Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

PLN Indonesia Power Bukukan Pendapatan Usaha Rp 110,58 Triliun di 2024

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 21 Juni 2025 | 16:21 WIB
PLN Indonesia Power Bukukan Pendapatan Usaha Rp 110,58 Triliun di 2024
PLN Indonesia Power membukukan pendapatan usaha Rp110,58 triliun dan laba bersih sebesar Rp13,10 triliun sepanjang tahun 2024.

Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) kembali menorehkan kinerja keuangan yang impresif, korporasi membukukan pendapatan usaha Rp110,58 triliun dan laba bersih sebesar Rp13,10 triliun sepanjang tahun 2024.

Capaian ini melampaui target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan mencatatkan kinerja terbaik dalam sejarah perusahaan, baik dari sisi pendapatan usaha, EBITDA maupun laba bersih.

PLT. Direktur Utama / Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi transformasi bisnis, penguatan tata kelola dan sinergi seluruh insan perusahaan.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian luar biasa di tahun 2024. Kinerja keuangan yang melampaui target ini mencerminkan komitmen kami dalam menjalankan bisnis secara efisien, profesional dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Bernadus, Sabtu (21/6/2025).

“Lebih dari sekadar angka, capaian ini adalah bukti nyata bahwa PLN Indonesia Power siap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjawab mandat Presiden Prabowo dalam Asta Cita untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan energi bangsa,” tambahnya.

Pada tahun 2024, pendapatan usaha PLN Indonesia Power mencapai 103,9% dari target RKAP sebesar Rp106,37 triliun. Angka ini juga meningkat sebesar Rp7,08 triliun dibandingkan pendapatan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp103,50 triliun.

Sementara itu, EBITDA _(Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization)_ tercatat sebesar Rp29,99 triliun atau 110% dari target RKAP sebesar Rp26,85 triliun.

Peningkatan signifikan ini menunjukkan kekuatan fundamental operasional dan efisiensi perusahaan dalam pengelolaan biaya serta optimalisasi sumber daya.

Lebih lanjut, laba bersih perusahaan mencapai Rp13,10 triliun, atau 138,1% dari target RKAP sebesar Rp9,49 triliun. Dibandingkan dengan tahun 2023, angka ini mengalami peningkatan sebesar Rp4,91 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp8,19 triliun.

Dengan pondasi keuangan yang kuat, PLN Indonesia Power terus mengakselerasi berbagai inisiatif strategis, termasuk pengembangan energi baru terbarukan, digitalisasi pembangkit serta peningkatan pelayanan yang mendukung transformasi sektor kelistrikan nasional menuju masa depan yang berkelanjutan dan inklusif.

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memegang peranan krusial dalam menjaga pasokan listrik di Indonesia. Sebagai Subholding Generation Company (GenCo) terbesar di bawah naungan PT PLN (Persero), PLN IP bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan pembangkit listrik yang tersebar di seluruh Nusantara.

Dengan portofolio pembangkit yang beragam, PLN IP mengelola berbagai jenis sumber energi, mulai dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), pembangkit listrik tenaga air (PLTA), hingga pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) seperti PLTP (panas bumi), PLTS (surya), dan PLTB (bayu). Diversifikasi ini memungkinkan PLN IP untuk berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

PLN IP terus berupaya meningkatkan efisiensi dan keandalan pembangkit yang dikelolanya. Program-program modernisasi dan optimalisasi secara berkala dijalankan untuk memastikan pembangkit beroperasi dengan performa terbaik. Selain itu, PLN IP juga aktif mengembangkan inovasi dalam teknologi pembangkitan, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pemeliharaan.

Dalam mendukung transisi energi, PLN IP berkomitmen untuk meningkatkan porsi EBT dalam bauran energinya. Pengembangan pembangkit EBT terus dilakukan, baik melalui proyek-proyek baru maupun konversi pembangkit fosil menjadi pembangkit EBT. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060.

PLN IP tidak hanya berfokus pada penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar pembangkit. Melalui program-program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN IP berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Resmi Operasikan Pembangkit Terapung, Suplai Sistem Kelistrikan Sulsel

PLN Indonesia Power Resmi Operasikan Pembangkit Terapung, Suplai Sistem Kelistrikan Sulsel

Bisnis | Minggu, 15 Juni 2025 | 12:06 WIB

PLN Indonesia Power Bidik 5,2 GW Energi Panas Bumi

PLN Indonesia Power Bidik 5,2 GW Energi Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 15:28 WIB

Percepat Transisi Energi, PLN IP Disambangi IESR

Percepat Transisi Energi, PLN IP Disambangi IESR

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 10:49 WIB

Terkini

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:11 WIB

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:09 WIB

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB