Monit Kantongi Pendanaan 2,5 Juta Dolar AS untuk Modernisasi Pengeluaran Bisnis di Indonesia

Iwan Supriyatna

Jum'at, 04 Juli 2025 | 17:39 WIB
Monit Kantongi Pendanaan 2,5 Juta Dolar AS untuk Modernisasi Pengeluaran Bisnis di Indonesia
Ilustrasi Dolar AS.

Suara.com - Monit, platform manajemen pengelolaan pengeluaran di Indonesia, meraih pendanaan sebesar US$2 ,5 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Cento Ventures, dengan partisipasi strategis dari Sansan, pemain transformasi digital B2B dari Jepang.

Dalam putaran ini turut pula partisipasi investor yang sudah ada sebelumnya, yaitu dari 1982 Ventures dan In it-6.

Lanskap pembayaran digital Indonesia sedang berkembang pesat, dengan volume pembayaran kartu yang diproyeksikan mencapai USD 87 miliar pada tahun 2029 (CAGR 8 ,8 %) dan nilai qtransaksi QRIS melonjak 192% menjadi USD 36 miliar. 

Namun di sisi lain, Perusahaan menegah dan bahkan perusahaan yang lebih besar di Indonesia menghadapi tantangan berupa kebutuhan yang belum terpenuhi secara maksimal dan signikan dalam hal solusi pembayaran bisnis, khususnya untuk pembayaran berbasis kartu.

Hal ini dikarenakan persyaratan yang rumit, dan kompleks, sehingga membatasi akses mereka ke layanan keuangan formal dan kredit.

Lanskap perbankan yang ada saat ini juga tidak memiliki alat untuk manajemen kartu yang tepat yang dapat memusatkan kontrol pengeluaran. Hal ini yang sering kali mengakibatkan kebocoran dan kurangnya visibilitas atas pengeluaran bisnis. 

Kesenjangan yang ada ini merupakan peluang bisnis yang sangat bernilai bagi platform seperti Monit yang menghadirkan solusi otomatisasi dan kontrol tingkat perusahaan pada keuangan bisnis.

Platform Monit menggabungkan manajemen kartu korporat dengan perangkat lunak berbasis AI untuk memecahkan tantangan utama dalam pengeluaran bisnis, melakukan pelacakan pengeluaran, dan kontrol keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Perusahaan berskala menengah hingga besar di Indonesia tengah menghadapi lanskap operasional yang semakin kompleks. Mereka terhambat oleh proses keuangan yang masih manual, terfragmentasi, dan tidak transparan, yang berdampak langsung pada performa serta pertumbuhan bisnis.

baca juga

"Platform kami dirancang khusus untuk menjawab tantangan tersebut—memberikan visibilitas dan otomatisasi yang dibutuhkan oleh tim keuangan, dengan pendekatan yang modern dan tersentralisasi. Pendanaan baru ini memungkinkan kami untuk memperdalam kapabilitas Monit dan memperkuat posisi kami sebagai pemimpin pasar,” jelas Rizki Aditya, Co-founder dan CEO Monit.

Sementara itu, Boon Ping Chua, Partner di Cento Ventures, mengatakan: "Monit tengah mengatasi kesenjangan kritis dalam infrastruktur keuangan di Indonesia. Eksekusi yang disiplin dan komitmen kuat menjadikan Monit berada pada posisi strategis untuk membangun perusahaan yang mendefinisikan kategori di Asia Tenggara."

Senada dengan itu, Muneyuki Hashimoto, Director, Executive Ocer, CFO Sansan, mengatakan: “ Kami sangat antusias mendukung Monit dalam pendanaan ini karena mereka menghadirkan esiensi yang sangat dibutuhkan bagi sektor perusahaan Indonesia. Misi mereka sangat selaras dengan visi kami untuk menjadi infrastruktur bisnis.”

Scott Krivokopich, Managing Partner 1982 Ventures, juga menyampaikan antusiasmenya dalam putaran pendanaan ini: "Kami telah mendukung Monit sejak awal. Berbeda dengan para pesaing dan pemain lain di kategori yang sama yang memiliki dana berlebih, Monit mampu berkembang pesat tanpa menghabiskan banyak modal. Kami sangat antusias dapat kembali berpartisipasi dalam putaran ini."

Achmad Zaky, Founding Partner Init-6 Ventures, juga menyampaikan: "Kami memutuskan untuk mendukung Monit sejak awal karena melihat kombinasi yang solid antara fokus bisnis, kedisiplinan, dan pemahaman mendalam Monit terhadap kebutuhan sektor keuangan di Indonesia. Monit tidak hanya tumbuh dengan cepat, tetapi juga mampu memecahkan permasalahan kompleks yang dihadapi perusahaan-perusahaan Indonesia secara efisien, khususnya dalam mengelola proses keuangan sehari-hari. Kami bangga atas pertumbuhan Monit dan sepenuhnya mendukung putaran pendanaan ini. Kami yakin, ini baru permulaan dari dampak positif yang lebih luas.”

“Pendanaan ini akan digunakan secara strategis untuk meningkatkan kapabilitas rangkaian produk Monit, dengan fokus khusus pada penguatan kemampuan AI serta peningkatan fungsinya dalam memberikan masukan prediktif dan mengotomatiskan operasi keuangan pada level yang lebih tinggi.

Monit juga berencana memperluas jaringan mitra perusahaan dan tim penjualan guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus memulai ekspansi strategis ke pasar regional dan pasar-pasar utama di Asia Tenggara.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Konflik AS-Iran, Rupiah Terkapar di Level Rp 16.492 per Dolar AS

Gara-gara Konflik AS-Iran, Rupiah Terkapar di Level Rp 16.492 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 16:50 WIB

Amerika Serikat Jadi Biang Kerok Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Amerika Serikat Jadi Biang Kerok Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 12:18 WIB

JP Morgan Ramal 40 Tahun Lagi Dolar AS Lenyap

JP Morgan Ramal 40 Tahun Lagi Dolar AS Lenyap

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×