Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 03 Juli 2025 | 16:33 WIB
BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS
Pemerintah Indonesia secara serius mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta untuk menggenjot pembelian produk-produk Amerika Serikat (AS). Foto: Fadil-Suara.com

Suara.com - Pemerintah Indonesia secara serius mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta untuk menggenjot pembelian produk-produk Amerika Serikat (AS).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi terkait negosiasi tarif dengan AS.

Total potensi belanja yang ditawarkan Indonesia kepada AS mencapai angka fantastis, yaitu US$ 34 miliar atau setara dengan Rp 550 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa angka jumbo tersebut mencakup berbagai sektor, termasuk pembelian komoditas energi, produk agrikultur, hingga kerja sama investasi yang melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

"Tadi sudah dibahas tentang rencana Indonesia mengenai pembelian energi yang totalnya bisa mencapai US$ 15,5 miliar. Kemudian terkait juga dengan pembelian barang agrikultur, dan juga terkait dengan rencana investasi termasuk di dalamnya oleh BUMN dan Danantara," ungkap Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (3/7/2025).

Secara spesifik, dari total US$ 34 miliar tersebut, US$ 15,5 miliar dialokasikan untuk volume impor komoditas energi. Sisanya, salah satunya akan digelontorkan untuk belanja impor sektor agrikultur. 

Penekanan pada peran BUMN dan swasta menjadi kunci dalam merealisasikan target ini. Beberapa perusahaan swasta dan BUMN memang secara khusus dilibatkan untuk menggenjot belanja sejumlah komoditas dari AS.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya strategis untuk mengatasi defisit perdagangan yang selama ini dialami Amerika Serikat terhadap Indonesia. 

"Trade deficit Amerika terhadap Indonesia adalah US$ 19 miliar, tetapi yang kita offer pembelian kepada mereka itu jumlahnya melebihi, yaitu US$ 34 miliar," pungkas Airlangga. Dengan demikian, diharapkan komitmen belanja besar ini dapat menciptakan hubungan ekonomi yang lebih seimbang dan saling menguntungkan bagi kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Luncurkan Program KUR Perumahan Untuk Tipe 36

Pemerintah Luncurkan Program KUR Perumahan Untuk Tipe 36

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:10 WIB

Suara Live! Ojek Online dan Olahraga Kekinian Kena Getahnya! Kebijakan Pajak Baru Bikin Geger

Suara Live! Ojek Online dan Olahraga Kekinian Kena Getahnya! Kebijakan Pajak Baru Bikin Geger

Video | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:07 WIB

Indonesia Borong Energi AS Senilai Rp251 Triliun Demi Hindari Tarif Tinggi

Indonesia Borong Energi AS Senilai Rp251 Triliun Demi Hindari Tarif Tinggi

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:52 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB