Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli

Achmad Fauzi

Senin, 07 Juli 2025 | 10:30 WIB
Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli
Menko Pangan Zulkfli Hasan (Zulhas) memimpin rapat pembentukan 80.000 Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan koperasi desa (kopdes) merah putih telah siap diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Direncanakan, peresmian Kopdes merah putih pada 19 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah.

Zulhas, menjelaskan dari sekian banyak model kopdes yang ingin dibentuk, sebanyak 80.000 kopdes telah siap diresmikan.

"Kita bersyukur 80.000 Kopdes dan Koperasi Kelurahan sudah terbentuk Maka akan di-launching oleh Bapak Presiden. Diagendakan Insha Allah tanggal 19 Juli sudah kita putuskan, nanti pusat kegiatannya di Klaten, Jawa Tengah," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Senin (7/7/2025).

Namun, tutur Zulhas, dari 80.000 baru 500 kopdes yang telah memiliki struktur model usahanya atau mock up. 500 kopdes itu hanya memiliki badan hukum yang jelas.

Dua Koperasi Kelurahan di Kalteng bakal jadi proyek percontohan Kopdes Merah Putih/ist
Dua Koperasi Kelurahan di Kalteng bakal jadi proyek percontohan Kopdes Merah Putih/ist

"Ini kan baru badan hukumnya sebetulnyaa, tetapi sudah beberapa jadi mock up. Nah yang di-launching tadi kebentukan 80.000 Tapi sekaligus sudah ada mock up-nya ada," ucap dia.

Zulhas meminta semua pihak dari Kementerian terkait hingga BUMN untuk berbondong-bondong membantu pembentuk kopdes merah putih ini. Seban, dia menilai jika tidak saling bekerja sama, maka pembentukan Kopdes akan berlarut-larut.

"Karena koperasi itu akan berjalan sukses kalau ada kerjasama dari semua pihak. Ya ada Satgas Kabupaten, Satgas Provinsi, kemudian Kementerian, para Wamen Juga dukungan dari BUMN. Ada di sini, ada perbankan, ada Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Syariah Ada pupuk, ada ID Food, ada bulog, ada Bapanas, dan lain-lain. Jadi kerjasama semua pihak, maka pembentukan ini bisa cepat dilaksanakan," tegas dia.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) meneken nota kesepahaman atau MOU dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan sumber daya manusia atau SDM dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih.

Nota kesepahaman itu ditandatangani langsung Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Kemnaker, Jakarta pada Selasa 1 Juli 2025. 

baca juga

Nota kesepahaman itu berisi sejumlah poin penting soal pemanfaatan fasilitas dan program ketenagakerjaan Kemnaker guna meningkatkan SDM dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih.

"Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan memiliki modalitas yang pertama itu adalah balai-balai yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian kita memiliki instruktur dan skema-skema berkait dengan kompetensi sertifikasi. Dan yang ketiga termasuk juga daya jangkau kita kepada BLK komunitas yang itu juga sebenarnya berpotensi untuk dimanfaatkan dalam pengembangan koperasi ke depan," kata Yassierli. 

Nota kesepahaman sekaligus respons terhadap potensi daya serap tenaga kerja dari pembentukan sekitar 80.000 Kopdes Merah Putih. Sebagaimana disampaikan pemerintah, pembentukan koperasi desa diklaim bisa menyerap 2 juta tenaga kerja. 

"Dan memang ini adalah salah satu solusi yang luar biasa menurut saya bagaimana satu program strategis dari Pak Presiden itu ternyata bisa memberikan impact dalam hal pemberdayaan ekonomi, kemudian juga termasuk solusi terhadap penciptaan  lapangan kerja yang baru," ujar Yassierli. 

Sementara Budi Arie menyebut nota kesepahaman itu guna menjawab kekhawatiran soal kualitas SDM dalam pengelolaan koperasi desa. 

"Sehingga kami  berdiskusi, dan kami  harus kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Terutama banyak nanti keahlian-keahlian yang memang memerlukan pelatihan-pelatihan. Sehingga isu mengenai sumber daya manusia atau pengelola koperasi di kemudian hari ini bisa kita selesaikan lintas kementerian," kata Budi Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Minta BUMN Jangan Menang Sendiri, Harus Satu Komando!

Danantara Minta BUMN Jangan Menang Sendiri, Harus Satu Komando!

Bisnis | Sabtu, 05 Juli 2025 | 14:09 WIB

Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun

Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:36 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:47 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×