Bos Danantara Ungkap Ideal Return Investasi di RI: Minimal 10%

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 17 Juni 2025 | 13:21 WIB
Bos Danantara Ungkap Ideal Return Investasi di RI: Minimal 10%
Danantara mendapatkan dana kelolaan dari dividen yang dibagikan oleh perusahaan-perusahaan BUMN tersebut.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan pendapatan sebesar Rp13 triliun dalam lima tahun ke depan. 

Target ini dicanangkan untuk menjadi motor pendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% pada tahun 2029, sebuah angka yang sejalan dengan arahan Kementerian PPN/Bappenas.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan optimisme ini dalam acara Meet The Leaders di Universitas Paramadina beberapa waktu lalu. 

Menurut Rosan, proyeksi pendapatan tersebut tidak mengada-ada, melainkan bersumber dari total nilai investasi yang telah masuk ke Indonesia selama satu dekade terakhir yang mencapai angka Rp9.100 triliun.

"Jadi selama lima tahun mendatang, pertumbuhannya memang diharapkan melonjak secara signifikan, dalam rangka mendukung pencapaian target pertumbuhan 8%," ujar Rosan.

Sebagai pengelola dana abadi milik negara, Danantara memiliki fondasi yang kokoh dengan total aset yang berasal dari seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang nilainya melebihi Rp15.000 triliun. Danantara mendapatkan dana kelolaan dari dividen yang dibagikan oleh perusahaan-perusahaan BUMN tersebut.

"Dana yang kita miliki saat ini bisa dikelola untuk menghasilkan imbal hasil. Untuk Indonesia, idealnya kita menginginkan tingkat pengembalian minimal sebesar 10%," jelas Rosan.

Menariknya, Rosan, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, membeberkan strategi investasi Danantara. Sekitar 20% dari investasinya kemungkinan akan dialokasikan ke luar negeri, menjadikan total proporsi investasi dari dalam dan luar negeri mencapai 35%. Ini berarti ada sekitar US$185 miliar yang dapat dimanfaatkan untuk investasi setiap lima tahun.

Rosan menegaskan bahwa semua langkah ini memiliki satu tujuan utama sepertibpenciptaan lapangan kerja. "Kembali lagi, ini semua bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Investasi sangat penting dan menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptakan pekerjaan, dan aspek-aspek penting lainnya. Karena pada intinya, semua ini berakar pada investasi," pungkas Rosan.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jakarta pada Senin (24/2/2025). Menurutnya, Danantara menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengelola investasi nasional untuk mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.

“Peluncuran Danantara Indonesia hari ini memiliki arti yang sangat penting karena Danantara Indonesia bukan sekadar badan pengelola investasi, melainkan harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia,” kata Presiden.

Presiden mengatakan pengelolaan Danantara diharapkan dapat mengubah cara pengelolaan kekayaan bangsa demi kesejahteraan rakyat. Adanya Danantara merupakan bukti komitmen pemerintah yang disiplin dan tata keuangan yang bertanggung jawab.

“Kita telah membuktikan komitmen dalam mengelola kekayaan negara dengan disiplin keuangan yang ketat dan tata kelola yang bertanggungjawab dalam 100 hari pertama pemerintah yang saya pimpin, kami berhasil mengamankan lebih dari 300 triliun rupiah, hampir 20 miliar dolar dalam bentuk tabungan negara,” ujar Presiden. 

Selanjutnya, dana tersebut akan dikelola oleh Danantara dan diinvestasikan dalam proyek nasional industrialisasi dan hilirisasi. Presiden mengatakan proyek-proyek tersebut dapat memberikan dampak dalam menciptakan nilai tambah yang signifikan untuk Indonesia.

“Proyek-poroyek yang berdampak tinggi yang akan menciptakan nilai tambah yang signifikan untuk bangsa kita, menciptakan manfaat nyata, lapangan kerja yang bermutu, dan kemakmuran yang berjangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” kata Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Dunia Kucurkan Utang Buat RI Rp34,6 Triliun

Bank Dunia Kucurkan Utang Buat RI Rp34,6 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:55 WIB

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Danantara dan INA Bidik Proyek Strategis Nasional Milik Chandra Asri

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:25 WIB

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 07:51 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×