Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Soroti Anjloknya Harga Nikel

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Juni 2025 | 11:30 WIB
Sri Mulyani Soroti Anjloknya Harga Nikel
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti anjloknya harga nikel. Foto ist.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyalakan alarm peringatan terkait anjloknya harga komoditas ekspor unggulan Indonesia, terutama nikel, yang diprediksi bakal menekan penerimaan negara dari sektor perpajakan. 

Dalam konferensi pers APBN KITA 2025 pada Selasa (17/6/2025), Sri Mulyani secara khusus menyoroti penurunan drastis harga nikel yang menjadi salah satu kontributor utama ekspor dan penerimaan negara.

Harga nikel, menurut Sri Mulyani, telah merosot tajam. Secara tahunan (year on year/yoy), harganya anjlok hingga 12 persen. Penurunan bulanan (month to month/mtm) juga tidak kalah mengkhawatirkan, mencapai 4 persen. Bahkan sepanjang Januari hingga Mei 2025 (year to date/ytd), harga nikel terpangkas 1,3 persen.

"Harga nikel dalam hal ini secara month to month saja drop 4 persen, year on year drop-nya 12 persen, hanya year to date drop-nya lebih sedikit yaitu 1,3 persen," ungkap Sri Mulyani. Ia menambahkan, "Ini menggambarkan salah satu komoditas kontributor ekspor kita di nikel itu juga akan mengalami penurunan dari sisi kontribusi perpajakannya."

Selain nikel, Sri Mulyani juga membeberkan kondisi harga komoditas lain. Harga tembaga, yang vital untuk industri teknologi digital, menunjukkan tren lebih positif dengan kenaikan 10 persen (ytd) dan 3 persen (yoy). Namun, komoditas kelapa sawit mentah (CPO) justru cenderung menurun, terkoreksi 18 persen secara year to date, meskipun menunjukkan perbaikan dibanding tahun lalu.

"Kita lihat penurunan terutama dari Januari ke Mei, tapi kalau kita lihat antara Mei tahun ini dengan Mei tahun lalu ada kenaikan. Tahun lalu memang berat sekali penurunan dari CPO ini harganya," jelas Sri Mulyani.

Sementara itu, harga beras terpantau naik 3 persen secara tahunan, meskipun terkoreksi 1,8 persen secara year to date. Harga minyak mentah Brent juga cenderung menurun, 15 persen secara tahunan dan minus 0,5 persen secara year to date, namun sempat melesat 11 persen secara bulanan akibat gejolak perang Iran dan Israel.

Bendahara Negara juga menyoroti fluktuasi harga batu bara. Meskipun secara year to date dan tahunan masing-masing menurun 16 persen dan 21 persen, harga batu bara naik 5 persen dalam sebulan terakhir, bahkan menembus USD 105,3 pada Mei-Juni.

Sri Mulyani menegaskan, fluktuasi harga komoditas ini tidak hanya dipengaruhi oleh mekanisme permintaan dan penawaran atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sangat rentan terhadap pergolakan politik, khususnya di Timur Tengah.

baca juga

"Inilah yang harus kita waspadai, karena penerimaan negara kita juga nanti akan dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak sepenuhnya dalam kontrol kita seperti geopolitik maupun perekonomian dunia," pungkas Sri Mulyani, menekankan perlunya kewaspadaan pemerintah dalam menghadapi tantangan penerimaan negara di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengumumkan Harga Batubara Acuan (HBA) dan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) periode kedua Juni 2025.

Untuk HMA, terjadi peningkatan pada mineral logam, seperti aluminium, emas, tembaga, perak, seng, mangan, dan konsentrat titanium.

Sementara harga tetap terjadi pada bijih krom. Lalu kobalt, timbal, bijih besi dan nikel mengalami penurunan.

Lebih detail, harga nikel periode kedua bulan ini turun dengan harga US$ 15.221 per dry metric ton (dmt) jika dibandingkan dengan harga periode pertama senilai US$ 15.405 per dmt.

Beberapa komoditas HMA masih mengalami penguatan, hanya komoditas nikel yang pada pertengahan Juni ini mengalami penurunan harga yang cukup signifikan," ungkap Kementerian ESDM.

"Sedangkan untuk harga batubara mengalami penurunan pada GAR 6.322 dan 5.300," tambahnya.

Sedangkan untuk HBA, dua golongan batubara kalori tinggi berdasarkan Gross Air Received (GAR) kompak mengalami penurunan. Yaitu pada HBA kalori 6.322 GAR dan HBA kalori 5.300 GAR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Jadi Wakil Ketua Satgassus Penerimaan Negara, Tapi Absen di Rapat Perdana dengan DJP: Ada Apa?

Novel Jadi Wakil Ketua Satgassus Penerimaan Negara, Tapi Absen di Rapat Perdana dengan DJP: Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 09:22 WIB

Siap Mundur jika Salah, Video Bahlil Disemprot DPR Imbas Tuding Menteri Kader PDIP Viral Lagi

Siap Mundur jika Salah, Video Bahlil Disemprot DPR Imbas Tuding Menteri Kader PDIP Viral Lagi

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:44 WIB

Perintah Hemat Prabowo Mulai Longgar, Sri Mulyani Buka Blokir Anggaran Rp129 Triliun Bagi 99 K/L

Perintah Hemat Prabowo Mulai Longgar, Sri Mulyani Buka Blokir Anggaran Rp129 Triliun Bagi 99 K/L

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 20:12 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×