXO di Jakarta

Entertainment | Jum'at, 13 Juni 2025 | 16:04 WIB

Korea Selatan Mulai Bidik Pasar Indonesia, Ada Potensi di Sektor Digital

Korea Selatan Mulai Bidik Pasar Indonesia, Ada Potensi di Sektor Digital

Tekno | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:33 WIB

Timnas Indonesia Tak Termasuk, Daftar Negara Asia Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Tak Termasuk, Daftar Negara Asia Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 21:11 WIB

Terkini

Buru Lokasi BTS Lewat Aplikasi Peta di Wisata Guci Tegal, Komplotan Pencuri Kabel Optik Dibekuk

Buru Lokasi BTS Lewat Aplikasi Peta di Wisata Guci Tegal, Komplotan Pencuri Kabel Optik Dibekuk

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 16:32 WIB

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:31 WIB

Sentilan Isu Sosial dan Arti Ketulusan Keluarga di Novel Kado Terbaik

Sentilan Isu Sosial dan Arti Ketulusan Keluarga di Novel Kado Terbaik

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 16:30 WIB

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 16:29 WIB

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Penyadapan Presiden: Murni Penegakkan Hukum

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Penyadapan Presiden: Murni Penegakkan Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:28 WIB

Bagaimana Jika BPJS Kesehatan Menunggak?

Bagaimana Jika BPJS Kesehatan Menunggak?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:25 WIB

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa, PNM dan Abpednas Berkolaborasi Perkuat Literasi Keuangan

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa, PNM dan Abpednas Berkolaborasi Perkuat Literasi Keuangan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:21 WIB

Berkat Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Jadi Perkasa ke Level Rp18.082/USD

Berkat Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Jadi Perkasa ke Level Rp18.082/USD

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:20 WIB

Bukan Prabowo yang Menentukan, Begini Mekanisme Konstitusional Jika Gibran Dimakzulkan

Bukan Prabowo yang Menentukan, Begini Mekanisme Konstitusional Jika Gibran Dimakzulkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:20 WIB

Kelakar Hercules Soal Penyadapan: Jangan Disadap, Dibosin Aja

Kelakar Hercules Soal Penyadapan: Jangan Disadap, Dibosin Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:18 WIB

×