Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

JP Morgan Ramal 40 Tahun Lagi Dolar AS Lenyap

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 17 Juni 2025 | 13:50 WIB
JP Morgan Ramal 40 Tahun Lagi Dolar AS Lenyap
Petugas penukaran menghitung mata uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (5/4/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - JP Morgan telah memperkirakan berapa lama dolar AS akan tetap menjadi mata uang global. Lantaran, BRICS memulai langkah-langkah de-dolarisasi alias mengurangi ketergantungan pemakaian dolar AS.

Apalagi, dolar AS berada di bawah tekanan dari berbagai sudut karena negara-negara berkembang memutuskan hubungan dengan mata uang tersebut.

Dari menyelesaikan perdagangan dalam mata uang lokal hingga mendiversifikasi cadangan bank sentral mereka dengan emas dan menulis ulang kebijakan untuk kepentingan aliansi, pergeseran paradigma sedang terjadi di sektor keuangan global.

Dilansir Watch Guru, negara-negara ekonomi berkembang sebelumnya takut akan dampak dari Gedung Putih jika mereka tidak selaras dengan kebijakan Amerika. Mereka tidak menunjukkan rasa takut pada tahun 2025 dan siap untuk menantang AS di panggung dunia.

Namun, JP Morgan memberikan perkiraan tentang berapa lama dolar dapat bertahan sebagai mata uang cadangan dunia saat BRICS berupaya untuk menggulingkannya. CEO JP Morgan Jamie Dimon memperkirakan bahwa aliansi BRICS pada akhirnya dapat berhasil menjatuhkan dolar AS.

"Dimon mengajukan syarat bahwa jika AS kehilangan kekuatan militer dan ekonominya yang unggul, dolar akan hancur. Saya selalu ditanya pertanyaan ini: 'Apakah kita akan menjadi mata uang cadangan?' Dan tidak, jika kita bukan militer dan ekonomi yang unggul." CEO JP Morgan melanjutkan.

Menurut prediksinya, dolar AS dapat tetap menjadi cadangan dunia selama 40 tahun dan kehilangan statusnya setelah itu.

"Dalam 40 tahun, kita tidak akan menjadi mata uang cadangan. Itu fakta, baca saja sejarahnya," tambahnya.

Dimon menekankan bahwa jika AS tidak memenuhi semua parameter ini dalam 40 tahun ke depan, ia berisiko kehilangan dominasi mata uangnya.

baca juga

Namun, Gedung Putih berhasil bertahan dan mengendalikan keadaan, dolar akan tetap kokoh. Ujian lakmus bagi Gedung Putih adalah menjaga USD dari serangan BRICS, menurut JP Morgan.

Negara Asia Mulai Kurangi Penggunaan Dolar

Negara Asia secara bertahap menjauh dari penggunaan dolar AS. Hal ini dikarenakan campuran ketidakpastian geopolitik, pergeseran moneter, dan lindung nilai mata uang mendorong de-dolarisasi di seluruh wilayah.

Baru-baru ini, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, atau ASEAN, berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan dan investasi. Hal ini sebagai bagian dari Rencana Strategis Komunitas Ekonomi yang baru dirilis untuk tahun 2026 hingga 2030.

Rencana tersebut menguraikan upaya untuk mengurangi guncangan yang terkait dengan fluktuasi nilai tukar dengan mempromosikan penyelesaian mata uang lokal dan memperkuat konektivitas pembayaran regional.

"Keputusan kebijakan perdagangan Trump yang tidak menentu dan depresiasi dolar yang tajam mungkin mendorong peralihan yang lebih cepat ke mata uang lain,” kata Francesco Pesole, ahli strategi valas di ING dilansir CNBC International, Kamis (12/6/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 08:02 WIB

Ketidakpastian Pasar Keuangan Global Dorong Rupiah Loyo Terhadap Dolar AS ke Level Rp16.445

Ketidakpastian Pasar Keuangan Global Dorong Rupiah Loyo Terhadap Dolar AS ke Level Rp16.445

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 17:15 WIB

Chandra Asri Group Siapkan Capex 350 Juta Dolar AS untuk Jalankan Investasi CAA

Chandra Asri Group Siapkan Capex 350 Juta Dolar AS untuk Jalankan Investasi CAA

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2025 | 05:47 WIB

Terkini

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×