1,2 Juta Orang Terancam Tak Bisa Bekerja Imbas Tarif Trump 32 Persen

Achmad Fauzi

Kamis, 10 Juli 2025 | 18:25 WIB
1,2 Juta Orang Terancam Tak Bisa Bekerja Imbas Tarif Trump 32 Persen
Pencari kerja memadati acara Jakarta Job Fair Jakarta di Gor Kemayoran, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengungkapkan hasil studinya soal pengenaan tarif Trump 32 persen terhadap Indonesia. Salah satunya, Indonesia akan kehilangan serapan tenaga kerja hingga 1,2 juta orang.

CELIOS menjelaskan, tarif Trump berimbas ke sektor padat karya seperti pakaian jadi, alas kaki beserta produk ekspor lain yang signifikan.

Selain itu estimasi penurunan nilai ekspor Indonesia sebesar Rp 105,98 triliun dan pendapatan masyarakat terkoreksi Rp 143,87 triliun.

Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 [Tangkap layar Youtube]
Donald Trump Biang Kerok Runyamnya Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 [Tangkap layar Youtube]

Dengan berlakunya tarif resiprokal per 1 Agustus maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menyentuh di level 4,7 - 4,8 persen year on year.

Direktur Studi China-Indonesia CELIOS, Muhammad Zulfikar Rakhmat, membiarkan kekosongan posisi Duta Besar RI untuk AS sejak 2023 adalah langkah diplomatik yang tidak dipertimbangkan dengan baik.

"Saat tarif diumumkan, Indonesia tidak punya wakil penuh di Washington. Di saat negara seperti Vietnam memperkuat diplomasi dan produksi mereka di AS, kita justru membiarkan celah ini terbuka lebar," ujar Zulfikar dalam keretangan tertulisnya, Kamis (10/7/2025).

Desak Reshuffle

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, mengatakan kegagalan negosiasi bisa jadi pemicu Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perombakan kabinet.

"Jika Indonesia ingin memperkuat posisi globalnya, perombakan kabinet adalah langkah yang tidak bisa ditunda," jelasnya.

baca juga

Bhima memandang, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto jelas telah gagal dalam merancang strategi ekonomi luar negeri yang efektif.

"Menteri Keuangan Sri Mulyani, meskipun memiliki pandangan teknokratik yang tajam, tidak lagi cukup didengar dalam pengambilan keputusan strategis. Sementara Menteri Luar Negeri Sugiono tampak hanya menjalankan fungsi simbolik, bukan diplomatik yang substantif," kata Bhima.

Sementara, Peneliti CELIOS, Yeta Purnama, menyebut koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis ini tampak lemah dan tidak selaras dengan kebutuhan strategis negara.

"Indonesia butuh menteri-menteri yang berani menyuarakan kepentingan publik, bukan sekadar menjalankan instruksi politik. Pembaruan arah kebijakan hanya bisa terjadi bila orang-orangnya juga diperbarui," kata Yeta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tarif Trump 32 Persen, Nasib RI Ditentukan 3 Minggu Lagi

Soal Tarif Trump 32 Persen, Nasib RI Ditentukan 3 Minggu Lagi

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:01 WIB

Tarif Trump 32 Persen Buat Menteri Ekonomi Prabowo Kebakaran Jenggot

Tarif Trump 32 Persen Buat Menteri Ekonomi Prabowo Kebakaran Jenggot

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:51 WIB

Tarif Trump Bikin Pusing, RI Perluas Pasar Ekspor Lewat Program PKE

Tarif Trump Bikin Pusing, RI Perluas Pasar Ekspor Lewat Program PKE

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:29 WIB

Terkini

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen

Malang | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Gara-gara Nikah Siri Tanpa Izin, Hakim PTUN Serang Dijatuhi Sanksi Berat

Gara-gara Nikah Siri Tanpa Izin, Hakim PTUN Serang Dijatuhi Sanksi Berat

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:24 WIB

BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan

BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Cushion Make Over untuk Kulit Tan Shade Apa? Ini Pilihannya agar Makeup Tampak Natural

Cushion Make Over untuk Kulit Tan Shade Apa? Ini Pilihannya agar Makeup Tampak Natural

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama

Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Tak Cuma Labuan Bajo, Kemenpar Kembangkan Wisata Jalan Kaki 70 Km di Flores

Tak Cuma Labuan Bajo, Kemenpar Kembangkan Wisata Jalan Kaki 70 Km di Flores

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:20 WIB

SM+ Akuisisi 5 Data Center PDG, Perluas Infrastruktur Digital ke 25 Kota

SM+ Akuisisi 5 Data Center PDG, Perluas Infrastruktur Digital ke 25 Kota

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:19 WIB

BRILink Agen Perluas Inklusi Keuangan Hingga ke Pelosok Desa, Senantiasa Gerakkan Ekonomi Lokal

BRILink Agen Perluas Inklusi Keuangan Hingga ke Pelosok Desa, Senantiasa Gerakkan Ekonomi Lokal

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2027 hingga 9,5 Persen, Buruh Desak Pemerintah Putuskan 1 November

Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2027 hingga 9,5 Persen, Buruh Desak Pemerintah Putuskan 1 November

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Review Love Story: Saat Nama Kennedy Terlalu Besar bagi Sebuah Cinta

Review Love Story: Saat Nama Kennedy Terlalu Besar bagi Sebuah Cinta

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×